- IHSG anjlok 3,05% ke 5.643, melanjutkan pelemahan dari 26 Juni.
- Sektor bahan baku dan bank besar menjadi pemberat utama.
- BBCA jatuh 6,3% menjelang penyesuaian bobot indeks BEI.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa dengan penurunan tajam. Aksi jual pada saham-saham berkapitalisasi besar membuat indeks kehilangan lebih dari 3% dan menutup semester pertama 2026 di bawah level 5.700.
IHSG anjlok 3,05% atau 177 poin ke 5.643 setelah dibuka di 5.801. Indeks bergerak dalam rentang 5.638-5.811 dan tidak pernah kembali ke posisi penutupan Senin di 5.820. Tekanan jual bertahan hingga akhir sesi, indeks ditutup hanya lima poin di atas level terendah.
Bank Jumbo dan Bahan Baku Jadi Pemberat
Sektor bahan baku mencatat penurunan terdalam sebesar 5,54%. Tekanan juga datang dari saham-saham unggulan, dengan Economic30 merosot 4,62% dan Prima Bank10 turun 4,30%.
Di kelompok perbankan, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi salah satu pemberat utama setelah anjlok 6,3% ke 5.550. Saham tersebut berakhir tepat di level terendah harian dengan nilai transaksi sekitar Rp2,50 triliun.
Tekanan pada BBCA muncul menjelang evaluasi indeks BEI yang berlaku mulai 1 Juli. Bobot BBCA dipangkas dari 21,22% menjadi 20% di INFOBANK15 dan dari 36,77% menjadi 35% di PRIMBANK10, sehingga mendorong penyesuaian portofolio dana berbasis indeks.
Saham bank lainnya juga turun tajam. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) melemah 6,0% ke 3.750, sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) kehilangan 3,9% ke 2.730.
Tidak semua sektor jatuh sedalam itu. Barang konsumen primer hanya turun 0,14%, teknologi 0,61%, dan transportasi 0,85%, sehingga tekanan IHSG terlihat terkonsentrasi pada saham-saham berbobot besar.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Harga Emas Datar di Bawah $4.050, Dibatasi Taruhan Kenaikan Suku Bunga The Fed
IHSG Anjlok 3,05%, BBCA Babak Belur Jelang Pemangkasan Bobot di Indeks BEI
Pemantau Transmisi Makro Global – Minggu Berakhir 26 Juni 2026
Ripple mempertahankan support penting, Stellar melanjutkan pemulihan
Ripple (XRP) diperdagangkan di sekitar level psikologis utama $1,00, berkonsolidasi sementara token menunggu katalis terarah berikutnya. Stellar (XLM) melanjutkan pemulihannya di atas $0,178 setelah mencatatkan kenaikan moderat pada awal minggu ini.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 30 Juni:
Yen Jepang diperdagangkan pada level terendah dalam empat dekade terhadap Dolar AS pada hari perdagangan terakhir kuartal kedua, dengan pasangan mata uang USD/JPY naik di atas 162,00. Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat akan merilis data Lowongan Kerja JOLTS untuk bulan Mei dan Conference Board akan merilis laporan Keyakinan Konsumen untuk bulan Juni