Michiel Tukker dari ING memprakirakan Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, meskipun pasar memperhitungkan peluang kenaikan sebesar 30%.

Ia mencatat bahwa keputusan apa pun akan menggerakkan suku bunga Amerika Serikat (AS) dan memengaruhi kurva global. Tukker menyoroti bahwa imbal hasil tenor lebih pendek bisa naik lebih lanjut, sementara suku bunga global tenor lebih panjang mungkin kesulitan mengikuti jika kondisi keuangan mengetat.

Risiko Keputusan The Fed dan Dinamika Kurva

"Kami tidak berpikir FOMC akan menaikkan suku bunga, tetapi pasar melihat probabilitas 30% bahwa itu terjadi. Ujung depan pasar EUR dan GBP dapat bergerak lebih tinggi lagi jika ada kecenderungan hawkish. Namun, suku bunga global tenor yang lebih panjang bisa menemukan resistance untuk mengikuti, terutama jika sentimen pasar yang positif mendapat tantangan dari pengetatan kondisi keuangan."

"Pasar global akan bersiap menghadapi pertemuan The Fed karena kita pasti akan mendapat kejutan, tetapi arahnya masih diperdebatkan. Pasar tampaknya menetap di sekitar probabilitas 30% untuk kenaikan suku bunga, yang berarti baik keputusan mempertahankan maupun menaikkan suku bunga akan menggerakkan suku bunga. Narasi seputar keputusan itu juga penting, terutama sikap Ketua The Fed Kevin Warsh jika opsi untuk menaikkan suku bunga dipilih."

"Kami juga bisa membayangkan skenario di mana sentimen pasar terpukul jika The Fed menaikkan suku bunga karena aset-aset berisiko terdampak kondisi keuangan yang lebih ketat. Saat ini, kami sudah melihat meningkatnya kegelisahan di saham akibat ketidakpastian AI. Dalam kasus ini, reaksi kurva akan menjadi perhatian."

"Suku bunga yang lebih pendek akan terdorong naik, tetapi suku bunga yang lebih panjang mungkin menemukan resistance untuk mengikuti. Dalam kasus ini, prospek pertumbuhan global yang positif bisa tertantang. Harapkan kurva global yang lebih datar dalam skenario ini."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Kehilangan Momentum Pemulihan di Dekat $4.050 saat Pedagang Menanti Keputusan FOMC

Emas Kehilangan Momentum Pemulihan di Dekat $4.050 saat Pedagang Menanti Keputusan FOMC

Emas (XAU/USD) berusaha keras untuk memanfaatkan pemulihan dalam perdagangan harian dari level terendah lebih dari satu minggu dan diperdagangkan di bawah level $4.050 sepanjang paruh pertama sesi Eropa pada hari Rabu.
USD/IDR: Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.045 per Dolar AS Jelang The Fed, Minyak Batasi Pemulihan

USD/IDR: Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.045 per Dolar AS Jelang The Fed, Minyak Batasi Pemulihan

Rupiah Indonesia (IDR) ditutup menguat tipis ke Rp18.045 per Dolar AS (USD) pada perdagangan antarbank domestik Rabu, naik 10 poin atau sekitar 0,06% dari penutupan Selasa di Rp18.055. Mata uang Garuda bergerak dalam rentang Rp18.030–Rp18.105 dan mengakhiri perdagangan dekat level terkuat hariannya, sementara JISDOR Bank Indonesia ditetapkan di Rp18.087.
Pratinjau FOMC: Suku Bunga Diprakirakan Ditahan di Tengah Prospek yang Masih Tidak Pasti

Pratinjau FOMC: Suku Bunga Diprakirakan Ditahan di Tengah Prospek yang Masih Tidak Pasti

Federal Reserve (The Fed) diprakirakan akan mempertahankan suku bunga saat mengumumkan keputusan kebijakannya pada Rabu. Meskipun suku bunga diperkirakan tetap berada di kisaran 3,50%–3,75%, kenaikan harga minyak telah mendorong pasar berjangka memperhitungkan peluang yang lebih besar terhadap kenaikan suku bunga pada pertemuan kali ini.
Bitcoin turun di bawah support, Ethereum dan XRP menunjukkan sinyal bearish

Bitcoin turun di bawah support, Ethereum dan XRP menunjukkan sinyal bearish

Bitcoin, Ethereum dan Ripple masih berada di bawah tekanan pada hari Rabu setelah koreksi ringan awal minggu ini. BTC turun di bawah zona support utama, dan ETH sedang menguji zona resistance utama. Sementara itu, XRP bergerak menuju level support penting psikologis $1,00.

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 29 Juli

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 29 Juli

Pasar beralih ke penghindaran risiko di pertengahan minggu seiring meluasnya krisis di Timur Tengah. Kemudian di sesi Amerika, Federal Reserve (The Fed) akan mengumumkan keputusan suku bunga dan mempublikasikan pernyataan kebijakan setelah rapat dua hari.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA