• EUR/USD bertahan di atas pelemahan terbaru di bawah 1.1500, tepat di atas level terendah tujuh pekan di 1,1456.
  • Meningkatnya ketidakpastian politik di Jerman telah mengimbangi dampak dari harga Oil yang lebih rendah.
  • Pidato Goolsbee dari The Fed dan Lagarde dari ECB akan menarik perhatian nanti pada hari Senin


Euro (EUR) mengkonsolidasi pelemahan terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin, karena kekhawatiran pasar atas kekalahan telak partai berkuasa Kanselir Jerman Friedrich Merz dalam pemilihan negara bagian di timur laut Jerman telah mengimbangi dampak positif dari harga Oil yang lebih rendah. EUR/USD bertahan di bawah 1,1500 pada hari Senin, dengan level terendah tujuh pekan di 1,1454 yang disentuh pekan lalu, berada tidak jauh dari sana.

Merz mengakui bahwa hasil partai CDU sayap tengah-kanannya dalam pemilihan di Mecklenburg-Western Pomerania merupakan sebuah "bencana", meskipun ia berjanji akan tetap menjabat untuk menyelesaikan reformasi ekonomi yang sedang berjalan. CDU meraih 4,9% suara, di bawah ambang batas 5% untuk masuk ke parlemen negara bagian, yang menjadi hasil terburuknya di Jerman pascaperang. Kemenangan diraih oleh Alternative for Germany (AfD) yang euroskeptis dan pro-Kremlin.

Hasil ini telah mengimbangi dampak positif dari penurunan harga minyak, yang memberikan kelegaan signifikan bagi negara-negara pengimpor minyak mentah di Zona Euro. Harga minyak Brent per barel telah turun ke level mendekati US$98,00, hampir 7% di bawah level tertinggi minggu lalu di tengah berita bahwa Arab Saudi memperbaiki pipa minyak timur-baratnya dan meningkatkan volume pasokannya pada bulan September.

ING Mempertahankan Target EUR/USD Akhir Tahun meski Ekspektasi ECB Berubah

Para analis di ING menjelaskan bahwa mereka telah "mempertahankan profil EUR/USD kami tanpa perubahan, masih menargetkan 1,160 untuk akhir tahun," dengan alasan bahwa "swap jangka pendek EUR dan USD—yang paling relevan untuk valuta asing–terlihat cukup mirip."

Para ahli ING mencatat bahwa mereka "hanya memperkirakan satu kenaikan suku bunga lagi oleh kedua bank sentral tahun ini dan kemudian jeda yang berkepanjangan; penyesuaian ulang yang cenderung dovish diprakirakan akan memiliki besaran yang serupa." Secara historis, mereka menambahkan, "hal itu sering dikaitkan dengan EUR/USD yang sedikit lebih tinggi karena suku bunga USD yang lebih rendah cenderung memiliki efek positif pada sentimen risiko global."

Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga pekan lalu, sesuai dengan ekspektasi luas, tetapi Ketua Kevin Warsh mengejutkan pasar dengan sikap hawkish yang tegas, yang mendorong harapan kenaikan suku bunga lebih lanjut sebelum akhir tahun dan memberikan dorongan signifikan bagi Dolar AS.

Dalam kalender hari ini, Presiden The Fed Chicago Austan Gololsbee akan berbicara tentang kebijakan moneter di Official Monetary and Financial Institutions Forum (OMFIF) di London. Kemudian, Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde akan ikut serta dalam sebuah diskusi panel di Frankfurt. Bagaimanapun, sorotan pekan ini, , kemungkinan adalah angka awal Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) untuk bulan September, yang akan dirilis pada hari Rabu.

Indikator Ekonomi

Pidato The Fed, Goolsbee

Austan D. Goolsbee menjabat pada 9 Januari 2023, sebagai presiden ke-10 dan kepala eksekutif Distrik Ketujuh, Federal Reserve Bank of Chicago. Pada 2023, dia menjabat sebagai anggota dengan hak suara di Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee).

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Sen Sep 21, 2026 10.30

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: -

Sebelumnya: -

Sumber: Federal Reserve Bank of Chicago

Indikator Ekonomi

Pidato Lagarde, Presiden ECB

Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde, lahir pada tahun 1956 di Perancis, sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional, dan menteri keuangan di Perancis. Dia mulai menjabar masa delapan tahunny untuk memimpin ECB pada November 2019. Sebagai bagian dari pekerjaannya di Dewan Pengatur, Lagarde mengadakan konferensi pers yang merinci bagaimana ECB mengamati keadaan ekonomi Eropa saat ini dan masa depan. Komentarnya mungkin positif atau negatif tren euro dalam jangka pendek. Biasanya, prospek hawkish akan meningkatkan euro (bullish), sementara bila dovish, akan membebani mata uang umum (bearish).

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Sen Sep 21, 2026 15.00

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: -

Sebelumnya: -

Sumber: European Central Bank

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Harga Emas Turun Tipis Mendekati US$4.350 pada Sikap Hawkish The Fed, Ketegangan Timur Tengah

Harga Emas Turun Tipis Mendekati US$4.350 pada Sikap Hawkish The Fed, Ketegangan Timur Tengah

Harga Emas (XAU/USD) bergerak lebih rendah ke dekat US$4.365 selama awal sesi Asia pada hari Senin. Logam mulia ini kehilangan momentum di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan pernyataan hawkish dari para pejabat Federal Reserve (The Fed). Para pedagang menunggu pernyataan The Fed lebih lanjut pada akhir pekan ini untuk mendapatkan dorongan baru.
Rupiah Indonesia Turun karena Dolar AS Tetap Menguat di Tengah Nada Hawkish The Fed

Rupiah Indonesia Turun karena Dolar AS Tetap Menguat di Tengah Nada Hawkish The Fed

USD/IDR melanjutkan kenaikan beruntunnya untuk hari kedelapan berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 17.850 selama sesi perdagangan Asia pada hari Senin. Pasangan mata uang ini tetap lebih kuat karena Dolar AS (USD) mendapatkan dukungan di tengah sentimen hawkish seputar prospek kebijakan Federal Reserve (The Fed).
Prakiraan Sepekan ke Depan: Trump, Xi, Minyak, Tarif dan PMI

Prakiraan Sepekan ke Depan: Trump, Xi, Minyak, Tarif dan PMI

Minggu yang sangat positif membuat Dolar AS (USD) naik ke level tertinggi baru tujuh minggu, sebagian besar didukung oleh sikap hawkish pada acara FOMC pada hari Rabu sementara kekuatan harga Minyak Mentah yang tak kunjung surut juga menopang pergerakan tersebut selama paruh pertama pekan ini.
Harga Emas Turun Tipis Mendekati US$4.350 pada Sikap Hawkish The Fed, Ketegangan Timur Tengah

Harga Emas Turun Tipis Mendekati US$4.350 pada Sikap Hawkish The Fed, Ketegangan Timur Tengah

Harga Emas (XAU/USD) bergerak lebih rendah ke dekat US$4.365 selama awal sesi Asia pada hari Senin. Logam mulia ini kehilangan momentum di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan pernyataan hawkish dari para pejabat Federal Reserve (The Fed). Para pedagang menunggu pernyataan The Fed lebih lanjut pada akhir pekan ini untuk mendapatkan dorongan baru.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Senin, 21 September:

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Senin, 21 September:

Indeks Dolar AS mempertahankan posisinya dan bertahan pada kenaikan tipis di atas 100,00 pada awal perdagangan Senin setelah naik lebih dari 1% pada pekan sebelumnya, didorong oleh prospek hawkish Federal Reserve. Kalender ekonomi AS akan menampilkan data Indeks Aktivitas Nasional The Fed Chicago untuk bulan Agustus. Para investor juga akan memperhatikan komentar-komentar dari para pejabat bank sentral sepanjang hari.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA