Menurut Tim Riset Danske, saham global rally dengan kuat saat para investor merespons tanda-tanda potensi kesepakatan damai AS-Iran yang dapat membuka kembali Selat Hormuz dan membatasi ambisi nuklir. Saham siklikal mengungguli sementara energi tertinggal, dengan S&P 500, Nasdaq, dan Russell 2000 semuanya mencatat kenaikan signifikan dan pasar Asia, terutama KOSPI Korea Selatan, mengikuti kenaikan.

Siklikal Memimpin Sementara Energi Berkinerja Buruk

"Sentimen risiko global sangat konstruktif kemarin, dengan saham global rally 1,3%. Saham siklikal memimpin kenaikan, sementara saham defensif tertinggal di bagian bawah tabel kinerja, terutama sektor energi mengalami tekanan."

"Namun demikian, pemicu pergerakan risiko positif terjadi setelah Presiden AS Trump mengumumkan bahwa AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan, yang berpotensi ditandatangani secepat akhir pekan ini (di mana Trump berusia 80 tahun pada hari Minggu)."

"Kesepakatan diprakirakan akan fokus pada pembukaan kembali Selat Hormuz dan mendapatkan jaminan bahwa Iran tidak akan mengembangkan lebih lanjut program senjata nuklirnya. Tidak mengherankan, prospek kesepakatan tersebut memberikan tekanan signifikan pada harga minyak dan kini turun 4,6% sejak pagi kemarin menjadi diperdagangkan di USD 88,8 per barel."

"S&P 500 ditutup naik 1,8%, Nasdaq naik 2,5%, dan Russell 2000 naik lebih dari 3%. Kontrak berjangka saham AS kembali menguat pagi ini, dan gambaran serupa terlihat di seluruh Asia. KOSPI Korea Selatan menonjol secara khusus, naik lebih dari 8%."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Melemah, Keraguan Damai Iran Dorong USD di Tengah Taruhan Hawkis The Fed

Emas Melemah, Keraguan Damai Iran Dorong USD di Tengah Taruhan Hawkis The Fed

Emas (XAU/USD) menarik beberapa penjual di dekat wilayah $4.246-$4.247 selama sesi Asia pada hari Kamis, menghentikan pergerakan pemulihan kuat hari sebelumnya dari level terendahnya sejak November 2025.
USD/IDR: Rupiah Konsolidasi di Atas Rp17.900, Pasar Tunggu Sentimen Konsumen Michigan AS

USD/IDR: Rupiah Konsolidasi di Atas Rp17.900, Pasar Tunggu Sentimen Konsumen Michigan AS

Rupiah berkonsolidasi di atas Rp17.900 per Dolar AS pada Jumat, setelah menjauh dari level terlemah sepanjang sejarah tetapi masih belum mampu keluar sepenuhnya dari bayang-bayang Rp18.000. USD/IDR berada di sekitar Rp17.912,8, naik 47,1 poin atau 0,26%, dengan rentang harian Rp17.875-Rp17.989.
Yen Jepang Kembali ke Level Intervensi meski BoJ Diprakirakan Naikkan Suku Bunga

Yen Jepang Kembali ke Level Intervensi meski BoJ Diprakirakan Naikkan Suku Bunga

Yen Jepang (JPY) terus menghadapi tekanan penurunan yang signifikan, diperdagangkan pada level yang sangat tinggi terhadap Dolar AS dan melewati titik-titik intervensi historis.
Harga Emas Tetap Rugi di Tengah Keraguan Kesepakatan Perdamaian Iran dan Taruhan Hawkish The Fed

Harga Emas Tetap Rugi di Tengah Keraguan Kesepakatan Perdamaian Iran dan Taruhan Hawkish The Fed

Emas menarik beberapa penjual di dekat zona $4.246-$4.247 selama sesi Asia, menghentikan pergerakan pemulihan solid pada hari sebelumnya dari level terendahnya sejak November 2025. Sinyal beragam mengenai potensi kesepakatan damai AS-Iran menghidupkan kembali permintaan terhadap safe-haven Dolar AS

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 12 Juni

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 12 Juni

Indeks Dolar AS (DXY) turun tajam ke level 99,60 setelah naik ke level tertinggi tiga bulan sebelumnya dalam sesi tersebut, karena para investor mengunci laba meskipun Indeks Harga Produsen Inti (IHP) Amerika Serikat (USD) naik 0,4% MoM pada Mei dan bertahan di 4,9% YoY. Pullback pada Dolar AS (USD) memberikan sedikit kelegaan di seluruh pasangan mata uang utama.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA