DPR AS Akan Memberikan Suara Hari Jumat Untuk RUU Stimulus $ 1,9 Triliun Pada Pukul 21:00 WIB


Steny Hoyer, Mayoritas Pemimpin DPR AS, dikonfirmasi dalam tweet-nya, DPR akan melakukan pemungutan suara untuk RUU $ 1,9 triliun stimulus penanggulanngan virus Corona Presiden Joe Biden pada hari Jumat ini pukul 21:00 GMT.

Hoyer men-tweet: “DPR akan memberikan suara pada hari Jumat di @POTUS #AmericanRescuePlan untuk mengakhiri pandemi ini dan memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan untuk keluarga Amerika dan bisnis kecil. Rakyat Amerika sangat mendukung RUU ini, dan kami bergerak cepat untuk melihatnya disahkan menjadi undang-undang."

Akan ada berita lebih banyak lagi..

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Turun Tipis karena Dolar AS yang Lebih Kuat Mengimbangi Permintaan Safe-Haven

Emas Turun Tipis karena Dolar AS yang Lebih Kuat Mengimbangi Permintaan Safe-Haven

Emas (XAU/USD) diperdagangkan dengan bias negatif pada hari Selasa karena Dolar AS (USD) yang lebih kuat dan naiknya imbal hasil Treasury AS membebani logam yang tidak berimbal hasil ini, meskipun ketegangan geopolitik seputar konflik AS-Iran membuat para investor tetap berhati-hati.

EUR/USD Anjlok di Bawah 1,1600 saat Dolar AS Menguat di Tengah Sentimen Penghindaran Risiko

EUR/USD Anjlok di Bawah 1,1600 saat Dolar AS Menguat di Tengah Sentimen Penghindaran Risiko

Pasangan mata uang EUR/USD anjlok 0,85% ke dekat 1,1585 selama perdagangan sesi Eropa pada hari Selasa, dan tampaknya berada di jalur untuk menguji level terendah tiga bulan 1,1575.

Kabar Buruk bagi Obligasi: guncangan Harga Minyak Dapat Menghancurkan Strategi Investasi Aset Safe Haven

Kabar Buruk bagi Obligasi: guncangan Harga Minyak Dapat Menghancurkan Strategi Investasi Aset Safe Haven

Peningkatan dramatis ketegangan geopolitik di Timur Tengah menempatkan investor obligasi dalam dilema. Dalam keadaan normal, investor akan berbondong-bondong membeli obligasi pemerintah AS, mendorong harga lebih tinggi dan imbal hasil lebih rendah, dalam pelarian klasik menuju keamanan.
Kripto Hari ini: Bitcoin, Ethereum, XRP Pullback saat Sentimen Tetap dalam Ketakutan Pasar yang Ekstrem

Kripto Hari ini: Bitcoin, Ethereum, XRP Pullback saat Sentimen Tetap dalam Ketakutan Pasar yang Ekstrem

Pasar mata uang kripto (cryptocurrency) secara umum berada di zona merah pada hari Selasa saat Timur Tengah menghadapi perang yang semakin meningkat. Bitcoin (BTC) sedang mengalami pullback, diperdagangkan di bawah $67.000 pada saat berita ini ditulis, dan sebagian besar altcoin mengikutinya.

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Senin, 2 Maret:

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Senin, 2 Maret:

Dolar AS terus mengumpulkan kekuatan terhadap rival-rivalnya setelah aksi bullish pada hari Senin, dengan Indeks USD berfluktuasi di level tertinggi sejak akhir Januari di atas 98,80 pada pagi hari di Eropa pada hari Selasa. Kalender ekonomi Eropa akan menampilkan data awal Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi untuk bulan Februari nanti hari ini. Namun, para pelaku pasar akan tetap fokus pada berita seputar krisis di Timur Tengah dan memperhatikan komentar-komentar dari para pejabat bank sentral.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA