ING mencatat bahwa perlambatan PDB Selandia Baru Kuartal II dapat memperbesar dampak pasar mengingat data yang jarang dirilis, tetapi Reserve Bank of New Zealand tetap berfokus pada inflasi dan pekerjaan. Bank tersebut masih memprakirakan satu kenaikan suku bunga terakhir pada bulan Desember, dengan peluang pergerakan pada bulan Oktober yang meningkat, sementara NZD/USD diperkirakan terutama digerakkan oleh sentimen risiko global dan peristiwa-peristiwa AS, dengan kisaran 0,570–0,590 hingga akhir tahun.
Data PDB dan Jalur RBNZ menjadi Fokus
"Selandia Baru merilis data PDB kuartal kedua semalam. Ekspektasinya adalah perlambatan pertumbuhan yang material menjadi hanya 0,1% QoQ setelah kuartal pertama yang kuat (0,8%). Angka-angka tersebut memainkan peran sekunder bagi Reserve Bank dibandingkan inflasi dan pekerjaan, tetapi mengingat frekuensi rilis data utama yang rendah (triwulanan), dampak pasar dapat diperbesar."
"Pada pertemuan September, RBNZ memberikan kejutan dovish, memberi sinyal bahwa hanya ada ruang untuk satu kenaikan lagi sebesar 25 bp ke 3,0%. Hal itu tidak boleh dianggap sebagai komitmen, dan semakin lama harga energi tetap tinggi, semakin besar peluang revisi naik dalam proyeksi kebijakan menjelang akhir tahun."
"Pandangan kami tetap bahwa kenaikan berikutnya dan terakhir akan terjadi pada bulan Desember, tetapi peluang pergerakan pada bulan Oktober meningkat, dengan pasar memprakirakan probabilitas sekitar 65%. PDB besok dapat menjadi masukan penting bagi ekspektasi Oktober tersebut."
"Meski begitu, NZD/USD tetap terutama digerakkan oleh sentimen risiko global dan peristiwa-peristiwa AS. Kami pikir penurunan ini masih punya sedikit ruang untuk berlanjut akibat kenaikan The Fed dan rapuhnya aset-aset berisiko. Namun untuk saat ini, kami melihat 0,570 sebagai dasar, dengan ruang untuk memantul kembali menuju 0,59 paling cepat pada akhir tahun seiring adanya penyesuaian dovish terhadap The Fed."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Harga Emas Rebound saat Pedagang Bersiap untuk Keputusan Suku Bunga The Fed
Mengapa Dolar AS Tetap Kuat Ketika Kenaikan Federal Reserve Sudah Sepenuhnya Diperhitungkan?
Pratinjau FOMC: Kenaikan Suku Bunga Sudah Diperhitungkan saat Pasar Menunggu Panduan Kebijakan
Penembusan bearish Cardano memperingatkan risiko penurunan 15%
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 16 September:
Dolar AS datar di dekat level tertinggi dua pekan di sekitar 99,60 pada awal perdagangan Eropa. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun acuan diperdagangkan di 4,992% setelah mencoba menguji kembali level 5%, yang merupakan level tertingginya sejak 2007. Federal Reserve AS akan mengumumkan keputusan suku bunganya pada hari Rabu nanti, diikuti oleh konferensi pers oleh Ketua The Fed Kevin Warsh.