• AUD/USD naik saat risalah rapat RBA menyoroti risiko kenaikan inflasi.
  • Laporan gencatan senjata menekan harga Minyak, meredakan tekanan inflasi global.
  • IHK Australia dan PCE AS dapat mengubah kembali prakiraan suku bunga.

Dolar Australia menguat pada hari Selasa, naik lebih dari 0,20% saat Greenback melemah, di tengah risalah rapat terakhir Reserve Bank of Australia (RBA) yang mengindikasikan dewan hampir menaikkan suku bunga. Pada saat berita ini ditulis, AUD/USD diperdagangkan di 0,7163, setelah memantul dari level terendah harian 0,7137.

AUD/USD Menguat saat Risalah Rapat RBA Meningkatkan Prakiraan Kenaikan Suku Bunga Jelang IHK, PCE

Pada hari Selasa, data ekonomi AS beragam, dengan Keyakinan Konsumen, seperti dilaporkan oleh Conference Board, turun menjadi 89,4 pada bulan Agustus, level terendah dalam tujuh bulan. Laporan tersebut menunjukkan bahwa ekspektasi ke depan terkait kondisi bisnis, pasar tenaga kerja, dan pendapatan rumah tangga memburuk. Sementara itu, Izin Mendirikan Bangunan untuk bulan Juli membaik setelah kontraksi pada bulan Juni, tetapi meleset dari prakiraan.

Di Timur Tengah, kemungkinan de-eskalasi konflik membayangi, karena kantor berita RIA Rusia mengungkapkan bahwa AS dan Iran sepakat untuk melakukan gencatan senjata. Namun demikian, informasi ini harus diterima dengan hati-hati, karena tidak ada media lain yang mengonfirmasi berita tersebut. Bagaimanapun, harga minyak turun lebih dari 5% setelah laporan itu. 

Presiden The Fed Boston, Susan Collins, bersikap hawkish, karena ia menekankan bahwa inflasi tetap tinggi. Collins menambahkan bahwa ekonomi terus berkembang dengan laju mendekati tren dan mengakui bahwa pasar tenaga kerja tetap konsisten dengan lapangan kerja penuh.

Di Australia, agenda ekonomi akan menampilkan Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) Australia untuk bulan Juli, yang diprakirakan turun dari 3,8% menjadi 3,2% YoY. IHK Rata-Rata Dipangkas untuk periode yang sama diproyeksikan turun dari 3,6% menjadi 3,5% YoY

Risalah rapat terakhir RBA menunjukkan bahwa bank sentral berfokus pada penanganan inflasi, dengan penekanan pada risiko kenaikan inflasi. Menurut para analis ANZ, "Jika rata-rata dipangkas sesuai dengan ekspektasi kami, pertemuan RBA bulan November akan penting."

Sementara itu, pasar uang memprakirakan RBA akan mempertahankan suku bunga tidak berubah hingga akhir tahun, karena kontrak berjangka suku bunga telah memperhitungkan pengetatan sebesar 14 basis poin untuk pertemuan Desember, yang mengindikasikan peluang 50% untuk kenaikan suku bunga.


Ke depan, agenda ekonomi AS akan menampilkan pengukur inflasi yang disukai Federal Reserve, Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) Inti, Pesanan Barang Tahan Lama, PDB, dan Klaim Tunjangan Pengangguran Awal. Pada hari Jumat, fokus akan tertuju pada pidato Ketua The Fed, Kevin Warsh, di Jackson Hole.

Prakiraan Harga AUD/USD: Prospek Teknis

Chart Analysis AUD/USD
Grafik harian AUD/USD

Pada grafik harian, AUD/USD diperdagangkan di 0,7165. Pasangan mata uang ini mempertahankan bias bullish yang konstruktif karena harga berada di atas kumpulan simple moving averages (SMA) di sekitar 0,7003 dan mengikuti serangkaian support garis tren naik yang bertemu di dekat level saat ini, sementara Relative Strength Index (14) di sekitar 66 mengindikasikan momentum positif kuat namun belum ekstrem.

Di sisi bawah, support terdekat diperkuat oleh garis-garis tren menanjak yang saling tumpang tindih melewati area 0,7165, dengan bantalan struktural tambahan muncul di sekitar 0,7111–0,7086 sebelum pullback yang lebih dalam menuju klaster SMA di dekat 0,7003. Selama support-support ini menahan penurunan korektif, status tren naik yang lebih besar tetap utuh, dengan konsolidasi lanjutan di atas area pertengahan 0,71 kemungkinan akan menjaga para pembeli tetap memegang kendali dalam jangka pendek.

(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)

Indikator Ekonomi

IHK Rata-Rata Dipangkas (Thn/Thn)

Indeks Harga Konsumen (IHK) Rata-rata yang Dipangkas, yang dirilis oleh Biro Statistik Australia secara bulanan, adalah pengukur inflasi dasar. Rata-rata yang Dipangkas dihitung menggunakan rata-rata tertimbang dari persentase perubahan dari 70% tengah distribusi semua komponen IHK untuk meratakan data dari item yang lebih volatil. Angka YoY membandingkan harga pada bulan referensi dengan bulan yang sama setahun sebelumnya. Secara umum, angka yang tinggi dianggap bullish bagi Dolar Australia (AUD), sementara angka yang rendah dianggap bearish.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Rab Agu 26, 2026 01.30

Frekuensi: Bulanan

Konsensus: 3.5%

Sebelumnya: 3.6%

Sumber: Australian Bureau of Statistics

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

IHK Australia Juli Diprakirakan Menunjukkan Inflasi Mendingin, namun Masih di Atas Target RBA

IHK Australia Juli Diprakirakan Menunjukkan Inflasi Mendingin, namun Masih di Atas Target RBA

Australian Bureau of Statistics (ABS) akan mempublikasikan Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) bulan Juli pada hari Rabu pukul 01:30 GMT (08:30 WIB). Laporan tersebut diprakirakan menunjukkan bahwa inflasi naik 3,2% dari tahun sebelumnya, melandai dari 3,8% yang tercatat pada bulan Juni. Namun, IHK bulanan diprakirakan 0,8% setelah -0,1% pada bulan sebelumnya.
Valas Hari Ini: Dolar AS Tetap Tertekan Jelang PCE

Valas Hari Ini: Dolar AS Tetap Tertekan Jelang PCE

Indeks Dolar AS (DXY) bergerak di bawah level 99,00 saat para pedagang menutup posisi menjelang rangkaian data padat pada hari Rabu dan pidato Ketua Federal Reserve (The Fed), Kevin Warsh, di Jackson Hole pada hari Jumat.
Emas Mundur setelah Mendekati US$4.700: Pembeli Masih Pegang Kendali

Emas Mundur setelah Mendekati US$4.700: Pembeli Masih Pegang Kendali

Sell-off Dolar AS (USD) tampaknya telah menemukan titik terendah temporer pada hari Selasa, dan para pelaku pasar bersedia membukukan sebagian keuntungan. Emas tidak terkecuali, dengan logam mulia ini saat ini diperdagangkan di sekitar US$4.650 setelah sempat mendekati level US$4.700 pada awal hari.
Australia IHK Diprakirakan Menunjukkan Inflasi Melandai pada Bulan Juli

Australia IHK Diprakirakan Menunjukkan Inflasi Melandai pada Bulan Juli

Biro Statistik Australia (ABS) akan mempublikasikan Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Juli pada hari Rabu pukul 01:30 GMT (08:30 WIB). Laporan tersebut diprakirakan menunjukkan bahwa inflasi naik 3,2% dari tahun sebelumnya, melambat dari 3,8% yang tercatat pada bulan Juni. Namun, IHK bulanan diprakirakan sebesar 0,8% setelah angka -0,1% pada bulan sebelumnya.
Berikut yang perlu Anda ketahui untuk Rabu, 26 Agustus:

Berikut yang perlu Anda ketahui untuk Rabu, 26 Agustus:

Indeks Dolar AS (DXY) bergerak di bawah level 99,00 saat para pedagang menutup posisi menjelang deretan data padat pada hari Rabu dan pidato Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh di Jackson Hole pada hari Jumat. Pergerakan ini moderat, membuat Greenback tetap mendekati level terendah baru-baru ini alih-alih melanjutkan penurunan, dengan rencana pembelian kembali obligasi oleh Departemen Keuangan masih membebani mata uang tersebut

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA