- CPO Malaysia naik 0,30% ke 4.659 ringgit per ton pada perdagangan Senin.
- Ekspor paruh pertama Juni tumbuh hingga 23,8%, sementara permintaan India membaik.
- Kenaikan produksi dan stok Malaysia membatasi ruang penguatan lebih lanjut.
Harga minyak sawit mentah (CPO) Malaysia melanjutkan kenaikan untuk perdagangan keempat berturut-turut pada Senin. Kontrak acuan bertambah 14 ringgit atau 0,30% menjadi 4.659 ringgit per ton setelah bergerak dalam kisaran 4.632-4.692 ringgit.
Rally tersebut membawa CPO kembali mendekati batas atas rentang pergerakan sejak pertengahan April di sekitar 4.720 ringgit. Harga mendapat dukungan dari pelemahan Ringgit dan tanda-tanda membaiknya permintaan ekspor.
Ekspor Menguat, Permintaan India Membaik
Ringgit Malaysia melemah 0,51% terhadap Dolar AS, dengan USD/MYR naik ke 4,1550 setelah bergerak di antara 4,1370 dan 4,1572. Pelemahan mata uang Malaysia membuat CPO lebih kompetitif bagi pembeli luar negeri.
Survei ITS dan AmSpec menunjukkan ekspor produk minyak sawit Malaysia pada 1-15 Juni meningkat masing-masing 9,6% dan 23,8% dibandingkan periode yang sama pada Mei. Impor India juga naik 7% menjadi 549.356 ton pada Mei dan diprakirakan menembus 600.000 ton bulan ini.
Produksi Malaysia Membatasi Kenaikan
Dari sisi pasokan, estimasi awal SPPOMA menunjukkan produksi Malaysia pada 1-15 Juni meningkat 13,79% secara bulanan. Stok akhir Mei turut naik 5,15% menjadi sekitar 2,43 juta ton, mengurangi kekhawatiran terhadap ketatnya ketersediaan minyak sawit.
Sementara itu, Indonesia memastikan program biodiesel B50 mulai berlaku pada 1 Juli 2026. Mandat tersebut diprakirakan meningkatkan kebutuhan biodiesel menjadi sekitar 17,6 juta kiloliter tahun ini, sekaligus memperkuat prospek penyerapan CPO domestik.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Turun Tipis Dekati 4.150 Dolar karena Ketidakpastian Perdamaian AS–Iran, Sinyal Hawkish The Fed
USD/IDR: Rupiah Pangkas Pelemahan ke 17.799, Dolar AS Bertahan Kuat
Perang Iran Tidak Menghancurkan Ekonomi AS, tetapi Apa yang akan Terjadi Selanjutnya?
GBP/USD diperdagangkan dengan hati-hati di atas 1,3200 di tengah kekacauan politik Inggris
GBP/USD kembali ke level 1,3200 di awal sesi Eropa pada hari Senin, gagal mengisi gap pembukaan bearish. PM Inggris Keir Starmer dijadwalkan mengumumkan rencana pengunduran dirinya hari ini. Hal itu terus melemahkan Pound Inggris di tengah meningkatnya permintaan safe haven untuk Dolar AS.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 19 Juni
Dolar AS mendapat manfaat dari sentimen pasar yang menghindari risiko pada awal hari Jumat dan memperkuat kenaikannya selama minggu ini terhadap mata uang utama lainnya. Pada paruh kedua hari ini, Penjualan Ritel bulan April dari Kanada akan menjadi satu-satunya data yang ditampilkan dalam kalender ekonomi.