Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Michele Bullock berbicara di Anika Foundation, di Sydney pada hari Kamis. Sesi tanya jawab dengan para hadirin akan menyusul.

Kutipan Utama

Masih terlalu dini untuk memikirkan penurunan suku bunga.

Saat ini, dewan gubernur tidak mengharapkan untuk berada dalam posisi untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.

Prioritas utama kami adalah menurunkan inflasi.

Dewan tetap waspada terhadap risiko kenaikan inflasi.

Tujuan penciptaan lapangan kerja penuh tidak dapat dicapai dengan membiarkan inflasi berada di atas target tanpa batas waktu.

Ketidakpastian yang substansial di sekitar prospek sentral, dengan risiko di kedua sisi.

Jika keadaan berubah, dewan akan merespons dengan tepat.

Pasar tenaga kerja masih relatif ketat, diprakirakan akan melonggar secara bertahap.

Pertumbuhan biaya tenaga kerja yang kuat mencerminkan kenaikan upah, produktivitas yang lemah.

Pendorong utama peningkatan inflasi adalah biaya perumahan, layanan pasar.

Inflasi IHK sewa kemungkinan akan tinggi untuk beberapa waktu.

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Turun saat Penguatan Dolar AS dan Prospek Hawkish The Fed Membebani

Emas Turun saat Penguatan Dolar AS dan Prospek Hawkish The Fed Membebani

Emas (XAU/USD) bergerak turun pada hari Jumat saat Dolar AS (USD) stabil setelah sell-off tajam pada hari sebelumnya, sementara ekspektasi hawkish Federal Reserve (The Fed) tetap menjadi hambatan utama bagi logam yang tidak berimbal hasil ini. Pada saat berita ini ditulis, XAU/USD diperdagangkan di sekitar $4.053, turun 1,22% pada hari ini setelah kesulitan mempertahankan kenaikan di atas $4.100.
USD/IDR: Rupiah Menguat ke Rp17.990, Pasar Tunggu Ekspektasi Inflasi AS dan Data Indonesia

USD/IDR: Rupiah Menguat ke Rp17.990, Pasar Tunggu Ekspektasi Inflasi AS dan Data Indonesia

Rupiah Indonesia (IDR) ditutup menguat 85 poin atau sekitar 0,47% ke Rp17.990 per Dolar AS (USD) pada perdagangan Jumat, dari penutupan Kamis di Rp18.075. Mata uang Garuda mendapat dukungan dari pelemahan tajam Dolar AS selama dua sesi sebelumnya setelah data pertumbuhan ekonomi dan inflasi AS lebih rendah dari prakiraan.
Agustus Terlihat Tenang, tetapi Satu Faktor Pasar Mengubah Segalanya

Agustus Terlihat Tenang, tetapi Satu Faktor Pasar Mengubah Segalanya

Setiap tahun, Agustus identik dengan suasana tenang. Para pedagang pergi berlibur, volume perdagangan melambat, dan pasar keuangan tampak beralih ke ritme yang lebih rendah. Bagi banyak investor, bulan ini terasa seperti jeda, seolah-olah risiko pasar itu sendiri sedang mengambil cuti selama beberapa minggu. Namun, persepsi tersebut sering kali hanya ilusi.
Mengapa IDR Mendekati Posisi Terendah Historis Meskipun Suku Bunga Bank Indonesia 5,75%

Mengapa IDR Mendekati Posisi Terendah Historis Meskipun Suku Bunga Bank Indonesia 5,75%

Bitcoin, Ethereum, dan Ripple diperdagangkan di dekat level-level teknis utama pada hari Jumat saat pasar mata uang kripto (cryptocurrency) yang lebih luas berhenti sejenak setelah pemulihan minggu lalu. BTC mendekati Exponential Moving Average (EMA) 50 hari sementara ETH terus konsolidasi di antara dua EMA utama.

Valas Hari Ini: Yen Jepang mundur setelah reli karena dugaan intervensi, BoJ tetap stabil

Valas Hari Ini: Yen Jepang mundur setelah reli karena dugaan intervensi, BoJ tetap stabil

Yen Jepang kehilangan sebagian kekuatannya pada awal hari Jumat setelah menguat di sesi Amerika pada hari Kamis, kemungkinan didorong oleh intervensi pasar valuta asing oleh otoritas Jepang. Kemudian dalam sesi tersebut, data HICP awal bulan Juli dari Zona Euro akan menjadi sorotan dalam kalender ekonomi.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA