- BMRI gagal memanfaatkan gap bullish pada pembukaan, turun ke terendah hari 5.025
- Perseroan akan membagikan dividen Rp100 per lembar saham
- Secara teknis saham ini mempertahankan tren bullish.
BMRI diperdagangkan di 5.075 yang lebih rendah 0,49% dibandingkan penutupan akhir tahun lalu pada saat berita ini ditulis. Saham PT Bank Mandiri Tbk. membuka hari perdagangan pertama tahun 2026 dengan gap atas di 5.125 dan naik ke tertinggi hari 5.150 dalam satu menit pertama. Namun demikian, kenaikan tersebut dipangkas setelahnya untuk turun ke terendah hari 5.025. Keduanya menjadi batas untuk pergerakan BMRI sejauh hari ini.
Seperti diinformasikan dalam keterbukaan informasi, perseroan berencana membagikan dividen interim setinggi Rp9,32 triliun atau Rp100 per lembar saham. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi adalah 5 Januari 2026 dan pembayaran dividen pada 14 Januari 2026.
Yang menjadi dasar untuk pembagian dividen interim ini adalah data keuangan per 30 September 2025. Dalam laporan tersebut, perseroan mencatatkan laba yang dapat diatribusikan ke entitas induk sebesar Rp37,73 triliun selama Januari 2025 – September 2025 yang lebih kecil jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp42,01 triliun.
Dari sisi posisi keuangan, jumlah aset perseroan meningkat menjadi Rp2.563,36 triliun pada 30 September 2025 dari Rp2.427,22 triliun pada akhir tahun 2024. Jumlah ekuitas bertambah dari 313,47 triliun pada 31 Desember 2024 menjadi Rp313,83 triliun pada akhir September 2025.
Perseroan juga menginformasikan risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada bulan lalu. Dalam rapat yang digelar pada 19 Desember 2025, tiga agenda rapat disetujui dengan hasil mayoritas. Tiga agenda tersebut adalah persetujuan perubahan anggaran dasar; pendelegasian kewenangan persetujuan rencana kerja dan anggaran perusahaan tahun 2026; dan perubahan susunan pengurus perseroan.
Grafik Harian BMRI

BMRI berada dalam tren bullish karena bergerak di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari dan menggunakan average tersebut sebagai support dinamis sejak akhir November 2025. Tren naik ini masih terlihat dini seperti ditunjukkan oleh struktur higher highs dan higher lows yang dibentuk BMRI dari terendah 2025 di 4.010 hingga 5.200. Saham ini telah membentuk dua higher high dan satu higher low sejauh ini.
Indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari di 57,97 menunjukkan bahwa momentumnya bullish meskipun terlihat datar. Jika momentumnya bertahan dan menguat, BMRI bisa menghadapi rintangan terdekat di 5.200 (tertinggi 19 dan 22 Desember 2025). Penembusan tegas di atasnya akan mengekspos 5.575 (tertinggi 19 Mei 2025) dan 6.000 (level angka bulat). Untuk sisi bawah, support teknis muncul di 4.790 (terendah 15 Desember 2025), 4.510 (terendah 31 Juli 2025), dan 4.010 (terendah 2025 yang dicapai pada 15 Oktober).
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
EUR/USD Bertahan Stabil di Dekat 1,1750 pada Hari Perdagangan Pertama Tahun 2026
EUR/USD tetap tenang pada hari Jumat dan diperdagangkan dalam saluran sempit di sekitar 1,1750 karena kondisi perdagangan tetap tipis setelah liburan Tahun Baru dan menjelang akhir pekan. Kalender ekonomi tidak akan menampilkan rilis data berdampak tinggi.
GBP/USD Berusaha Keras untuk Mendapatkan Traksi, Stabil di Atas 1,3450
Setelah menguji 1,3400 pada hari terakhir tahun 2025, GBP/USD berhasil melakukan rebound. Namun, pasangan mata uang ini kesulitan untuk mengumpulkan momentum dan bergerak sideways di atas 1,3450 karena para pelaku pasar tetap dalam suasana liburan.
Emas Naik Menuju $4.400 Setelah Koreksi Mendalam
Emas membalikkan arah dan bergerak menuju $4.400 setelah mengalami kerugian besar akibat aksi profit-taking sebelum liburan Tahun Baru. Meningkatnya ekspektasi terhadap kebijakan dovish The Fed dan risiko geopolitik yang terus-menerus tampaknya membantu XAU/USD untuk naik lebih tinggi.
Cardano Mendapat Momentum Awal Tahun Baru, Pembeli Menargetkan Penembusan Pola Baji Menurun
Cardano memulai Tahun Baru dengan catatan positif dan memperpanjang keuntungan, diperdagangkan di atas $0,36 pada saat berita ini ditulis pada hari Jumat. Peningkatan data on-chain dan derivatif menunjukkan minat bullish yang semakin meningkat, sementara prospek teknis tetap memfokuskan pada penembusan ke atas.
Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 2 Januari
Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 2 Januari: