Harga emas dan komoditas logam lainnya berakhir melemah pada perdagangan akhir tahun 2025, menyusul kenaikan margin perdagangan oleh CME untuk kedua kalinya dalam sepekan.

Ini merupakan cara bursa mencoba menghentikan reli, dengan meningkatkan jumlah uang tunai yang dibutuhkan dalam rekening untuk mempertahankan posisi.

Sementara itu, Indeks Dolar AS bergerak dalam trend naik dalam jangka pendek namun tetap stabil dibawah level 99.

*Key Highlights*

- Pada Rabu (31/12) Aksi profit taking masih berlanjut pada pasar logam utama sebagai safehaven, terjadi dipicu oleh meredanya ketegangan geopolitik dan perubahan margin perdagangan di CME.

- Bursa berjangka CME menaikkan persyaratan margin untuk emas, perak, platinum, dan paladium. Margin Baru telah berlaku setelah penutupan perdagangan pada 31 Desember. Ini adalah kali kedua dalam seminggu terakhir mereka menaikkan persyaratan.

- Mengawali perdagangan hari pertam tahun 2026, pasar akan menantikan nama kandidat pengganti Kepala the Fed oleh Presiden Trump. Nama baru yang diumumkan diperkirakan akan merubah probabilitas pemangkasan suku bunga sepanjang tahun ini.

- Berdasarkan pantauan Fed Watch Tools, ekspektasi pemangkasan suku bunga pada pertemuan Januari sejauh hanya sebesar 15%. Sedangkan potensi pemangkasan suku bunga pertama tahun 2026 diperkirakan akan dilakukan pada Maret. Dengan probabilitas sekitar 50% naik dari 63.8% pada Jumat (31/12).

- Perdagangan Hari pertama tahun ini, diperkirakan akan cukup volatile meskipun tidak banyak jadwal data ekonomi yang akan dirilis. 

*Market Movement*

Pada Rabu (31/12), harga emas berakhir melemah, tertekan oleh perubahan margin perdagangan oleh CME.

Harga emas (spot) tercatat turun sebanyak $19.81 atau sekitar 0.46% berakhir pada level $4,318.36 per ons, setelah uji tertinggi $4,473 dan terendah $4,274. Emas naik 64.58% sepanjang tahun 2025.

Pada saat yang sama, Emas berjangka (Jan) berakhir melemah pada level $4,341.10 per ons di Divisi Comex, turun sebanyak $45.20 atau 1.03%. Setelah uji tertinggi $4,384 dan terendah $4,284.

Silver berakhir pada angka $71.487 , terkoreksi sebanyak $4.662 atau -6.12%, setelah uji tertinggi $76.406 dan terendah $70.009. Silver naik 148% selama tanun 2025.

Indeks Dolar AS berakhir menguat sekitar 5 poin atau 0.05% berada pada level 98.27, setelah uji tertinggi 98.50 dan terendah 98.18.

Dipasar rival utama Dolar, sekelompok matauang berisiko diperdagangkan campuran terhadap Dolar AS.

Berikut adalah posisi matauang pada penutupan perdaganan Rabu, 31 Desember 2025,

* AUDUSD : 0.66718 , -22 / -0.33%

* EURUSD : 1.17441 , -3 / -0.02%

* GBPUSD : 1.34726 , +6 / +0.05%

* NZDUSD : 0.57550 , -37 / -0.63%

* USDJPY : 156.624 , +22 / +0.14%

* USDCAD : 1.37213 , +27 / +0.20%

* USDMXN : 18.00770 , +203 / +0.11%

* USDCHF : 0.79244 , +7 / +0.08%

* USDCNH : 6.97020 , -161 / -0.23%

*Sentimen*

Perdagangan Hari pertama tahun ini, diperkirakan akan cukup volatile meskipun tidak banyak jadwal data ekonomi yang akan dirilis. Hari ini, pasar akan menyaksikan laporan PMI Manufacturing Eropa dan Laporan PMI Manufacturing AS.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua analisa

Gabung Telegram

Analisis Terkini


Analisa Terkini

Pilihan Editor

AUD/USD Naik ke Dekat 0,6700 saat Taruhan Kenaikan Suku Bunga RBA Muncul

AUD/USD Naik ke Dekat 0,6700 saat Taruhan Kenaikan Suku Bunga RBA Muncul

Pasangan mata uang AUD/USD naik lebih dari 0,25% setelah tetap datar di sesi sebelumnya, diperdagangkan sekitar 0,6690 selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Jumat. Pasangan mata uang ini mendapatkan keuntungan karena Dolar Australia menemukan dukungan di tengah meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga dari Reserve Bank of Australia. 

USD/JPY Menguat di Atas 156,50 saat Pengetatan Hati-hati BoJ Memberatkan Yen Jepang

USD/JPY Menguat di Atas 156,50 saat Pengetatan Hati-hati BoJ Memberatkan Yen Jepang

Pasangan mata uang USD/JPY menguat ke dekat 156,75 selama awal sesi Asia pada hari Senin. Yen Jepang melemah terhadap Dolar AS karena para trader merasa kecewa dengan laju pengetatan moneter Bank of Japan yang lambat dan hati-hati.

Emas Naik Mendekati $4.350 karena Taruhan Penurunan Suku Bunga The Fed dan Risiko Geopolitik

Emas Naik Mendekati $4.350 karena Taruhan Penurunan Suku Bunga The Fed dan Risiko Geopolitik

Harga emas naik mendekati $4.345 selama awal sesi Asia pada hari Jumat. Emas mengakhiri tahun 2025 dengan rally yang signifikan, mencapai kenaikan tahunan sekitar 65%, kenaikan tahunan terbesar sejak 1979. Rally logam mulia ini didorong oleh prospek penurunan suku bunga AS lebih lanjut pada tahun 2026 dan aliran safe-haven.

Bitcoin, Ethereum dan Ripple Memasuki Tahun Baru dengan Harapan Penembusan

Bitcoin, Ethereum dan Ripple Memasuki Tahun Baru dengan Harapan Penembusan

Bitcoin, Ethereum, dan Ripple memasuki tahun baru diperdagangkan di level-level teknis kunci pada hari Jumat, saat para pedagang mencari petunjuk arah baru di bulan Januari. Dengan BTC terjebak dalam kisaran yang ketat, ETH mendekati Exponential Moving Average (EMA) 50 hari, sementara XRP mendekati resistance. Penembusan yang jelas di antara ketiga mata uang kripto teratas ini dapat membantu mendefinisikan momentum pasar di minggu-minggu awal tahun.

Valas Hari Ini: BoJ Menaikkan Suku Bunga Kebijakan, USD Pulih meskipun Inflasi Lemah

Valas Hari Ini: BoJ Menaikkan Suku Bunga Kebijakan, USD Pulih meskipun Inflasi Lemah

Dolar AS (USD) berhasil mempertahankan posisinya pada awal hari Jumat dan Yen Jepang (JPY) tetap tangguh terhadap mata uang utama lainnya setelah keputusan Bank of Japan (BoJ) untuk menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 0,75%. Kalender ekonomi akan menampilkan rilis data tingkat menengah dari Inggris, Jerman, dan AS menjelang akhir pekan.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA