- ICE Newcastle melonjak untuk mencatatkan tertinggi baru 2026.
- Konflik di Timur Tengah mendorong harga komoditas energi.
- Batu bara menjadi alternatif untuk pembangkit listrik saat pengiriman LNG berisiko tersendat.
- HBA yang baru telah ditetapkan sebelum peristiwa di Timur Tengah.
Harga batu bara ICE Newcastle front month menutup hari perdagangan pertama bulan ini dengan melonjak ke tertinggi baru 2026 di 128,70. Batu bara ini dibuka dengan gap atas di 125,00 dan merayap naik sepanjang hari untuk ditutup di tertinggi yang disebutkan di atas. Batu bara melanjutkan tren naik dari terendah 2026 di 104,00 yang dicapai pada 5 Januari.
Lonjakan ini menyusul serangan AS-Israel terhadap Iran yang dimulai sejak akhir pekan. Peristiwa tersebut berisiko menghambat kiriman LNG yang dipakai untuk pembangkit listrik, terutama yang melewati selat Hormuz. Hambatan tersebut bisa meningkatkan harga LNG yang pada akhirnya bisa membuat negara-negara mencoba alternatif lain seperti batu bara. Komandan IRGC Iran mengatakan Selat Hormuz ditutup dan kapal yang mana pun yang mencoba melintas akan ditembak, Reuters melaporkan pada hari Selasa.
Cuaca di Pelabuhan Newcastle Australia pada hari ini berkisaran antara 22°C–26°C dengan potensi berawan tebal dan hujan ringan. Namun, aktivitas pemuatan diprakirakan tidak terganggu sehingga faktor cuaca tidak mempengaruhi harga.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebelumnya merilis Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk periode pertama bulan Maret 2026 dalam Kepmen ESDM No. 102.K/MB.01/MEM.B/2026. Perubahan harga dari sebelumnya beragam, ada yang naik dan ada yang turun dengan perincian sebagai berikut;
- Batubara (6.322 GAR) $102,37 turun dari $102,87
- Batubara I (5.300 GAR) $71,29 turun dari $71,74
- Batubara II (4.100 GAR) $47,64 naik dari $47,34
- Batubara III (3.400 GAR) $34,25 naik dari $33,85
Perlu diingat bahwa harga-harga di atas ditetapkan sebelum AS-Israel menyerang Iran pada akhir pekan lalu. Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 yang belum disetujui oleh Kementerian ESDM juga berisiko meningkatkan harga batu bara mengingat Indonesia memasok sekitar 43% permintaan dunia.
Grafik Harian ICE Newcastle

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Kapan Data HICP Pendahuluan Zona Euro untuk Februari dan Bagaimana Pengaruhnya terhadap EUR/USD?
Data awal Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (Harmonized Index of Consumer Prices/HICP) Zona Euro untuk bulan Februari dijadwalkan akan dipublikasikan hari ini pada pukul 10:00 GMT (17:00 WIB).
Valas Hari Ini: USD Bertahan saat Kekacauan Timur Tengah Menyebar
Dolar AS (USD) terus mengumpulkan kekuatan terhadap mata uang utama lainnya setelah aksi bullish pada hari Senin, dengan Indeks USD berfluktuasi di level tertinggi sejak akhir Januari di atas 98,80 pada pagi hari di Eropa pada hari Selasa.
Prakiraan EUR/USD: Penjual Pertahankan Kontrol meskipun Dalam Kondisi Jenuh Jual
EUR/USD melanjutkan penurunannya setelah ditutup jauh di wilayah negatif pada hari Senin dan mendekati 1,1600. Atmosfer pasar yang menghindari risiko dapat menyulitkan pasangan mata uang ini untuk melakukan rebound, meskipun kondisi teknis menunjukkan jenuh jual.
Stellar berisiko mengalami kerugian yang lebih dalam saat metrik derivatif berbalik negatif
Stellar diperdagangkan dalam zona merah di bawah $0,16 pada saat berita ini ditulis pada hari Selasa, setelah pemulihan kecil pada hari sebelumnya. Data derivatif yang melemah membatasi pemulihan, sementara prospek teknis yang tidak menguntungkan memproyeksikan koreksi yang lebih dalam untuk token XLM dalam beberapa hari ke depan.
Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Senin, 2 Maret:
Dolar AS terus mengumpulkan kekuatan terhadap rival-rivalnya setelah aksi bullish pada hari Senin, dengan Indeks USD berfluktuasi di level tertinggi sejak akhir Januari di atas 98,80 pada pagi hari di Eropa pada hari Selasa. Kalender ekonomi Eropa akan menampilkan data awal Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi untuk bulan Februari nanti hari ini. Namun, para pelaku pasar akan tetap fokus pada berita seputar krisis di Timur Tengah dan memperhatikan komentar-komentar dari para pejabat bank sentral.