- Batu bara ICE Newcastle memperpanjang koreksi dari tertinggi 2026.
- HBA saat ini belum mencerminkan kenaikan ICE Newcastle.
- Konsumsi energi diprakirakan meningkat selama Ramadan dan Idul Fitri.
Harga batu bara ICE Newcastle front month ditutup turun di $120,25 per ton pada hari perdagangan pertama pekan ini Senin lalu. Ini menunjukkan bahwa batu bara ditutup merah untuk tiga hari perdagangan berturut-turut setelah sempat mencatatkan tertinggi baru 2026 di 124 pada Jumat lalu.
Meskipun ditutup turun untuk tiga hari perdagangan berturut-turut, batu bara ini masih mempertahankan tren naik seperti yang diindikasikan oleh posisi aset yang berada di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari. Relative Strength Index (RSI) 14 hari di 64,29 menunjukkan momentumnya masih bullish karena berada di atas level netral 50 dan baru koreksi dari zona jenuh beli.
Cuaca di pelabuhan Newcastle Australia pada saat berita ini ditulis adalah 27°C dan diprakirakan panas sepanjang hari dengan peluang hujan 15%. Dengan demikian cuaca tidak akan menjadi faktor yang bisa mempengaruhi harga karena tidak mengganggu aktivitas pemuatan batu bara.
Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk periode kedua Februari 2026 menurut Kepmen ESDM No. 97.K/MB.01/MEM.B/2026 adalah sebagai berikut, harga batu bara (6.322 GAR) $102,87/ton, batu bara I (5.300 GAR) di $71,74, batu bara II (4.100 GAR) di $47,34, dan batu bara III (3.400 GAR) $33,85. Harga-harga di atas turun dari periode pertama Februari 2026 namun demikian belum mencerminkan kenaikan harga batu bara Newcastle ke tertinggi 2026 yang disebutkan di atas. Sehingga pasar akan memerhatikan penentuan harga acuan baru yang akan ditetapkan pemerintah pada 1 Maret 2026.
Anggota Komisis XII DPR RI, Shanty Alda Nathalia, meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memastikan proyeksi kebutuhan energi seperti BBM, LPG, dan listrik di masa bulan Ramadan dan Idul Fitri tahun ini yang disampaikan saat rapat Komisi XII. Hal tersebut untuk menghindari kekurangan pasokan karena salah perencanaan, seperti diinformasikan dalam media sosialnya dan tvOnenews.
Selama bulan Ramadan, permintaan energi listrik cenderung meningkat karena terjadi peningkatan aktivitas selama sahur sehingga permintaan energi dari batu bara untuk pembangkit listrik diprakirakan meningkat yang pada akhirnya bisa memengaruhi harga jika tidak diimbangi oleh pasokan. Namun demikian, pengaruhnya tidak signifikan mengingat porsi pasar batu bara Indonesia adalah untuk ekspor.
Grafik Harian Batu Bara Newcastle

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Penjual Emas Ragu di Tengah Risiko Geopolitik dan Spekulasi Penurunan Suku Bunga The Fed
Emas (XAU/USD) tetap pada pelemahan moderat dalam perdagangan harian di bawah puncak bulanan yang dicapai sebelumnya pada hari Selasa ini, meskipun tidak ada aksi jual lanjutan dan tetap di atas level $5.150 menjelang sesi Eropa.
Valas Hari Ini: Dolar AS Memulih Meskipun Ada Ketidakpastian Perdagangan
Pada paruh kedua hari ini, Rata-rata Perubahan Ketenagakerjaan ADP 4-minggu dan data Indeks Keyakinan Konsumen Conference Board untuk bulan Februari akan ditampilkan dalam kalender ekonomi AS. Beberapa pengambil kebijakan Federal Reserve (The Fed) juga akan menyampaikan pidato.
“Tidak Ada yang Bisa Memahaminya Lagi”: Tarif Trump akan Merugikan Dolar AS
Para pelaku pasar mengetahui pada hari Jumat bahwa Mahkamah Agung AS menolak penggunaan Presiden Donald Trump terhadap Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional untuk membenarkan sebagian besar tarif spesifik negara yang diumumkan sejak kembalinya dia ke Gedung Putih.
Top Loser Kripto: BCH, HYPE, PUMP Lanjutkan Pelemahan saat Bitcoin Turun di Bawah $64.000
Altcoin, termasuk Bitcoin Cash, Hyperliquid, dan Pump.fun, memimpin kerugian dalam 24 jam terakhir saat Bitcoin jatuh di bawah $64.000 pada hari Selasa. Prospek teknis untuk BCH, HYPE, dan PUMP menunjukkan risiko penurunan di tengah penjualan pasar yang lebih luas.
Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 24 Februari:
Indeks USD terus naik tipis seiring pasar terus mengamati berita terkait tarif. Pada paruh kedua hari ini, Rata-rata Perubahan Ketenagakerjaan ADP 4-minggu dan data Indeks Keyakinan Konsumen dari Conference Board untuk bulan Februari akan ditampilkan dalam kalender ekonomi AS