Strateg Global Rabobank Michael Every berpendapat bahwa dengan risiko perang di Timur Tengah, Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) menghadapi bahaya yang lebih besar dari ketidakaktifan daripada dari pengetatan yang berlebihan. Every Memprakirakan ECB akan merevisi prakiraan inflasi lebih tinggi, mengakui pertumbuhan yang lebih lemah, dan tetap melakukan kenaikan suku bunga sebesar 25bp untuk membawa suku bunga deposito ke 2,25%, dengan kemungkinan langkah lain pada bulan September.
Risiko Perang Membuat ECB tetap Waspada
"Hari ini ada pertemuan ECB, di mana dengan perang di Timur Tengah kami melihat risiko ketidakaktifan sekarang lebih besar daripada risiko kemungkinan melakukan kenaikan suku bunga secara keliru."
"Prakiraan inflasi kami sendiri menunjukkan ECB akan merevisi proyeksi inflasi mereka secara signifikan, sementara pertumbuhan mungkin lebih lemah daripada yang diproyeksikan stafnya pada bulan Maret."
"Oleh karena itu kami berpikir ECB akan menaikkan suku bunga sebesar 25bp, membawa suku bunga deposito ke 2,25% dan telah mencatat satu kenaikan tambahan, yang kami yakini sekarang paling mungkin terjadi pada bulan September."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Bank Sentral Eropa akan Menaikkan Suku Bunga untuk Pertama Kalinya dalam Hampir Tiga Tahun
USD/IDR: Rupiah Masih Uji Rp18.000, Penjualan Ritel Indonesia Anjlok, Pasar Tunggu Data PPI AS
Kenaikan Suku Bunga Kejutan di Indonesia Mungkin Tidak Cukup untuk Menyelamatkan Rupiah
XRP dan XLM: Upaya pemulihan ringan muncul di tengah sinyal pasar yang beragam
Ripple (XRP) dan Stellar (XLM) menunjukkan tanda-tanda pemulihan moderat pada hari Kamis setelah memperpanjang kerugian awal pekan ini. XRP bertahan di atas level $1,10 saat momentum bearish mulai memudar, sementara XLM memantul secara moderat dari zona support utama.
ECB siap mempertahankan status quo pada bulan Oktober
Institusi yang berbasis di Frankfurt ini secara luas diprakirakan akan menaikkan suku bunga utamanya sebesar 25 basis poin, membawa suku bunga fasilitas simpanan menjadi 2,25% dari 2%. Langkah seperti ini akan menandai kenaikan suku bunga pertama sejak September 2023