Ekonom Kepala UBS Paul Donovan memprakirakan inflasi harga konsumen utama Amerika Serikat (AS) pada bulan Mei akan naik seiring dengan biaya terkait minyak yang lebih tinggi diteruskan ke konsumen. Ia mencatat perusahaan dapat melindungi margin keuntungan dengan menaikkan harga selama permintaan tetap, dengan konsumen AS menggunakan tabungan. Donovan berpendapat implikasi kebijakan Federal Reserve bergantung pada apakah harga non-minyak akan meningkat, yang menurutnya tidak mungkin.
Guncangan Minyak Mendorong Dinamika Inflasi AS
"Inflasi harga konsumen utama AS pada bulan Mei diprakirakan naik karena biaya perang Iran diteruskan relatif cepat ke konsumen."
"Guncangan pasokan mungkin memiliki efek tertunda (dengan margin keuntungan yang tertekan), tetapi penyebab kenaikan harga yang sangat terlihat dan preseden guncangan pasokan pandemi serta tarif membuat perusahaan lebih mudah meneruskan biaya yang lebih tinggi tanpa penundaan (membatasi kerusakan pada keuntungan, selama permintaan tidak melemah)."
"Permintaan tidak melemah sementara konsumen AS menggunakan tabungan untuk membayar harga yang lebih tinggi akibat minyak."
"Implikasi kebijakan dari data hari ini bergantung pada apakah ada harga yang meningkat karena alasan non-minyak (kemungkinan tidak)."
"Implikasi politik sudah terlihat, dan mungkin telah membentuk kebijakan tarif (dan dapat memengaruhi kebijakan AS di Teluk)."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Breaking: Inflasi IHK Amerika Serikat Bulan Mei Naik ke Level Tertinggi Tiga Tahun di 4,2%
Inflasi tahunan di Amerika Serikat (AS), yang diukur dengan perubahan Indeks Harga Konsumen (IHK/CPI), naik ke level tertinggi dalam tiga tahun sebesar 4,2% di bulan Mei, dari 3,8% di bulan April. Angka ini sesuai dengan ekspektasi pasar. Secara bulanan, IHK naik sebesar 0,5%, sesuai dengan perkiraan para analis.
Indonesia: Pertamax Rp16.250, Beban Baru bagi Kelas Menengah dan UMKM
Kenaikan harga Pertamax mulai Rabu, 10 Juni 2026, membawa isu BBM nonsubsidi ke ruang yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari: kemampuan rumah tangga dan pelaku usaha kecil menanggung biaya mobilitas. Harga Pertamax kini naik menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Green naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
$4.100: Support Terdekat untuk Emas
Kripto Hari ini: Bitcoin, Ethereum, XRP menghadapi tekanan penurunan di tengah pengurangan risiko investor
Aset-aset kripto utama diperdagangkan di bawah berbagai hambatan yang intens pada hari Rabu, saat para pelaku pasar menavigasi lingkungan geopolitik dan makroekonomi yang kompleks.
Inflasi IHK AS Mencapai Level Tertinggi Tiga Tahun di 4,2% pada Bulan Mei
Inflasi tahunan di Amerika Serikat (AS), yang diukur dengan perubahan Indeks Harga Konsumen (IHK), naik ke level tertinggi dalam tiga tahun pada 4,2% di bulan Mei. Bacaan ini sesuai dengan ekspektasi pasar.