- Komite Keuangan DPR AS bertemu dengan para pemimpin kripto untuk membahas masa depan regulasi aset digital di bawah CLARITY Act.
- Para legislator mengatakan CLARITY Act akan memberikan kepastian regulasi sekaligus mendukung inovasi aset digital dan pertumbuhan pasar.
- Para saksi berpendapat aset yang ditokenisasi dan stablecoin dapat meningkatkan likuiditas dengan memungkinkan perdagangan berkelanjutan 24/7 di luar jam operasional pasar tradisional.
Komite Jasa Keuangan DPR AS menggelar sidang pada hari Jumat untuk menelaah masa depan regulasi aset digital. Para legislator dan eksekutif industri berpendapat bahwa Digital Asset Market CLARITY Act dapat memperkuat posisi Amerika Serikat sebagai pemimpin global dalam inovasi kripto.
Para legislator mendorong aturan pasar kripto yang lebih jelas
Sidang yang berjudul Building the Future of Finance: How the CLARITY Act Unlocks Innovation itu digelar oleh Subkomite di New York.
Sidang tersebut berfokus pada kebutuhan akan kerangka regulasi yang jelas bagi aset digital dan peran yang dapat dimainkan undang-undang itu dalam mendefinisikan tanggung jawab pengawasan antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).
Para saksi termasuk Sarah Aberg, Chief Legal Officer di Nova Labs, Randi Abernethy, Head of Clearing and Group Risk di Bullish, Ryan Louvar, Chief Legal Officer di WisdomTree dan Jason Somensatto, Director of Policy di Coin Center.
Para legislator sepakat bahwa CLARITY Act akan menetapkan aturan yang lebih jelas bagi bisnis aset digital sekaligus mengurangi ketidakpastian regulasi di seluruh industri. Mereka juga berpendapat bahwa undang-undang tersebut akan mendorong inovasi dengan memberikan perusahaan kerangka hukum yang dapat diprediksi untuk beroperasi.
Beberapa pembicara menyoroti tokenisasi dan akses pasar sepanjang waktu sebagai keunggulan utama produk keuangan berbasis blockchain. Mereka menambahkan bahwa aset yang ditokenisasi dan stablecoin dapat memperluas akses investor terhadap likuiditas dengan memungkinkan perdagangan 24/7, tidak seperti pasar keuangan tradisional yang beroperasi pada jam terbatas.
Randi Abernethy, Head of Clearing and Group Risk di Bullish, mengatakan undang-undang tersebut akan membantu meningkatkan likuiditas dengan mendorong arus modal masuk ke pasar AS dari yurisdiksi luar negeri.
Rep. Bryan Steil, yang memimpin sidang tersebut, menggambarkan undang-undang itu sebagai peluang penting bagi Amerika Serikat untuk memperkuat kepemimpinannya di pasar modal global.
"Ini adalah kesempatan kita untuk memanfaatkan momentum [...] ini adalah kesempatan kita untuk menyelesaikan pekerjaan dan memastikan CLARITY, yang telah lolos di DPR di bawah kepemimpinan Ketua Hill beberapa waktu lalu, benar-benar tuntas," kata Steil.
Ia juga menyoroti pengesahan GENIUS Act pada Juli 2025 sebagai tonggak dalam upaya Kongres yang lebih luas untuk menetapkan kerangka regulasi yang komprehensif bagi aset digital.
Senator Cynthia Lummis menyampaikan dukungan lebih lanjut terhadap undang-undang tersebut, menyoroti potensi dampaknya terhadap penegakan kejahatan keuangan.
"CLARITY Act memasukkan intersepsi secara real-time antara bursa dan penyelidik ke dalam undang-undang, memungkinkan dana ilegal dibekukan dalam hitungan jam alih-alih menunggu bertahun-tahun, dan mempertahankan setiap dakwaan pencucian uang yang sudah diandalkan para penyelidik," tulis Lummis dalam sebuah unggahan di X.
CLARITY Act lolos di DPR AS pada Juli 2025 dengan dukungan bipartisan. RUU tersebut bertujuan menetapkan struktur pasar bagi aset digital dengan mendefinisikan secara jelas tanggung jawab regulasi SEC dan CFTC sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para pelaku pasar.
Undang-undang ini bertujuan mendorong inovasi, memperkuat perlindungan investor dan membantu menjaga pengembangan aset digital tetap berada di Amerika Serikat alih-alih mendorong perusahaan ke yurisdiksi luar negeri.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Kryptowährungen Nachrichten
PILIHAN EDITOR
Prediksi Harga 3 Besar: BTC dan ETH Terhenti di Bawah EMA Utama, XRP Bertahan di Support Penting
Prakiraan Harga Zcash: ZEC Mempertahankan Struktur Bullish di Atas Support Retracement Utama