Harga minyak mentah WTI AS melonjak - melampaui level $102 per barrel menyusul ketegangan di Selat Hormuz. Kenaikan ini menandai kenaikan Kembali Harga minyak diatas $100 sejak Mei 2026.
Dipasar obligasi, imbal hasil obligasi 30Y AS melonjak mencapai level tertinggi sejak Juni 2007 diatas 5.3%. Sementara Dollar AS pulih Kembali diatas level 99.
Emas dan sejumlah matauang Utama rival Dollar mengalami tekanan ganda atas situasi tersebut.
*Key Highlights*
- Harga minyak mmelonjak sejak tiga hari terkahir dan puncaknya terjadi semalam Ketika Houthi mengancam kendali atas Selat Bab al-Mandab. Hal ini memperburuk sentiment yang sudah rusak karena Serangan Iran dan pembatasan di Selat Hormuz memperparah kekhawatiran akan gangguan pasokan.
- Imbal hasil obligasi pemerintah AS terus menguat, bahkan setelah Departement Keuangan AS melakukan intervensi dipasar obligasi. Pasar nampaknya menolak apa yang terjadi dipasar karena ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed yang kuat dan situasi ekonomi global yang semakin panas.
- Harga emas anjlok mendekati level $4,300 per ons, namun masih tetap terbatas pada range mingguan. Pasar masih terlihat mencoba menyempurnakan pola Head and Shoulder.
- Data Inlfasi PPI AS dilaporkan menguat selama periode bulan Agustus. Kenaikannya semakin meenguatkan probabilitas kenaikan suku bunga the Fed pada pertemuan minggu depan.
- Berdasarkan pantauan Fed Watch Tools, probabilitas kenaikan 17 September naik menjadi 71% dari 61% sebelum data dirilis.
- EUR/USD gagal mempertahankan posisi yang lebih tinggi meskipun Bank Sentral Eropa (ECB) telah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 2.50%
- Pada Jumat (11/9), Perhatian kini sepenuhnya tertuju pada data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan Agustus. pasar memperkirakan tingkat inflasi akan bertahan di kisaran 3.4%, disertai dengan rilis data Sentimen Konsumen Michigan.
*Market Movement*
Hingga akhir perdagangan Kamis (10/9), Harga emas berakhir anjlok menyusul kenaikan imbal hasil obligasi AS dan ketegangna geopolitik Timur Tengah.
Dipasar gulir, Harga emas turun - sekitar $82.18 atau 1.87% berakhir pada level $4,407.30 per ons, setelah capai terendah $4,318.
Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Desember berakhir turun sebesar $53.30 atau 1.20% berakhir pada level $4,407.30 per ons.
Harga minyak berakhir menguat, karena dorongan geopolitik yang masih belum berhenti. Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Kamis (10/9) pada pukul 04:00 WIB:
• OIL (SPOT) : $100.64 , +$6.40 / +6.79%
• WTI : $102.48 , +$6.43 / +6.69%
• BRENT : $107.63 , +$6.42 / +6.34%
• NGAS : $2.9060 , +$0.039 / +1.36%
Indeks Dolar AS Kembali menguat menguji level 99, fokus dollar tertuju pada yield AS dan probabilitas suku bunga the Fed. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Kamis (10/9) pada pukul 04:00 WIB:
• AUDUSD : 0.71558 , -60 / -0.83%
• EURUSD : 1.16099 , -22 / -0.19%
• GBPUSD : 1.35083 , -36 / -0.27%
• NZDUSD : 0.57958 , -42 / -0.72%
• USDJPY : 154.444 , +81 / +0.53%
• USDCAD : 1.38316 , +29 / +0.21%
• USDCHF : 0.81289 , +29 / +0.36%
• USDCNH : 6.71236 , +50 / +0.07%
*Sentimen*
Pada Jumat (11/9), Perhatian kini sepenuhnya tertuju pada data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan Agustus. pasar memperkirakan tingkat inflasi akan bertahan di kisaran 3.4%, disertai dengan rilis data Sentimen Konsumen Michigan.
Analisa Terkini
Pilihan Editor
Dolar Australia Melemah ke Dekat 0,7150, Data Inflasi IHK AS Membayangi
Valas Hari Ini: Dolar AS Rebound di Tengah IHP yang Panas Jelang IHK AS
Akankah Inflasi IHK AS Hidupkan Kembali Tren Naik Emas?
Ethereum Bertahan di Atas US$2.400 karena Data IHP Memperkuat Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga
Valas Hari Ini: Dolar AS Rebound di Tengah IHP yang Panas Jelang IHK AS
Indeks Dolar AS (DXY) merebut kembali penghalang 99,00 dan bahkan di atasnya, rebound dengan kuat saat Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) yang panas naik 5,4% sepanjang tahun hingga Agustus, memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan minggu depan. Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini.