Emas mengalami penguatan pada penghujung sesi AS Rabu, 4 November 2026, dan memasuki sesi Asia dengan dukungan dari pelemahan dolar serta penurunan imbal hasil Treasury. Pemicu utama dari penguatan logam mulia ini adalah perubahan ekspektasi kebijakan fiskal setelah kemenangan Demokrat dalam pemilu sela AS
Kemenangan besar Partai Demokrat dalam pemilu sela AS menghapus salah satu sumber utama ketidakpastian pasar sekaligus memperkecil ekspektasi bahwa Presiden Donald Trump akan meneruskan serangan militer terhadap Iran.
Harapan meredanya konflik mendorong harga minyak mentah turun ke posisi terendah dalam dua bulan, sehingga mengurangi kekhawatiran terhadap tekanan inflasi. Sementara itu, prospek kebuntuan kebijakan fiskal di Washington yang berpotensi membatasi pengeluaran pemerintah turut menekan imbal hasil Treasury. Kombinasi tersebut menjaga dolar AS dalam tekanan dan memberikan dukungan tambahan bagi penguatan emas.
Sementara itu, Indeks Dolar AS, melemah sebesar 0,22% dan bergerak di seputaran level 101.26. Pelemahan ini membawa Dolar AS kembali mendekati posisi terendah bulanannya di level 101.10 yang dicapai pada Rabu. Pelemahan mata uang utama dunia ini semakin meningkatkan daya tarik emas, dengan profil potensi imbal hasil terhadap risiko yang lebih menarik bagi pasar.
Perhatian pasar kini tertuju pada laporan Non Farm Payrolls (NFP) AS periode Oktober yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Jumat. Rilis tersebut diperkirakan menjadi katalis yang sangat penting dalam membentuk ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga The Fed.
Memasuki sesi Asia Kamis, 5 November 2026, Emas masih terus mempertahankan momentum penguatan setelah reli tajam pada perdagangan sebelumnya. Pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil Treasury pasca kemenangan partai Demokrat dalam pemilu sela menjadi penopang utama emas. Turunnya harga minyak turut meredakan kekhawatiran inflasi dan mendukung sentimen positif. Meski demikian, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed masih berpotensi membatasi penguatan.
Fokus pasar masih tetap terfokus pada perkembangan konflik AS - Iran serta meningkatnya resiko geopolitik di kawasan Timur Tengah yang terus menjadi pendorong utama sentimen global. Hasil pemilu sela AS tetap menjadi perhatian utama pasar. Kalender fundamental hari ini yang harus menjadi perhatian utama yaitu Keputusan Tingkat Inflasi (Nov) pukul 19.30 dan Klaim Pengangguran Awal pukul 20.30.

Analisa Teknikal XAU/USD

Analisa teknikal menunjukkan XAU/USD terbang sangat tinggi yang terjadi pada perdagangan hari rabu kemarin. Walaupun tekanan bearish masih tetap membayangi tapi penguatan yang sangat luar biasa pada XAU/USD memberikan jalan untuk tetap bertahan pada level 4000.00.
Para “Buyer” kembali mengalami menguat dan membawa XAU/USD masuk ke level psikologi 4100.00. Hal ini tidak bisa dipungkiri karena ketidakpastian yang terjadi dipasar baik dari sisi fundamental maupun geopolitik.
XAU/USD berpeluang melanjutkan pemulihan hal ini didukung pelemahan dolar dan yield Treasury serta meredanya kekhawatiran inflasi seiring penurunan minyak. Penguatan dapat berlanjut di sesi Eropa selama dukungan tersebut bertahan. Secara teknikal, harga yang bertahan di atas level 4100.00 membuka peluang menuju 4200.00 terbuka lebar, sedangkan potensi koreksi di level 4060.00 hingga 4080.00.
Arah XAU/USD masih sangat sensitif terhadap perkembangan konflik di Timur Tengah, ekspektasi kebijakan moneter The Fed serta pemilu sela AS menjadi faktor utama pergerakan XAU/USD hari ini. Meskipun volatilitas pasar tetap tinggi, XAU/USD masih sangat hati-hati dalam pergerakannya ditengah kecenderungan yang positif sehingga peluang pemulihan dalam perdagangan intraday belum sepenuhnya tertutup.
Menurut perkiraan kami, titik terendah dari XAU/USD hari ini akan berada di level 4061.27 walaupun tidak tertutup kemungkinan akan menuju ke titik terendah harian dan berada di level 4024.18. Akan tetapi, sebelum mencapai level tersebut, aset ini harus melewati level 4078.47.
Akan tetapi, potensi penguatan masih akan terjadi pada XAU/USD, kami memproyeksikan bahwa penguatan harga emas bisa mencapai titik tertinggi di level 4214.95. Namun, untuk mencapai level tersebut, XAU/USD harus melewati level 4160.00 dan terus menguat hingga menembus level 4183.83
Trading Plan
Range XAU/USD: 4035.47 - 4146.97
S1 = 4061.27
S2 = 4024.18
R1 = 4183.83
R2 = 4214.95
Informasi serta prediksi yang terkandung dalam artikel ini adalah opini yang kami berikan untuk Anda, oleh karena itu diharapkan agar Anda tetap melakukan analisa dan menjadikan opini ini sebagai landasan untuk menganalisa serta melakukan transaksi dalam setiap perdagangan yang dilakukan. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian serta kesalahan perdagangan yang timbul dari penggunaan artikel ini. Harap diperhatikan bahwa analisa yang paling terbaik adalah analisa yang dimiliki oleh Anda sendiri. Salam Profit Indonesia
Analisa Terkini
Pilihan Editor
EUR/USD Bertahan di Dekat Level Tertinggi Satu Bulan, di Atas 1,1250 di Tengah USD yang Lemah
EUR/USD mempertahankan kenaikan di atas pertengahan 1,1200-an menjelang sesi Eropa hari Kamis seiring kemenangan telak Demokrat dalam pemilu AS dan penurunan imbal hasil obligasi AS menyeret Dolar AS ke level terendah baru sejak akhir September. Selain itu, taruhan kenaikan suku bunga ECB pada bulan Desember mendukung Euro saat fokus beralih ke laporan NFP AS yang krusial pada hari Jumat.
Pembeli GBP/USD mengincar penembusan 1,3500 menjelang keputusan suku bunga BoE
GBP/USD diperdagangkan di dekat level tertingginya sejak pertengahan September, dengan para pembeli menunggu kekuatan yang berkelanjutan dan penerimaan di atas 1,3500 menjelang kenaikan suku bunga BoE sebesar 25 bp yang secara luas diprakirakan pada hari Kamis nanti. Sementara itu, dampak lanjutan pasca pemilu AS membuat Dolar AS tertekan di dekat level terendahnya sejak akhir September, semakin mendukung pasangan mata uang ini menjelang peristiwa bank sentral utama
Harga Emas Turun dari Puncak Dua Pekan; Bertahan Nyaman di Atas US$4.100
Harga emas turun tipis dari level tertinggi dua minggu yang disentuh selama sesi Asia hari Kamis, meskipun masih mempertahankan kenaikan untuk hari kedua berturut-turut dan saat ini diperdagangkan di sekitar US$4.130. Dolar AS melanjutkan pelemahan akibat hasil pemilu AS, turun ke level terendah baru sejak akhir September dan membantu komoditas tersebut membangun reli kuat lebih dari 3,5% pada hari sebelumnya – kenaikan satu hari terbesar sejak pertengahan Agustus.
Token TRUMP mencapai rekor terendah di tengah tekanan jual yang meningkat
Ripple dan Stellar melanjutkan pemulihan mereka seiring tekanan bearish mulai mereda untuk kedua altcoin tersebut. XRP diperdagangkan di atas $1,30 setelah menembus di atas garis tren atas dari pola falling channel, sementara XLM bertahan di atas $0,168 dan mendekati resistance di $0,173. Sementara itu, metrik derivatif yang membaik dan indikator momentum yang menguat mengisyaratkan potensi pemulihan lebih lanjut.
Valas Hari Ini: Dolar AS Tertekan Partai saat Demokrat Mengambil Alih Kendali Kongres
Dolar AS (USD) melemah terhadap mata uang utama lainnya di awal hari Rabu karena pasar menilai hasil pemilu sela. Kalender ekonomi Eropa akan menampilkan data inflasi pendahuluan bulan Oktober dari Zona Euro.