USD/JPY
USDJPY tetap konstruktif karena pemantulan dari terendah multi-bulan (139,88) bertahan di atas level Fibonacci yang ditembus di 142,55 (23,6% dari penurunan 151,20/139,88, diperkuat oleh MA 10 Hari) selama tiga hari berturut-turut.
Yen sebagai safe haven diuntungkan oleh ketidakpastian terbaru terkait tarif perdagangan AS dan dampak negatif yang diantisipasi terhadap ekonomi global, naik lebih dari 10% dari terendah Januari terhadap dolar AS, tetapi sentimen yang lebih tenang terbaru yang datang dari dua ekonomi terbesar dunia (AS dan Tiongkok) mengurangi permintaan safe haven yang dapat lebih menekan yen jika situasi terus membaik.
Kenaikan baru pada hari Jumat sepenuhnya membalikkan penurunan hari Kamis, menjaga harapan terhadap serangan pada penghalang Fibonacci penting di 144,21 (38,2% retracement) yang jika ditembus akan memperkuat struktur dan membuka jalan untuk pemulihan yang lebih kuat.
Namun, studi harian yang sebagian besar negatif (momentum bearish masih kuat dan stochastic jenuh beli) memperingatkan kemungkinan terhentinya pemulihan.
Perhatikan reaksi pada level-level penting (142,55 atau 144,21) yang akan memberikan sinyal arah yang lebih jelas.
Res: 143,85; 144,21; 144,78; 145,54.
Sup: 142,55; 141,65; 141,41; 140,47.
Tertarik dengan teknis USD/JPY? Periksa level-level utama
Informasi yang terkandung dalam dokumen ini diperoleh dari sumber yang diyakini dapat dipercaya, tetapi keakuratan atau kelengkapannya tidak dapat dijamin. Setiap pendapat yang diungkapkan di sini adalah dengan itikad baik, tetapi dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak ada tanggung jawab yang diterima apa pun atas kerugian langsung atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan dokumen ini.
Analisa Terkini
Pilihan Editor
EUR/USD Mundur saat Permintaan Safe-Haven Meningkatkan Dolar AS meski NFP Mengejutkan
EUR/USD diperdagangkan di sekitar 1,1560 pada hari Jumat pada saat berita ini ditulis, turun 0,40% pada hari itu setelah sempat rebound menuju 1,1590 setelah rilis data pasar tenaga kerja terbaru dari Amerika Serikat (AS).
Emas Tergelincir meskipun Konflik AS-Iran Meningkat saat Dolar Menguat
Emas (XAU/USD) melemah pada hari Jumat, memangkas keuntungan sebelumnya seiring dengan penguatan Dolar AS (USD) secara umum dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang terus membebani logam yang tidak berimbal hasil ini.
Musim Dingin Akan Datang: Perang Timur Tengah, Guncangan Harga Minyak, dan Kembalinya Inflasi?
Eskalasi perang di Timur Tengah dengan cepat menjadi masalah ekonomi global. Lonjakan harga minyak menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap inflasi pada saat bank sentral percaya bahwa guncangan harga terburuk telah berlalu.
Mengapa Bitcoin tidak anjlok akibat perang Iran?
Setelah AS dan Israel menyerang Iran, konsensus di antara sebagian besar ahli adalah bahwa Bitcoin dan pasar kripto akan mengalami putaran penurunan tajam lainnya. Namun, itu tidak terjadi. Dan hampir satu minggu setelahnya, kripto tampaknya mampu menghadapi badai jauh lebih baik dibandingkan dengan kelas aset lain yang dianggap berisiko.
Valas Hari Ini: Aset Safe-Haven Masih Dalam Permintaan saat Krisis Timur Tengah Meluas
Pasar keuangan tetap menghindari risiko di paruh kedua minggu ini seiring dengan meluasnya konflik di Timur Tengah. Kalender ekonomi AS akan menampilkan rilis data makroekonomi tingkat menengah, sementara para investor akan tetap fokus pada berita geopolitik.
-638811739330622252.png)