Harga Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari senin kemarin dengan penguatan yang sangat luar biasa. Emas mencapai rekor tertinggi dalam sejarah dimana berhasil menembus level 2830.41 sebelum menutup perdagangan di level 2814.21. Level tertinggi dalam yang berhasil di lalui oleh Emas tidak bisa dilepas keputusan yang diambil oleh Presiden AS Donald Trump untuk menunda tarif perdagangan untuk Meksiko dan Kanada selama 30 hari kedepan setelah kesepakatan yang telah terjadi antara kedua negara tersebut dengan AS seputar pembatasan wilayah dan perdagangan narkoba yang diperangi AS.
Walaupun kesepakan telah terjalin dengan dua negara tersebut akan tetapi untuk Cina, pemerintah AS masih tetap memberlakukan tarif 10% dan kemungkinan meningkat lebih tinggi apabila Cina tidak menghentikan pengiriman fentanyl ke AS. Penundaan tarif bagi Kanada dan Meksiko setidaknya membuat pasar sedikit bereaksi dengan positif sehingga memberikan ruang bagi Emas hingga bisa mencapai nilai tertinggu terbaru dalam Sejarah.
Logam mulia ini sedikit mengalami konsolidasi di permulaan perdagangan hari selasa ini. Hal ini diakibatkan karena kembali pulihnya permintaan atas Dolar AS selaras dengan semakin menguatnya imbal hasil obligasi Treasury AS. Para “buyer” sedikit malakukan tindakan jeda sambil melihat situasi yang akan terjadi sambil mempertimbangkan sikap terbaru yang akan diambil oleh Trump tentang tarif perdagangan mengingat data ekonomi yang akan dikeluarkan hari ini serta sikap Hawkish yang diambil oleh The Fed.
Pemulihan yang terjadi pada Dolar AS diperkirakan akan memberikan tekanan terhadap Emas dan ini akan terus dalam pantauan sebelum tarif perdagangan terhadap Cina yang akan diterapkan pada hari selasa ini. Selain itu data fundamental Lowongan Kerja JOLTS AS yang akan dirilis malam ini akan memberikan tekanan bagi pergerakan yang terjadi pada Emas karena diperkirakan akan memberikan kekuatan bagi Dolar AS.
Akan tetapi harap diingat bahwa apabila momentum pemulihan yang terjadi pada pasar terjadi maka kemungkinan pasar untuk melakukan Tindakan penjualan pada Dolar AS untuk mencari keuntungan di saham global akan memberikan kekuatan baru bagi Emas untuk mencapai level ketinggian terbaru dalam sejarah.
Fokus pasar pada hari ini masih akan tetap tertuju pada kebijakan yang diambil oleh Donald Trump. Segala kebijakan yang diputuskan akan sangat mempengaruhi pergerakan pasar saat ini. Selain itu rilis data ekonomi hari ini berupa rilis Lowongan Pekerjaan JOLTS (Des) pada pukul 22.00 WIB dan pidato yang akan dikeluarkan oleh anggota The Fed Raphael W. Bostic pada pukul 23.00 WIB nanti diperkirakan akan memberikan pergerakan yang sangat signifikan pada pasar.

Analisa Teknikal XAU/USD

Analisa teknikal menunjukkan bahwa hari ini XAU/USD masih memiliki kecenderungan bullish diawal perdangan menjelang pasar Eropa akan tetapi pergerakan XAU/USD telah memasuki jenuh beli sehingga pembalian arah sangat besar terjadi. Walaupun tendensi harian memperkirakan bahwa XAU/USD masih mempunyai peluang untuk mencapai level ketinggian terbaru akan tetapi pasar masih tetap melihat setiap kebijakan yang diambil oleh Trump. Secara garis besar pasar masih tetap memiliki tendensi “wait and see” menjelang rilis berita utama hari ini sehingga pembalikan arah bisa terjadi saat pasar Amerika nanti. Oleh karena itu pasar masih akan tetap menantikan setiap perkembangan yang akan terjadi.
Pada pembukaan pasar hari ini, XAU/USD dibuka di level 2813.31. XAU/USD mengalami penguatan hingga menembus level 2825.04, akan tetapi secara teknikal XAU/USD berpeluang untuk koreksi menjelang pembukaan pasar Eropa. XAU/USD diperkirakan akan menunggu momentum sebelum mengalami pergerakan yang sangat fluktuatif pada hari ini.
Menurut perkiraan kami, titik terendah dari XAU/USD hari ini akan berada di level 2783.89 walaupun tidak tertutup kemungkinan akan menuju ke titik terendah harian dan berada di level 2772.32. Akan tetapi, sebelum mencapai level tersebut, aset ini harus melewati level 2792.14.
Akan tetapi, potensi pembalikan arah masih akan terjadi pada XAU/USD, kami memproyeksikan bahwa penguatan harga emas bisa mencapai titik tertinggi di level 2863.39. Namun, untuk mencapai level tersebut, emas harus melewati level 2840.00 dan terus menguat hingga menembus level 2850.67
Trading Plan
Range XAU/USD: 2772.57 - 2830.80
S1 = 2783.89
S2 = 2772.32
R1 = 2850.67
R2 = 2863.39
Informasi serta prediksi yang terkandung dalam artikel ini adalah opini yang kami berikan untuk Anda, oleh karena itu diharapkan agar Anda tetap melakukan analisa dan menjadikan opini ini sebagai landasan untuk menganalisa serta melakukan transaksi dalam setiap perdagangan yang dilakukan. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian serta kesalahan perdagangan yang timbul dari penggunaan artikel ini. Harap diperhatikan bahwa analisa yang paling terbaik adalah analisa yang dimiliki oleh Anda sendiri. Salam Profit Indonesia
Analisa Terkini
Pilihan Editor
Emas Naik untuk Lima Hari di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Pullback USD yang Moderat
Emas (XAU/USD) mendapatkan penawaran beli baru setelah fluktuasi harga dua arah pada hari sebelumnya dan diperdagangkan dengan kenaikan moderat di atas level $5.350, selama perdagangan sesi Asia pada hari Selasa.
USD/JPY Mempertahankan Kenaikan Dekat Level Tertinggi Bulanan di Atas 157,00
Pasangan mata uang USD/JPY turun mendekati 157,25 selama perdagangan sesi Asia pada hari Selasa, tetapi masih dekat dengan level tertinggi lebih dari sebulan di 157,75 yang dicapai pada hari Senin.
Prakiraan Harga EUR/USD: Prospek Seharusnya Beralih ke Bearish saat di Bawah 1,1660
Prospek jangka pendek EUR/USD terus memburuk sejak penolakan dari puncak tahunan di dekat hambatan 1,2100 yang tercatat pada akhir Januari. Kelanjutan penurunan yang sedang berlangsung mengancam untuk menembus di bawah SMA 200-hari kritis di wilayah 1,1660.
Strategi Meningkatkan Kepemilikan Menjadi 3,4% dari Total Pasokan Bitcoin di Tengah Arus Masuk ke Produk Kripto
Strategi terus melakukan akumulasi terhadap kripto teratas minggu lalu, mengakuisisi 3.015 BTC senilai $204 juta di tengah minat yang diperbarui terhadap produk kripto setelah empat minggu arus keluar.
Valas Hari Ini: Dolar AS Melonjak di Atas 98,50 saat Serangan AS-Israel ke Iran Memicu Krisis Geopolitik
Amerika Serikat, yang beraliansi dengan Israel, menyerang Iran selama akhir pekan, membunuh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan misil dan drone yang menargetkan pangkalan-pangkalan militer AS di beberapa negara, dengan serangan dari kedua belah pihak masih berlangsung, memicu krisis geopolitik.