Setelah pemilu sela AS berlalu dan gelombang kemenangan besar Partai Demokrat melanda seluruh negeri, pasar saham menghabiskan beberapa hari untuk mencerna berbagai kemungkinan yang akan terjadi dalam dua tahun terakhir masa kepresidenan Trump.
Reaksi awal setelah pemilu Selasa adalah merosotnya saham-saham terkait AI, sementara perusahaan teknologi raksasa (hyperscalers) seperti Alphabet, Amazon, Microsoft, dan Meta sempat memperoleh dorongan penguatan. Bursa Eropa juga menguat ketika harga energi turun tajam, didorong optimisme bahwa kekalahan Trump mungkin menjadi pertanda pendekatan AS yang lebih lunak terhadap Timur Tengah.
Namun, hari ini aksi jual meluas ke seluruh pasar, dengan penurunan tajam di berbagai sektor akibat kekhawatiran terhadap kemungkinan meningkatnya penentangan atas rencana pembangunan infrastruktur AI. Hasil pemilu di Texas juga memicu kekhawatiran bahwa para politisi di negara bagian tersebut mungkin akan membidik Tesla dan SpaceX milik Elon Musk karena dukungannya terhadap Trump.
Bursa Eropa tampaknya akan ikut terseret aksi jual hari ini ketika perdagangan dibuka besok pagi. DAX dan FTSE 100 diprakirakan dibuka merosot tajam, hanya beberapa jam setelah mencetak atau mendekati rekor tertinggi baru.
Keputusan suku bunga Bank of England hari ini berlangsung relatif tanpa banyak kejutan, dengan para pengambil kebijakan memberikan suara bulat untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, meskipun Catherine Mann memilih langkah yang lebih agresif dengan mendukung kenaikan 50 basis poin. Perubahan sikap yang secara tak terduga lebih hawkish ini awalnya mendorong imbal hasil obligasi naik tipis. Empat anggota mengisyaratkan bahwa keputusan tersebut mungkin menjadi awal dari kenaikan suku bunga lebih lanjut, dengan Pill dan anggota eksternal Greene, yang memang dikenal cenderung mendukung pengetatan, kembali menunjukkan pandangan serupa.
Yang lebih penting, Gubernur Bailey dan Deputi Gubernur Claire Lombardelli juga menunjukkan kecenderungan ke arah tersebut. Bank sentral menyatakan bahwa inflasi IHK diprakirakan mencapai puncaknya hingga 4,9%.
Sementara itu, Swathi Dhingra dan Alan Taylor, meskipun menyetujui kenaikan suku bunga, menunjukkan sikap yang sedikit lebih berhati-hati terhadap kemungkinan langkah pengetatan tambahan.
Meskipun banyak pihak akan mengkritik keputusan bank sentral tersebut, kenyataannya imbal hasil obligasi pemerintah Inggris (gilt) kini lebih rendah dibandingkan sebulan lalu. Bank of England juga sebenarnya tidak memiliki banyak pilihan, mengingat The Fed kemungkinan akan kembali menaikkan suku bunga bulan depan apabila data inflasi IHK AS untuk Oktober yang dirilis pekan depan menunjukkan kenaikan kembali mendekati 4%.
Pasar tenaga kerja AS terus menunjukkan ketahanan yang cukup baik, sehingga perhatian The Fed kini jauh lebih terfokus pada aspek inflasi dalam mandat gandanya. Keuntungan tambahan bagi bank sentral adalah kemenangan menyeluruh Partai Demokrat di kedua kamar Kongres AS, yang membuat pengambilan keputusan kebijakan menjadi jauh lebih mudah setelah Presiden Trump kehilangan mayoritas pendukungnya di Senat dan DPR.
1) Inflasi IHK AS (Oktober) – 10/11 – Setelah ekonomi AS tumbuh 3,4% pada kuartal III, terlihat jelas bahwa tekanan harga bahan bakar yang tinggi belum memberikan dampak berlebihan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal serupa juga berlaku bagi pasar tenaga kerja. Meskipun terdapat kekhawatiran bahwa inflasi utama masih berpotensi meningkat lebih lanjut, angkanya tetap berada di bawah puncak 4,2% yang tercatat selama musim panas. Sejumlah indikator juga mulai menunjukkan bahwa lonjakan inflasi mungkin sudah lebih dekat ke fase akhir daripada awalnya. Dalam survei ISM pekan ini, komponen harga yang dibayarkan (prices paid) sektor manufaktur melambat menjadi 75,2 pada Oktober, sementara komponen serupa di sektor jasa juga turun menjadi 73. Pada September, inflasi IHK utama AS meningkat menjadi 3,7%, terutama didorong oleh harga energi, dengan harga bensin melonjak 34,2%. Tekanan kenaikan ini diprakirakan berlanjut pada Oktober. Namun, jika penurunan harga minyak dalam beberapa hari terakhir bertahan, inflasi utama mungkin telah mencapai puncaknya. Meski demikian, dampak tertunda dari kenaikan harga produsen (PPI), yang meningkat 6,3% pada September, masih berpotensi berlanjut hingga tahun depan.
2) PDB Inggris Kuartal III – 12/11 – Setelah ekonomi Inggris mencatatkan kinerja yang solid sepanjang semester pertama, ekspektasi bahwa pertumbuhan serupa akan berlanjut pada paruh kedua tahun ini relatif rendah. Pandangan tersebut belum berubah meskipun terdapat indikasi awal bahwa kuartal III dimulai dengan cukup positif. Setelah pertumbuhan ekonomi Inggris sedikit melambat menjadi 0,5% pada kuartal II, data PDB bulanan terbaru menunjukkan awal yang kuat pada kuartal III, dengan ekspansi sebesar 0,4% pada Juli. Namun, pertumbuhan melambat tajam menjadi 0,1% pada Agustus, dengan data menunjukkan laju ekspansi yang relatif stabil sepanjang bulan tersebut. Pertumbuhan Agustus ditopang oleh kenaikan produksi sebesar 0,8%, sementara sektor jasa tidak mencatatkan pertumbuhan dan konstruksi menyusut 0,2%. Dalam periode bergulir tiga bulan, ekonomi tumbuh 0,7%. Pembangunan rumah oleh sektor swasta turun 3,2%, sedangkan sektor konstruksi mengalami kontraksi 1,8% secara tahunan. Di sisi positif, sektor perangkat lunak dan jasa hukum menunjukkan kinerja yang kuat, yang berpotensi berlanjut dalam data September. Kedua sektor tersebut dapat membantu menopang ekonomi Inggris pada kuartal III dan mendorong pertumbuhan ke kisaran 0,2%.
3) PDB Uni Eropa Kuartal III – 13/11 – Ekonomi Prancis kemungkinan menjadi faktor utama yang membebani pertumbuhan PDB Uni Eropa pada kuartal III, mengingat gejolak yang melanda negara tersebut sepanjang September. Data awal terbaru menunjukkan ekonomi Prancis mengalami kontraksi 0,1%, sementara ekonomi Jerman tumbuh 0,2%. Pendorong utama pertumbuhan kembali diprakirakan berasal dari Spanyol, yang mencatatkan pertumbuhan PDB awal sebesar 0,6%, serta Italia sebesar 0,4%. Perbaikan kinerja ekonomi tersebut, dengan pengecualian Prancis, mengindikasikan bahwa data PDB Uni Eropa kuartal III yang dirilis pekan ini berpotensi menyamai ekspansi 0,4% pada kuartal II.
4) Vodafone Semester I 2027 – 10/11 – Ketika Vodafone merilis laporan kinerja setahun penuh pada Mei lalu, harga sahamnya terus merosot selama dua bulan berikutnya, menjauh dari level tertinggi empat tahun sebelum akhirnya menemukan pijakan di level terendah tujuh bulan pada Juli. Penurunan tersebut terjadi meskipun hasil keuangan perusahaan melampaui ekspektasi, dengan total pendapatan meningkat 8% menjadi €40,5 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan pendapatan layanan sebesar 8,8% menjadi €33,5 miliar, atau 5,4% secara organik, yang mendapat kontribusi besar dari proses integrasi Three yang masih berlangsung serta ekspansi bisnis di Afrika. Hampir seluruh wilayah mencatatkan pertumbuhan, kecuali bisnis di Jerman yang mengalami penurunan pendapatan layanan organik sebesar 0,2%. Vodafone Business juga tumbuh 2,2% pada 2026, atau 3,2% secara organik. Laba operasional mencapai €2,8 miliar, membaik secara signifikan dibandingkan kerugian €400 juta setahun sebelumnya, sementara EBITDA tercatat sebesar €11,4 miliar. Raksasa telekomunikasi tersebut juga berhasil kembali membukukan laba sebesar €59 juta pada 2026, berbalik dari kerugian besar €3,7 miliar pada tahun sebelumnya yang dipicu oleh beban penurunan nilai aset sebesar €4,5 miliar terkait bisnisnya di Jerman yang tengah menghadapi tekanan. Pemulihan tajam harga saham pada Juli didorong oleh pengumuman bahwa Vega, perusahaan akuisisi milik keluarga Niel, akan membeli seluruh kepemilikan saham Emirates Telecoms Group sebesar 16,2% senilai £4,4 miliar secara tunai. Langkah tersebut diharapkan dapat menghadirkan keahlian Vega di sektor telekomunikasi untuk meningkatkan potensi pertumbuhan Vodafone. Sejak saat itu, harga saham perusahaan bergerak dalam tren kenaikan bertahap. Pada akhir Juli, Vodafone melaporkan awal tahun fiskal yang kuat, dengan pendapatan layanan organik meningkat 5,2%, termasuk perbaikan pendapatan ritel di Jerman serta momentum pertumbuhan yang solid di Inggris, tempat total pendapatan naik 9,7% menjadi €10,3 miliar. Untuk 2027, Vodafone juga menaikkan kisaran proyeksi EBITDA yang disesuaikan menjadi €13 miliar hingga €13,3 miliar, serta arus kas bebas yang disesuaikan menjadi €2,6 miliar hingga €2,9 miliar.
5) B&M European Retail Semester I 2027 – 11/11 – Selama beberapa waktu, saham B&M European Value Retail kesulitan melepaskan diri dari kekhawatiran terkait tata kelola perusahaan akibat kesalahan dalam laporan keuangan yang diungkapkan menjelang akhir tahun lalu. Persoalan tersebut membuat sahamnya diperdagangkan di sekitar rekor terendah selama kurang lebih enam bulan. Sebagai peritel berharga terjangkau, B&M seharusnya mampu mencatatkan kinerja saham yang lebih baik dalam kondisi ekonomi saat ini. Namun, sejak mencapai puncaknya pada 2023, harga saham perusahaan terus bergerak dalam tren penurunan. Kondisi tersebut kini tampaknya mulai berubah, dengan saham B&M melonjak hampir 100% dari level terendah yang tercatat pada Maret tahun ini. Ketika perusahaan merilis laporan keuangan pada Juni, momentum bisnis mulai menunjukkan perubahan signifikan, didukung oleh kenaikan pendapatan grup sebesar 3,6% menjadi £5,77 miliar. Laba sebelum pajak grup merosot 47,3% menjadi £227 juta, sementara arus kas bebas meningkat 3% menjadi £321 juta. EBITDA, indikator yang sebelumnya memicu aksi jual besar-besaran pada akhir tahun lalu, tercatat sebesar £459 juta, tepat di tengah kisaran proyeksi £440 juta hingga £475 juta yang ditetapkan pada awal tahun. Dari sisi masing-masing bisnis, pertumbuhan pendapatan B&M Inggris melambat menjadi 2,9%, sementara bisnis di Prancis mencatatkan peningkatan terbesar, dengan pertumbuhan melonjak dari 7,8% menjadi 13,4%. Namun, angka tersebut sedikit memberikan gambaran yang terlalu positif, mengingat kontribusi pendapatan Prancis hanya sebesar £616 juta terhadap total pendapatan grup. B&M menyebut inflasi biaya yang lebih tinggi dan penurunan margin sebagai penyebab melambatnya pertumbuhan laba. Untuk 2027, perusahaan menyatakan akan menggunakan laba sebelum pajak yang disesuaikan sebagai dasar panduan kinerja, menggantikan EBITDA. Mengenai prospek, manajemen menyampaikan bahwa bisnis di Inggris mengawali tahun dengan pertumbuhan yang lebih lambat, meskipun kondisi cuaca yang lebih baik pada Mei memberikan dorongan positif. Pada Juli, B&M melaporkan kenaikan pendapatan grup sebesar 2% menjadi £1,43 miliar pada kuartal pertama, didorong oleh pertumbuhan B&M Prancis sebesar 14,3% yang membawa pendapatannya menjadi £156 juta. Penjualan toko sebanding (like-for-like/LFL) meningkat 5,3%. Di Inggris, pendapatan B&M naik 0,3% menjadi £1,13 miliar, meskipun penjualan LFL turun 2,3%. Menjelang kuartal kedua dan akhir semester pertama, bisnis B&M di Prancis kemungkinan turut terdampak oleh gejolak yang terjadi di negara tersebut, meskipun kontribusinya terhadap total pendapatan grup relatif lebih kecil.
6) Rolls-Royce Kuartal III 2026 – 12/11 – Rolls-Royce membukukan kinerja yang sangat kuat ketika melaporkan hasil semester pertama, mendorong harga sahamnya mencapai rekor tertinggi baru dalam beberapa hari setelah pengumuman tersebut, meskipun sejak itu sahamnya mengalami sedikit koreksi. Laba operasional dasar (underlying operating profit) melonjak 46% menjadi £2,5 miliar, sementara margin operasional meningkat dari 19,1% menjadi 22,5%. Laba sebelum pajak naik menjadi £2,5 miliar, dibandingkan £1,69 miliar pada semester pertama tahun lalu. Arus kas bebas meningkat menjadi £1,96 miliar. Perusahaan juga menaikkan proyeksi kinerja setahun penuh, dengan laba operasional dasar diprakirakan mencapai £4,7 miliar hingga £4,9 miliar dan arus kas bebas hingga £4 miliar. Pendapatan semester pertama tumbuh 26% menjadi £11,28 miliar. Margin bisnis penerbangan sipil meningkat menjadi 25,3%, turut mendorong kenaikan pendapatan sebesar 29% menjadi £6,18 miliar. Jam terbang mesin besar (large engine flying hours/EFH) terus membaik, mencapai 113% dari level 2019 dan meningkat 4%, sementara permintaan mesin jet baru turut memperbesar portofolio pesanan perusahaan. Divisi Defence dan Power Systems juga mencatatkan perbaikan kinerja, dengan pendapatan masing-masing meningkat 17% dan 28%, disertai penguatan margin yang solid. Bisnis Power Systems turut diuntungkan oleh tingginya permintaan sistem penyimpanan energi berbasis baterai untuk mendukung stabilitas jaringan listrik dan integrasi energi terbarukan. Perusahaan juga memperoleh pesanan tiga reaktor modular kecil (small modular reactors/SMR) dari Swedia. Rolls-Royce mengumumkan dividen interim sebesar 6 pence per saham, sementara program pembelian kembali saham yang berlangsung selama beberapa tahun akan terus dilanjutkan. Meskipun harga sahamnya melemah dari rekor tertinggi yang dicapai pada Agustus, turun dari 1.585 pence hingga menyentuh 1.158 pence pada Oktober, prospeknya tetap terlihat positif. Dalam anggaran terbaru, perusahaan memperoleh investasi sebesar £2,5 miliar dari pemerintah Inggris untuk memimpin pengembangan mesin hemat bahan bakar bagi pesawat berbadan sempit dengan satu lorong (single-aisle narrow-body aircraft). Kesepakatan tersebut akan melindungi 3.300 lapangan kerja di Inggris serta mendukung berbagai mitra rantai pasokan selama periode 10 tahun.
7) Burberry Semester I 2027 – 12/11 – Ketika Burberry melaporkan kinerjanya pada Juli, harga sahamnya langsung merosot meskipun perusahaan membukukan kenaikan pendapatan ritel sebesar 5% menjadi £455 juta. Walaupun sahamnya kemudian pulih dalam beberapa hari berikutnya, pergerakan harga sejak saat itu relatif lesu. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh peningkatan penjualan sebanding (comparable sales) sebesar 12% di Amerika dan 9% di wilayah Tiongkok Raya. Kawasan Asia Pasifik juga mencatatkan pertumbuhan 3%, sementara Eropa, Timur Tengah, India, dan Afrika (EMEIA) mengalami penurunan 3%, dengan konflik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor penghambat. Perusahaan ritel tersebut juga menaikkan proyeksi pendapatan grosir untuk semester pertama, dengan prakiraan pertumbuhan di kisaran persentase satu digit tinggi, dari sebelumnya satu digit menengah. Burberry juga menyatakan akan membukukan biaya restrukturisasi sebesar £5 juta pada 2027, dengan penghematan biaya tahunan diprakirakan mencapai £100 juta pada akhir tahun fiskal.
8) Cisco Systems Kuartal I 2027 – 12/11 – Saham Cisco Systems sempat melonjak ke rekor tertinggi baru setelah perusahaan melaporkan kinerja kuartal keempat yang tidak hanya melampaui prakiraan, tetapi juga disertai peningkatan proyeksi kinerja kuartal pertama di atas konsensus pasar. Sejak saat itu, harga sahamnya cenderung bergerak mendatar di tengah kekhawatiran mengenai keberlanjutan lonjakan belanja terkait AI. Pendapatan kuartal keempat sebesar US$17,3 miliar meningkat 18% dibandingkan periode yang sama pada 2025, sementara laba bersih naik 23% menjadi US$4,9 miliar. Pesanan produk jaringan meningkat 40% secara tahunan, dengan pesanan baru senilai US$4 miliar pada kuartal keempat, sehingga total pesanan sepanjang tahun fiskal 2026 mencapai US$9,3 miliar. Untuk kuartal pertama 2027, pendapatan diprakirakan meningkat menjadi US$18 miliar hingga US$18,2 miliar, dengan laba per saham sebesar US$1,33. Pendapatan setahun penuh diproyeksikan naik dari US$63,3 miliar pada 2026 menjadi kisaran US$72,2 miliar hingga US$73,4 miliar, sementara laba per saham (EPS) tahunan diprakirakan mencapai US$5,08, dengan kisaran deviasi ±3 sen.
Catatan: Semua informasi pada halaman ini dapat berubah. Penggunaan situs web ini merupakan penerimaan atas persetujuan pengguna kami. Silakan baca kebijakan privasi dan penafian hukum kami. Pendapat yang dikemukakan di FXStreet-id.com adalah milik masing-masing penulis dan tidak selalu mewakili pendapat FXStreet-id.com atau manajemennya. Pengungkapan Risiko: Perdagangan valuta asing dengan margin memiliki tingkat risiko yang tinggi, dan mungkin tidak semua investor cocok. Tingkat leverage yang tinggi dapat merugikan Anda dan juga menguntungkan Anda. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam valuta asing, Anda harus mempertimbangkan dengan cermat tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Ada kemungkinan bahwa Anda dapat mengalami kehilangan sebagian atau seluruh investasi awal Anda dan oleh karena itu Anda tidak boleh menginvestasikan uang di mana Anda tidak mampu menanggung kehilangannya. Anda harus mengetahui semua risiko yang terkait dengan perdagangan valuta asing, dan mencari nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
Analisa Terkini
Pilihan Editor
Emas Kian Melemah di Bawah US$4.050 akibat USD yang Menguat; Tunggu NFP AS untuk Dorongan Baru
Valas Hari Ini: Dolar AS Kumpulkan Momentum Pemulihan Menjelang Data Ketenagakerjaan Penting
Risk-Off Membuat Seluruh Fokus Tertuju pada Laporan Ketenagakerjaan AS
Zcash Menentang Sell-Off Pasar Kripto saat Upgrade NU7 Memicu Harapan Penembusan
Valas Hari Ini: Dolar AS Kumpulkan Momentum Pemulihan Menjelang Data Ketenagakerjaan Penting
Dolar AS (USD) menguat terhadap mata uang lainnya pada awal perdagangan hari Jumat, dengan Indeks USD naik menuju 102,00 setelah ditutup sedikit lebih tinggi pada hari Kamis. Kalender ekonomi Eropa akan menampilkan data Penjualan Ritel untuk bulan September.