Analis Commerzbank Michael Pfister menelaah intervensi gabungan AS–Jepang baru-baru ini untuk mendukung Yen Jepang. Ia mencatat adanya konfirmasi bahwa otoritas AS membantu Jepang dan bahwa langkah lebih lanjut masih mungkin dilakukan, tetapi dibatasi oleh aturan IMF. Pfister berpendapat bahwa Yen sangat undervalued, mengulas motif yang terkait dengan Treasury AS dan JGB, serta memperingatkan pasar untuk bersiap menghadapi intervensi tambahan.
Tindakan AS–Jepang dan Valuasi Yen
"Pagi ini, akhirnya tiba konfirmasi resmi bahwa AS telah membantu Jepang dalam intervensinya untuk memperkuat yen untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun, sesuatu yang setidaknya sudah jelas sejak hari Jumat. Para pejabat menegaskan bahwa mereka siap melakukan intervensi lebih lanjut, meskipun intervensi pada hari Kamis saja diprakirakan merupakan intervensi satu hari terbesar hingga saat ini."
"Yen telah dinilai terlalu rendah secara signifikan selama bertahun-tahun. Menurut paritas daya beli OECD, saat ini nilainya lebih dari 60% undervalued terhadap dolar AS. Sebagai perbandingan, euro undervalued sekitar 29%."
"Saya menduga bahwa AS lebih khawatir Treasury AS mungkin akan dijual. Jepang bisa saja menjualnya untuk menopang yen dengan dolar AS yang diterima, yang sejalan dengan laporan bahwa Jepang mungkin akan lebih banyak memanfaatkan fasilitas repo The Fed (yaitu menempatkan UST di sana sebagai agunan sebagai imbalan atas uang tunai)."
"Namun, jika Jepang kembali melakukan intervensi dalam beberapa hari mendatang, Kementerian Keuangan pada dasarnya akan telah menghabiskan semua opsinya hingga November untuk mempertahankan status tersebut."
"Hingga saat itu, para pelaku pasar sebaiknya bersiap menghadapi kemungkinan intervensi pada sesi perdagangan hari ini nanti."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Ketahui lebih lanjut.)
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Bertahan di Atas US$4.050 di Tengah Berkurangnya Taruhan Kenaikan Suku Bunga The Fed
USD/IDR: Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.980, Dolar Lemah dan Data Indonesia Menopang
Sepekan ke Depan: Risiko Kembali, saat Kita Menunggu Payrolls
Bitcoin: Pembeli Bertahan pada Garis Pertahanan
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Senin, 3 Agustus
Suasana pasar membaik pada awal minggu baru karena Amerika Serikat dan Iran menghidupkan kembali upaya untuk solusi diplomatik atas konflik tersebut. Pada paruh kedua hari ini, data Indeks Manajer Pembelian Manufaktur Institute for Supply Management untuk bulan Juli akan ditampilkan dalam kalender ekonomi AS.