Michael Wan dari MUFG mencatat kinerja Rupee India (INR) yang kuat didorong oleh masuknya Dolar AS (USD) yang lebih besar dari prakiraan dari langkah-langkah FCNR(B) Bank Sentral India (RBI), yang sekarang melebihi US$130 miliar. Wan masih memprakirakan USD/INR akan cenderung naik dari waktu ke waktu tetapi berpendapat bahwa langkah-langkah valuta asing RBI telah mengurangi risiko depresiasi ekor kiri. MUFG juga melihat ruang untuk suku bunga India yang lebih tinggi mengingat kondisi makro yang kuat dan memprakirakan kenaikan suku bunga RBI sebesar 50 bp mulai Desember.

Dukungan Rupee dan Prospek Suku Bunga

"Secara khusus, kami melihat outperformance yang kuat pada Rupee India, didorong oleh arus masuk Dolar yang jauh lebih tinggi dari perkiraan dari langkah Valas FCNR(B) RBI, yang mencapai di atas US$130 Miliar secara total per 31 Agustus."

"Pesan utama kami kepada klien adalah bahwa kami masih berpikir USD/INR seharusnya cenderung lebih tinggi seiring waktu, tetapi langkah Valas RBI telah memberi otoritas daya tembak dan amunisi yang berarti, dan dengan demikian kami terus berpikir bahwa risiko left tail dari depresiasi tajam INR telah dihilangkan."

"Namun, dari perspektif suku bunga kami agak kurang berhati-hati, dan kami berpikir bahwa penetapan harga tambahan di pasar dapat bergeser ke arah suku bunga yang bergerak lebih tinggi, mengingat dinamika makro yang lebih luas berupa pertumbuhan kredit dan PDB yang kuat, kebijakan fiskal yang mendukung, serta interaksi dengan kondisi cuaca yang merugikan."

"Kami terus melihat RBI menaikkan suku bunga sebesar 50 bp mulai dari pertemuan Desember."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Bertahan di Atas US$4.450 dalam Kisaran Jelang NFP AS dan Petunjuk Suku Bunga The Fed

Emas Bertahan di Atas US$4.450 dalam Kisaran Jelang NFP AS dan Petunjuk Suku Bunga The Fed

Emas (XAU/USD) melanjutkan pergerakan harga sideways dan diperdagangkan di atas level US$4.450 sepanjang paruh pertama sesi Eropa pada hari Jumat. Namun, komoditas ini tetap dekat dengan tertinggi mingguan yang disentuh pada hari Kamis, karena para pedagang menunggu rilis perincian ketenagakerjaan bulanan AS yang diawasi ketat.
USD/IDR: Rupiah Lanjutkan Penguatan ke Rp17.630 setelah Waller Tekan Dolar, Fokus Beralih ke NFP AS

USD/IDR: Rupiah Lanjutkan Penguatan ke Rp17.630 setelah Waller Tekan Dolar, Fokus Beralih ke NFP AS

Rupiah Indonesia (IDR) melanjutkan penguatan terhadap Dolar AS (USD) pada perdagangan Jumat, dengan pasangan mata uang USD/IDR ditutup di Rp17.630, turun 20 poin dari Rp17.650 pada Kamis. Kurs referensi JISDOR Bank Indonesia (BI) menguat lebih besar ke Rp17.636 dari Rp17.689.
Laporan Ketenagakerjaan AS Bulan Agustus Menjadi Sorotan Utama

Laporan Ketenagakerjaan AS Bulan Agustus Menjadi Sorotan Utama

Perhatian pasar hari ini diprakirakan akan tertuju pada laporan ketenagakerjaan AS untuk bulan Agustus. Rilis ini semakin menarik perhatian karena keputusan suku bunga The Fed semakin dekat. Saat ini, angka NFP diprakirakan akan pulih secara moderat dari penurunannya ke wilayah negatif pada bulan Juli, mencapai 56 ribu, sementara tingkat pengangguran diprakirakan tetap tidak berubah di 4,1%.
Boom pembelian kembali senilai $638 Juta di kripto mungkin tidak se-bullish seperti yang terlihat

Boom pembelian kembali senilai $638 Juta di kripto mungkin tidak se-bullish seperti yang terlihat

Protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) dilaporkan menghabiskan $638 juta untuk membeli kembali token native mereka pada bulan Agustus, naik 17% dari setahun sebelumnya. Secara sekilas, tren buyback ini menunjukkan bahwa industri mata uang kripto (cryptocurrency) berkembang pesat, mengadopsi salah satu alat tertua Wall Street untuk menopang valuasi dan mendistribusikan pendapatan. Namun, judul utama menjadi kurang mengesankan setelah angka tersebut dibuka.
Bagaimana NFP Agustus akan memengaruhi penetapan harga pasar atas keputusan The Fed September?

Bagaimana NFP Agustus akan memengaruhi penetapan harga pasar atas keputusan The Fed September?

Para investor memprakirakan NFP akan naik 58 Ribu pada bulan Agustus menyusul angka tak terduga Juli sebesar -23 Ribu. Para ahli kami akan menganalisis reaksi pasar terhadap peristiwa ini hari ini pada pukul 12:00 GMT (19:00 WIB).

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA