Bank of Japan (BoJ) menerbitkan Ringkasan Opini dari pertemuan kebijakan moneter bulan September pada tanggal 19 dan 20 September, dengan sejumlah temuan utama yang disebutkan di bawah ini.
Kutipan-Kutipan Utama
Perekonomian Jepang telah pulih secara moderat, dengan kenaikan harga yang stabil.
Aktivitas ekonomi dan harga-harga secara umum berada di jalur yang tepat, dengan pertumbuhan moderat yang diharapkan.
Kekhawatiran muncul terkait dampak ketidakpastian ekonomi AS terhadap Jepang, termasuk nilai tukar dan laba perusahaan.
Bank akan mempertahankan sikap akomodatifnya saat ini namun akan menyesuaikan diri jika kondisi ekonomi membaik.
Tidak ada rencana segera untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut, dengan menekankan pada stabilitas dan komunikasi yang hati-hati.
Reaksi Pasar
Menyusul Ringkasan Opini BoJ, pasangan mata uang USD/JPY naik 0,08% pada hari ini dan diperdagangkan pada 143,75, saat berita ini ditulis.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Pulih, kemungkinan akan Diuji di sekitar US$4.470
Emas (XAU/USD) diperdagangkan lebih tinggi pada hari Kamis, kembali ke level-level di atas US$4.400 setelah memantul dari terendah tiga minggu di dekat US$4.280 pada hari Rabu. Logam mulia ini mendapat dukungan dari melemahnya USD, saat data ketenagakerjaan ADP mengecewakan dan Presiden Federal Reserve (The Fed) New York, John Williams, meredam ekspektasi kenaikan suku bunga.
USD/IDR: Rupiah Naik ke Rp17.650 setelah ADP AS Lemah, Minyak Tetap Jadi Risiko, Fokus ke PMI Jasa ISM AS
Pertumbuhan, Inflasi, dan Pengangguran Diprakirakan akan Berkumpul di Sekitar Level Struktural
XRP Mempertahankan Support Utama, XLM Menanti Penembusan Saat Derivatif Menguat
Berikut yang perlu Anda ketahui pada Kamis, 3 September:
Yen Jepang terus menguat terhadap rival-rival utamanya pada sesi Eropa hari Kamis, melanjutkan rally impresif pada hari Rabu. Pada paruh kedua hari ini, kalender ekonomi AS akan menampilkan data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan dan laporan Indeks Manajer Pembelian Jasa Institute for Supply Management untuk bulan Agustus.