• PMI Jasa ISM AS diprakirakan sedikit membaik pada bulan Juli. 
  • Sektor jasa AS seharusnya tetap berada jauh di wilayah ekspansif.
  • Prakiraan pengetatan The Fed lebih lanjut tampaknya telah kehilangan daya tarik dalam beberapa hari terakhir.

Pada hari Rabu, kita akan mendapatkan informasi terbaru tentang sektor jasa AS ketika Institute for Supply Management (ISM) merilis indikator bulan Juli. Konsensus mengarah pada perbaikan marginal menjadi 54,5 dari 54 pada bulan Juni. Jika terkonfirmasi, data tersebut akan memperkuat ketahanan sektor ini dan memberikan dorongan moderat terhadap kepercayaan pada ekonomi yang lebih luas.

Pada bulan Juni, perincian dari rilis tersebut cukup menggembirakan: momentum perekrutan menguat, dengan Indeks Ketenagakerjaan ISM naik ke level tertinggi empat bulan di 51,2. Di sisi sebaliknya, pesanan baru kehilangan sedikit tenaga, melandai ke 55,1, yang mengisyaratkan bahwa permintaan mungkin sedang mendingin. Meski pertumbuhan tetap stabil, Indeks Harga yang Dibayar turun ke 67,7, mencerminkan momentum tekanan inflasi semakin melemah.

Apa yang bisa diprakirakan dari laporan PMI Jasa ISM?

Inflasi di AS masih berjalan lebih panas daripada target 2% Federal Reserve (The Fed), dan itu membuat para pengambil kebijakan gelisah, terutama di tengah krisis di Timur Tengah yang masih belum terselesaikan dan dengan dampak penuh tarif AS yang belum sepenuhnya merembes ke ekonomi.

Laporan Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) terbaru menegaskan poin ini. Inflasi inti, yang tidak memperhitungkan pangan dan energi, naik 3,3% dari tahun sebelumnya pada bulan Juni, turun dari 3,4% pada bulan Mei. PCE umum meningkat 3,7% selama dua belas bulan terakhir dari kenaikan tahunan 4,1% pada bulan Juni.

Dengan latar belakang tersebut, PMI Jasa ISM yang sesuai dengan ekspektasi kemungkinan tidak akan banyak menggerakkan Dolar AS (USD). Itu hanya akan mengonfirmasi gambaran ekonomi yang masih tangguh tetapi masih bergulat dengan tekanan harga yang kaku. Namun, angka yang lebih lemah dari prakiraan bisa mengguncang kepercayaan dan kemungkinan membuat para investor mengurangi kepemilikan USD mereka karena kekhawatiran bahwa pertumbuhan kehilangan momentum.

Kapan laporan Indeks Manajer Pembelian Jasa ISM akan dirilis, dan bagaimana dampaknya terhadap EUR/USD?

Institute for Supply Management (ISM) akan merilis Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) pada hari Rabu pukul 14:00 GMT (21:00 WIB).

Pablo Piovano, Analis Senior di FXStreet, mencatat bahwa tekanan jual yang kembali muncul bisa terlebih dahulu mendorong EUR/USD menguji ulang SMA 55-hari interim di 1,1491. Penembusan di bawah level ini bisa memicu pullback yang lebih dalam menuju dasar bulan Juli di 1,1386 (28 Juli).

Di sisi lain, jika pasangan mata uang ini kembali menguat, EUR/USD pada awalnya bisa mengunjungi kembali batas atas bulan Agustus di 1,1558 (3 Agustus), tepat di depan SMA 100-hari di 1,1567 dan puncak mingguan di 1,1622 (15 Juni), yang diikuti dengan erat oleh SMA 200-hari yang selalu relevan di 1,1628, ujar Piovano.

Secara keseluruhan, tambahnya, selama EUR/USD tetap berada di bawah SMA 200-hari, prospek bearish yang lebih luas seharusnya tetap utuh.

Pertanyaan Umum Seputar PDB

Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara mengukur laju pertumbuhan ekonominya selama periode waktu tertentu, biasanya satu kuartal. Angka yang paling dapat diandalkan adalah angka yang membandingkan PDB dengan kuartal sebelumnya, misalnya Kuartal 2 tahun 2023 versus Kuartal 1 tahun 2023, atau dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, misalnya Kuartal 2 tahun 2023 versus Kuartal 2 tahun 2022. Angka PDB triwulanan tahunan mengekstrapolasi laju pertumbuhan kuartal tersebut seolah-olah konstan untuk sisa tahun tersebut. Namun, hal ini dapat menyesatkan jika guncangan sementara memengaruhi pertumbuhan dalam satu kuartal tetapi tidak mungkin berlangsung sepanjang tahun – seperti yang terjadi pada kuartal pertama tahun 2020 saat merebaknya pandemi covid, ketika pertumbuhan anjlok.

Hasil PDB yang lebih tinggi umumnya positif bagi mata uang suatu negara karena mencerminkan pertumbuhan ekonomi, yang lebih mungkin menghasilkan barang dan jasa yang dapat diekspor, serta menarik lebih banyak investasi asing. Dengan alasan yang sama, ketika PDB turun, biasanya negatif bagi mata uang. Ketika ekonomi tumbuh, orang cenderung membelanjakan lebih banyak, yang menyebabkan inflasi. Bank sentral negara kemudian harus menaikkan suku bunga untuk memerangi inflasi dengan efek samping menarik lebih banyak arus masuk modal dari para investor global, sehingga membantu mata uang lokal terapresiasi.

Ketika ekonomi tumbuh dan PDB meningkat, orang cenderung membelanjakan lebih banyak yang menyebabkan inflasi. Bank sentral negara tersebut kemudian harus menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi. Suku bunga yang lebih tinggi bersifat negatif bagi Emas karena meningkatkan biaya peluang untuk menyimpan Emas dibandingkan menempatkan uang dalam rekening deposito tunai. Oleh karena itu, tingkat pertumbuhan PDB yang lebih tinggi biasanya merupakan faktor bearish bagi harga Emas.

Indikator Ekonomi

Harga Jasa Dibayar ISM

Harga Jasa Dibayar yang dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan kondisi bisnis di sektor non-manufaktur AS, dengan mempertimbangkan ekspektasi untuk produksi, pesanan baru, inventaris, lapangan kerja, dan pengiriman di masa depan. Ini adalah indikator yang signifikan dari keseluruhan kondisi ekonomi di AS. Harga Jasa Dibayar ISM yang mewakili sentimen bisnis terkait inflasi masa depan. Pembacaan yang tinggi positif untuk USD, sementara pembacaan yang rendah dipandang sebagai negatif.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Rab Agu 05, 2026 14.00

Frekuensi: Bulanan

Konsensus: -

Sebelumnya: 67.7

Sumber: Institute for Supply Management

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Pratinjau PMI Jasa ISM: Sektor Jasa AS Diprakirakan Mengalami Percepatan pada Bulan Juli

Pratinjau PMI Jasa ISM: Sektor Jasa AS Diprakirakan Mengalami Percepatan pada Bulan Juli

Pada hari Rabu, kita akan mendapatkan informasi terbaru tentang sektor jasa AS ketika Institute for Supply Management (ISM) merilis indikator bulan Juli. Konsensus mengarah pada perbaikan marginal menjadi 54,5 dari 54 pada bulan Juni. Jika terkonfirmasi, data tersebut akan memperkuat ketahanan sektor ini dan memberikan dorongan moderat terhadap kepercayaan pada ekonomi yang lebih luas.
USD/IDR: Rupiah Menguat ke Rp17.925 setelah PDB Kuartal II Lampaui Prakiraan

USD/IDR: Rupiah Menguat ke Rp17.925 setelah PDB Kuartal II Lampaui Prakiraan

Rupiah Indonesia (IDR) membukukan penguatan terbesar dalam tiga sesi terakhir pada perdagangan Rabu, ditutup naik 90 poin atau 0,50% ke Rp17.925 per Dolar AS (USD) dari Rp18.015 sehari sebelumnya. Kurs referensi JISDOR Bank Indonesia turut turun 100 poin menjadi Rp17.937 dari Rp18.037 pada Selasa.
ADP Menjadi Fokus Menjelang Laporan Lapangan Pekerjaan pada Jumat

ADP Menjadi Fokus Menjelang Laporan Lapangan Pekerjaan pada Jumat

Di AS, fokus akan tertuju pada laporan ketenagakerjaan sektor swasta ADP bulan Juli, karena ini akan memberikan pasar gambaran awal tentang apa yang diharapkan dari Laporan Lapangan Pekerjaan yang akan datang pada hari Jumat. Perkiraan mingguan ADP menunjukkan perlambatan pertumbuhan lapangan kerja sejak Juni.
Emas Mencapai Level Tertinggi Baru dalam Dua Minggu, Incar US$4.150 karena Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Memudar

Emas Mencapai Level Tertinggi Baru dalam Dua Minggu, Incar US$4.150 karena Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Memudar

Emas (XAU/USD) memperoleh momentum lanjutan yang kuat dua hari berturut-turut dan melonjak ke level tertinggi hampir dua minggu, di sekitar area US$4.141 selama sesi Asia pada hari Rabu.


Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 5 Agustus

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 5 Agustus

Arus risiko mendominasi pasar keuangan pada awal hari Rabu seiring para investor menjadi optimis terhadap solusi diplomatik untuk konflik di Timur Tengah. Pada paruh kedua hari ini, data ketenagakerjaan sektor swasta dan laporan Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Jasa dari Institute for Supply Management untuk bulan Juli akan ditampilkan dalam kalender ekonomi AS.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA