- Pertumbuhan PDB AS untuk kuartal ketiga direvisi menjadi 4,4%.
- Indeks USD tetap berada di wilayah negatif di bawah 99,00.
Produk Domestik Bruto riil Amerika Serikat (AS) ekspansi pada tingkat tahunan 4,4% di kuartal ketiga tahun 2025, Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) melaporkan pada hari Kamis dalam estimasi keduanya. Angka ini lebih tinggi dari estimasi pertama dan ekspektasi pasar sebesar 4,3%
"PDB riil direvisi naik 0,1 poin persentase dari estimasi awal, yang terutama mencerminkan revisi naik pada ekspor dan investasi yang sebagian diimbangi oleh revisi turun pada belanja konsumen. Impor direvisi naik", jelas BEA dalam siaran persnya.
Reaksi Pasar
Laporan ini gagal memicu reaksi pasar yang nyata. Pada saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS turun 0,15% hari ini di 98,65.
Pertanyaan Umum Seputar PDB
Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara mengukur laju pertumbuhan ekonominya selama periode waktu tertentu, biasanya satu kuartal. Angka yang paling dapat diandalkan adalah angka yang membandingkan PDB dengan kuartal sebelumnya, misalnya Kuartal 2 tahun 2023 versus Kuartal 1 tahun 2023, atau dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, misalnya Kuartal 2 tahun 2023 versus Kuartal 2 tahun 2022. Angka PDB triwulanan tahunan mengekstrapolasi laju pertumbuhan kuartal tersebut seolah-olah konstan untuk sisa tahun tersebut. Namun, hal ini dapat menyesatkan jika guncangan sementara memengaruhi pertumbuhan dalam satu kuartal tetapi tidak mungkin berlangsung sepanjang tahun – seperti yang terjadi pada kuartal pertama tahun 2020 saat merebaknya pandemi covid, ketika pertumbuhan anjlok.
Hasil PDB yang lebih tinggi umumnya positif bagi mata uang suatu negara karena mencerminkan pertumbuhan ekonomi, yang lebih mungkin menghasilkan barang dan jasa yang dapat diekspor, serta menarik lebih banyak investasi asing. Dengan alasan yang sama, ketika PDB turun, biasanya negatif bagi mata uang. Ketika ekonomi tumbuh, orang cenderung membelanjakan lebih banyak, yang menyebabkan inflasi. Bank sentral negara kemudian harus menaikkan suku bunga untuk memerangi inflasi dengan efek samping menarik lebih banyak arus masuk modal dari para investor global, sehingga membantu mata uang lokal terapresiasi.
Ketika ekonomi tumbuh dan PDB meningkat, orang cenderung membelanjakan lebih banyak yang menyebabkan inflasi. Bank sentral negara tersebut kemudian harus menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi. Suku bunga yang lebih tinggi bersifat negatif bagi Emas karena meningkatkan biaya peluang untuk menyimpan Emas dibandingkan menempatkan uang dalam rekening deposito tunai. Oleh karena itu, tingkat pertumbuhan PDB yang lebih tinggi biasanya merupakan faktor bearish bagi harga Emas.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Bertahan Kuat di Atas $4.800 karena Pedagang Menunggu Data PCE AS yang Tertunda
Emas (XAU/USD) memangkas pelemahan dalam perdagangan harian pada hari Kamis saat para pedagang melakukan reposisi menjelang rilis data ekonomi AS yang padat yang akan dirilis nanti di sesi Amerika.
Emas Stabil di Atas $4.800 karena Pedagang Menunggu Data Ekonomi Utama AS
Emas (XAU/USD) memangkas pelemahan dalam perdagangan harian pada hari Kamis saat para pedagang melakukan reposisi menjelang rilis data ekonomi AS yang padat yang akan dirilis kemudian di sesi Amerika.
Prakiraan Harga EUR/USD: Trump Mematikan Saklar Tarif
Dolar AS (USD) mengurangi pelemahan pada hari Rabu, saat Amerika Serikat (AS) mencapai kerangka kesepakatan dengan Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO) mengenai Greenland.
Kripto Hari ini: Bitcoin, Ethereum, XRP Membukukan Kenaikan Moderat saat Tekanan Jual ETF Meningkat
Bitcoin naik sedikit di atas $90.000, tetapi tekanan jual ETF yang intens terus membebani aset tersebut. Ethereum diperdagangkan di sekitar $3.000 di tengah volatilitas pasar kripto yang lebih luas dan minat institusional yang menurun. XRP naik untuk hari kedua berturut-turut meskipun permintaan ritel yang lesu.
Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 22 Januari:
Suasana pasar membaik pada semester kedua minggu ini seiring meredanya ketegangan antara AS dan UE. Di sesi Amerika, Biro Analisis Ekonomi AS akan menerbitkan revisi data PDB kuartal ketiga dan merilis angka Indeks Harga PCE untuk bulan Oktober dan November. Selain itu, para investor akan memperhatikan data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan.