Deputi Gubernur Bank of England (BoE) Sarah Breeden mengatakan selama sesi perdagangan Eropa pada hari Kamis bahwa inflasi di Inggris Raya (UK) akan berada di target 2% bank sentral jika perang di Timur Tengah tidak terjadi.
Pernyataan Lainnya
Guncangan perang Iran lebih kecil kemungkinannya untuk menjadi melekat dan memicu dinamika inflasi yang mungkin perlu kami lawan.
BoE berada ‘dalam posisi yang baik’ untuk memantau apa yang terjadi.
Reaksi Pasar
Pound Inggris (GBP) tampaknya tidak bereaksi terhadap komentar Breeden dari BoE. Pada saat berita ini ditulis, GBP/USD diperdagangkan 0,12% lebih rendah mendekati 1,3520 karena Dolar AS (USD) telah rebound.
Deputi Gubernur BoE Breeden Meremehkan Risiko Inflasi dari Guncangan Perang Iran
Skor FXS Speechtracker sebesar 3,2/10, di bawah rata-rata historis pembicara sebesar 4,1/10, menandakan bias yang sedikit dovish karena Breeden berpendapat bahwa guncangan perang Iran lebih kecil kemungkinannya untuk menjadi melekat dalam dinamika inflasi. Pernyataan bahwa, tanpa perang, inflasi sudah akan berada di target 2% memperkuat pandangan bahwa BANK OF ENGLAND dapat bersikap kurang agresif dalam melawan tekanan harga, yang secara moderat negatif bagi Pound terhadap Dolar dan Euro.
Dengan menekankan bahwa BoE berada "dalam posisi yang baik" untuk memantau leverage yang mendukung valuasi AI, Breeden mengakui risiko stabilitas keuangan tanpa mengaitkannya dengan seruan untuk kebijakan yang lebih ketat. Secara keseluruhan, pidato ini melembutkan persepsi kebutuhan akan kenaikan suku bunga tambahan, menunjukkan bias suku bunga lebih rendah untuk lebih lama yang dapat membatasi kenaikan Pound sambil menjaga sensitivitas tetap tinggi terhadap data inflasi yang akan datang.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Penjual Emas Tetap Dominan saat Ketegangan Iran Picu Inflasi dan Taruhan Kenaikan The Fed
USD/IDR: Rupiah Menguat hingga di Bawah Rp18.000 per Dolar AS, Pasar Tunggu Penjualan Ritel AS
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 16 Juli
Pasangan mata uang utama tetap relatif tenang pada sesi Eropa hari Kamis karena Dolar AS menemukan pijakannya setelah aksi jual selama dua hari. Pada paruh kedua hari ini, data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan dan Penjualan Ritel Juni akan ditampilkan dalam kalender ekonomi AS.