- PDB AS menyusut pada tingkat tahunan sebesar 0,5% di Kuartal 1.
- Indeks USD tetap berada di zona merah di bawah 97,50.
Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat menyusut pada tingkat tahunan sebesar 0,5% di kuartal pertama, Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) mengumumkan pada hari Kamis. Pembacaan ini lebih buruk dari estimasi sebelumnya dan ekspektasi pasar sebesar -0,2%.
"Penurunan PDB riil di kuartal pertama terutama mencerminkan peningkatan impor, yang merupakan pengurangan dalam perhitungan PDB, dan penurunan belanja pemerintah. Pergerakan ini sebagian diimbangi oleh peningkatan investasi dan belanja konsumen," jelas BEA dalam siaran persnya dan melanjutkan:
"PDB riil direvisi turun 0,3 poin persentase dari estimasi kedua, yang terutama mencerminkan revisi ke bawah pada belanja konsumen dan ekspor yang sebagian diimbangi oleh revisi ke bawah pada impor."
Reaksi Pasar
Indeks Dolar AS (USD) tetap di bawah tekanan bearish di sesi Amerika pada hari Kamis dan terakhir terlihat turun 0,45% hari ini di 97,25.
Pertanyaan Umum Seputar PDB
Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara mengukur laju pertumbuhan ekonominya selama periode waktu tertentu, biasanya satu kuartal. Angka yang paling dapat diandalkan adalah angka yang membandingkan PDB dengan kuartal sebelumnya, misalnya Kuartal 2 tahun 2023 versus Kuartal 1 tahun 2023, atau dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, misalnya Kuartal 2 tahun 2023 versus Kuartal 2 tahun 2022. Angka PDB triwulanan tahunan mengekstrapolasi laju pertumbuhan kuartal tersebut seolah-olah konstan untuk sisa tahun tersebut. Namun, hal ini dapat menyesatkan jika guncangan sementara memengaruhi pertumbuhan dalam satu kuartal tetapi tidak mungkin berlangsung sepanjang tahun – seperti yang terjadi pada kuartal pertama tahun 2020 saat merebaknya pandemi covid, ketika pertumbuhan anjlok.
Hasil PDB yang lebih tinggi umumnya positif bagi mata uang suatu negara karena mencerminkan pertumbuhan ekonomi, yang lebih mungkin menghasilkan barang dan jasa yang dapat diekspor, serta menarik lebih banyak investasi asing. Dengan alasan yang sama, ketika PDB turun, biasanya negatif bagi mata uang. Ketika ekonomi tumbuh, orang cenderung membelanjakan lebih banyak, yang menyebabkan inflasi. Bank sentral negara kemudian harus menaikkan suku bunga untuk memerangi inflasi dengan efek samping menarik lebih banyak arus masuk modal dari para investor global, sehingga membantu mata uang lokal terapresiasi.
Ketika ekonomi tumbuh dan PDB meningkat, orang cenderung membelanjakan lebih banyak yang menyebabkan inflasi. Bank sentral negara tersebut kemudian harus menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi. Suku bunga yang lebih tinggi bersifat negatif bagi Emas karena meningkatkan biaya peluang untuk menyimpan Emas dibandingkan menempatkan uang dalam rekening deposito tunai. Oleh karena itu, tingkat pertumbuhan PDB yang lebih tinggi biasanya merupakan faktor bearish bagi harga Emas.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
EUR/USD Turun Menuju 1,1500 di Tengah Permintaan USD
EUR/USD bergerak turun menuju 1,1500 di sesi Eropa pada hari Kamis, tertekan oleh pemulihan moderat Dolar AS. Pasar tetap waspada terhadap prospek kesepakatan damai AS-Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz, menjaga Dolar AS sebagai aset safe-haven tetap didukung. Fokus kini tertuju pada data Klaim Tunjangan Pengangguran AS, menyusul laporan Penjualan Ritel Zona Euro yang lemah.
GBP/USD tetap defensif di dekat 1,3450 di tengah ketidakpastian Timur Tengah
GBP/USD bergerak turun mendekati 1,3460 di perdagangan sesi Eropa pada hari Kamis. Retorika yang bertentangan dari pejabat AS dan Iran mengenai potensi kesepakatan memicu kekhawatiran pasar, memungkinkan Dolar AS menarik permintaan safe haven. Yang menjadi perhatian berikutnya untuk mata uang utama ini adalah laporan Klaim Tunjangan Pengangguran Awal AS, sementara berita utama Timur Tengah akan tetap menjadi fokus.
Altcoin Teratas: Ripple, Cardano, dan Solana Rentan terhadap Kerugian Lebih Dalam
Ripple, Cardano, dan Solana diperdagangkan di zona merah pada hari Kamis, menghadapi tekanan sisi negatif. Prospek teknis untuk altcoin bersifat bearish, karena XRP berisiko jatuh di bawah $1,00, ADA mengincar Exponential Moving Average (EMA) 50 hari di $0,1766, dan SOL tetap terbatas di bawah kumpulan level resistance.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 6 Agustus
Setelah aksi positif risiko yang terlihat di awal minggu, pasar mengambil sikap hati-hati pada hari Kamis. Kalender ekonomi AS akan menampilkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Challenger untuk Juli, Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan, dan data Biaya Unit Buruh kuartal kedua menjelang laporan ketenagakerjaan resmi penting pada hari Jumat, yang akan menampilkan angka Nonfarm Payrolls.