- IHSG menghapus hampir seluruh kenaikan Kamis dan turun hampir 5% dalam sepekan.
- Barang baku dan perindustrian memimpin tekanan, sementara bank besar bertahan.
- Aksi jual di bursa Asia mematahkan upaya IHSG bertahan di atas 6.000.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan Jumat dan menghapus hampir seluruh kenaikan sehari sebelumnya. Indeks turun 1,72% atau 102 poin ke 5.896 setelah dibuka di 6.010 dan sempat mencapai 6.045. Tekanan jual kemudian menyeret IHSG ke level terendah 5.830 sebelum sebagian pelemahan terpangkas menjelang penutupan.
IHSG hanya ditutup 13 poin di atas posisi Rabu di 5.883. Dalam sepekan, indeks kehilangan 4,55%, menandakan rebound 1,96% pada Kamis hanya berlangsung singkat.
Sektor barang baku yang anjlok 5,00% memimpin penurunan, disusul perindustrian 4,24% dan barang konsumen nonprimer 2,97%. Pelemahan pada kelompok siklikal tersebut membuat kenaikan saham keuangan tidak cukup kuat untuk menjaga indeks di zona positif.
Bank Besar Menahan Penurunan IHSG
PRIMBANK10 naik 0,94%, sedangkan INFOBANK15 dan IDXFINANCE masing-masing menguat 0,06% dan 0,03%. Pergerakan bank-bank besar membantu indeks menjauh dari posisi terendah, tetapi belum mampu menahan penutupan di bawah 5.900.
Pelemahan IHSG mengikuti koreksi tajam bursa Asia. Nikkei 225 jatuh 4,15%, CSI 300 merosot 3,03%, dan Hang Seng turun 1,76%, sementara aksi jual saham teknologi memperbesar tekanan di sejumlah pasar regional. Wall Street sebelumnya ditutup beragam.
Sentimen juga belum mendapat dukungan dari data inflasi AS. PCE Mei naik 4,1% secara tahunan dan PCE inti mencapai 3,4%. Meski sesuai prakiraan, inflasi yang masih tinggi membuat pasar tetap berhati-hati terhadap kemungkinan The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
Investor asing mencatat net sell sekitar Rp442 miliar hingga sesi I Jumat. Hingga penutupan Kamis, total penjualan bersih asing sepanjang 2026 mencapai Rp71,14 triliun.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Pertahankan Support Langsung di Bawah $4.000 saat Dolar AS Koreksi
IHSG Turun 1,72% ke 5.896, Rebound Kamis Gagal Bertahan
Masalah Yen yang Tidak Bisa Diselesaikan oleh Kenaikan Suku Bunga Jepang
Harga Ripple bertahan di $1 saat likuidasi panjang memperdalam tren bearish
Ripple (XRP) diperdagangkan di dekat level support psikologis utama $1 setelah kehilangan lebih dari 8% sejauh minggu ini. Data likuidasi CoinGlass menunjukkan bahwa lebih dari 97% posisi beli XRP dilikuidasi dalam 24 jam terakhir. Selain itu, metrik derivatif terus menguntungkan para penjual.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 26 Juni
Pasar mempertahankan sikap hati-hati di pagi Eropa karena saham-saham Asia mengalami kerugian besar, tertekan oleh penjualan besar-besaran saham teknologi yang sedang berlangsung. Kalender ekonomi tidak akan menawarkan rilis data berdampak tinggi. Di sesi Amerika nanti, University of Michigan akan menerbitkan revisi data Indeks Sentimen Konsumen bulan Juni dan beberapa pengambil kebijakan Federal Reserve akan menyampaikan pidato.