- IHSG bangkit setelah anjlok 3,57% pada perdagangan sebelumnya.
- Infrastruktur dan kesehatan memimpin pemulihan pasar.
- Indeks sempat menembus 6.000, tetapi gagal bertahan di atas level tersebut.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit pada perdagangan Kamis, tetapi gagal mempertahankan posisinya di atas level psikologis 6.000. Indeks ditutup naik 1,96% atau 115 poin ke 5.999, setelah bergerak dalam rentang 5.864-6.056.
IHSG berbalik menguat setelah dibuka di 5.873, lebih rendah dari penutupan Rabu di 5.883. Dorongan beli sempat membawa indeks menyentuh 6.056, sebelum sebagian kenaikan terpangkas menjelang penutupan.
Pemulihan tersebut belum sepenuhnya menghapus tekanan jual sehari sebelumnya. IHSG anjlok 3,57% pada Rabu ketika investor mencerna keputusan MSCI memperpanjang peninjauan status pasar Indonesia hingga November. Penundaan itu menghindarkan Indonesia dari penurunan langsung ke kategori Frontier Market, tetapi risiko tersebut belum tertutup apabila reformasi pasar dinilai tidak cukup kuat.
Pemerintah Redakan Kekhawatiran, Risiko MSCI Belum Hilang
Pemerintah menyambut bertahannya status Indonesia sebagai Emerging Market, tetapi mengakui reformasi belum selesai. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan memastikan perbaikan transparansi kepemilikan, integritas pembentukan harga, dan tata kelola pasar diterapkan secara konsisten menjelang evaluasi lanjutan MSCI.
Airlangga juga berupaya meredakan kekhawatiran terhadap peninjauan tersebut dengan menggambarkannya sebagai proses rutin. “Ya kalau evaluasi setiap bulan ya normal-normal aja,” ujarnya. Menurutnya, perusahaan juga lazim melakukan evaluasi bulanan, tiga bulanan, enam bulanan, hingga tahunan.
OJK mengambil nada serupa. Friderica Widyasari Dewi mengatakan “area yang masih menjadi perhatian MSCI akan terus ditindaklanjuti”. OJK bersama organisasi regulator mandiri atau SRO juga berjanji mempercepat reformasi dan memperkuat komunikasi dengan investor global serta penyedia indeks.
Infrastruktur Pimpin Pemulihan IHSG
Sektor infrastruktur memimpin rebound dengan kenaikan 3,81% ke 1.791, disusul kesehatan yang menguat 3,03% ke 1.444. Indeks saham berkapitalisasi kecil dan menengah likuid naik 2,57%, sementara teknologi bertambah 1,11%. Saham-saham terkait BUMN turut menguat, dengan IDXMESBUMN naik 1,16% dan IDXBUMN20 bertambah 0,82%.
Pemulihan IHSG berlangsung di tengah rally bursa utama Asia yang dipimpin saham-saham semikonduktor, setelah kinerja dan proyeksi kuat Micron Technology dan Qualcomm membantu menghidupkan kembali rally kecerdasan buatan. Nikkei Jepang melonjak lebih dari 4%, sedangkan Kospi Korea Selatan naik di atas 5%.
Namun, penutupan tepat di bawah 6.000 menunjukkan investor belum sepenuhnya berani mengejar kenaikan setelah gejolak tajam dalam beberapa sesi terakhir. Penguatan Dolar AS menjelang rilis inflasi PCE turut membatasi selera risiko, di tengah pasar yang kembali mempertimbangkan peluang kenaikan suku bunga The Fed tahun ini.
Indikator Ekonomi
Belanja Konsumsi Perorangan - Indeks Harga (Thn/Thn)
Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE), yang dirilis oleh Biro Analisis Ekonomi AS pada basis bulanan, mengukur perubahan harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen di Amerika Serikat (AS). Pembacaan YoY membandingkan harga pada bulan referensi dengan tahun sebelumnya. Perubahan harga dapat menyebabkan konsumen beralih dari membeli satu barang ke barang lain dan Deflator PCE dapat memperhitungkan substitusi tersebut. Hal ini menjadikannya ukuran inflasi yang disukai oleh Federal Reserve. Umumnya, pembacaan yang tinggi adalah bullish bagi Dolar AS (USD), sedangkan pembacaan yang rendah adalah bearish.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Kam Jun 25, 2026 12.30
Frekuensi: Bulanan
Konsensus: 4.1%
Sebelumnya: 3.8%
Sumber: US Bureau of Economic Analysis
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Inflasi PCE Inti AS Diprakirakan Naik pada Mei di Tengah Ekspektasi Hawkish The Fed
IHSG Rebound 1,96% ke 5.999, Bayang-Bayang MSCI Tahan Kenaikan
Potensi Death Cross Indikasikan Penurunan Lebih Lanjut pada XAU/USD
Bitcoin menguji $60.000 saat paus melakukan aksi jual – Aave dan Jupiter menunjukkan ketahanan
Pasar mata uang kripto (cryptocurrency) yang lebih luas tetap berada di bawah tekanan jual yang intens, dengan Bitcoin kembali di $60.000 untuk ketiga kalinya tahun ini. Data on-chain menunjukkan tekanan jual dari para investor dompet besar, yang biasa disebut whales, sementara total likuidasi mencapai hampir $1 miliar dalam 24 jam
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 25 Juni
Setelah membukukan kenaikan selama tiga hari berturut-turut dan mencapai level tertinggi dalam 13 bulan di 101,80 pada hari Rabu, Indeks Dolar AS terkoreksi turun tetapi bertahan stabil di atas 101,50 pada awal hari Kamis. Pada paruh kedua hari ini, Biro Analisis Ekonomi AS akan mempublikasikan data Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi, bersamaan dengan angka Belanja Pribadi, Pendapatan Pribadi untuk bulan Mei, dan revisi akhir pertumbuhan Produk Domestik Bruto kuartal pertama. Kalender ekonomi AS juga akan menampilkan Pesanan Barang Tahan Lama untuk bulan Mei dan data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan.