- IHSG melanjutkan pencatatan rekor tertingginya pada hari ini.
- Presiden RI, Prabowo Subianto, menyatakan Indonesia telah swasembada beras.
- Indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari memasuki zona jenuh beli.
IHSG berada di 8.958 yang lebih tinggi 0,27% dibandingkan penutupan Selasa lalu pada saat berita ini ditulis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan gap atas kecil di 8.959,09 dan meraih tertinggi baru sepanjang masa di 8.970,86 di menit-menit pertama pembukaan. Indeks tampaknya masih dipengaruhi oleh sentimen positif awal tahun di tengah kosongnya rilis data ekonomi Indonesia pada hari ini. Namun menuju akhir pekan, para investor akan disuguhkan oleh data Cadangan Devisa dan Keyakinan Konsumen.
Indeks-indeks saham Indonesia sebagian besar hijau di awal perdagangan. IDXSMC-LIQ naik 1,37% menjadi indeks dengan kinerja terbaik sejauh hari ini. Indeks ini didorong oleh emiten-emiten seperti INCO (+14,22%), NCKL (+13,08%), INDY (+7,23%), dan HRUM (+6,49%).
Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, mengatakan Indonesia telah swasembada beras per 31 Desember 2025. Hal ini disampaikan presiden dalam acara Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 di Jakarta pada hari Senin lalu, seperti diinformasikan dalam situs Presiden RI. Presiden menyebut targetnya adalah empat tahun namun telah dicapai dalam waktu setahun. Indonesia tidak mengimpor beras selama tahun 2025. Presiden Prabowo mengatakan, "Kita bantu tidak hanya bangsa Indonesia, kita membantu dunia. Kenapa? dengan kita tidak impor beras, harga beras dunia turun. Turun raturan dolar seluruhnya. Jadi banyak negara berterima kasih sama kita,".
Presiden RI, Prabowo Subianto memimpin taklimat awal tahun bersama Kabinet Merah Putih pada hari kemarin. Dalam acara tersebut, presiden menyampaikan evaluasi kinerja selama 2025 dan menetapkan arah kebijakan ke depan, menurut postingan dalam media sosial resmi Presiden RI. Presiden menyebut capaian swasembada pangan pada 2025 dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah meraih 55 juta penerima manfaat.
Kalender ekonomi Indonesia kosong pada hari ini. Namun, para investor bisa bersiap menghadapi data Cadangan Devisa Desember 2025 yang diprakirakan dirilis pada Kamis besok dan diikuti oleh laporan Keyakinan Konsumen Desember 2025 pada hari Jumat.
Imbal hasil obligasi Pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun berada di 6,088% pada sesi pertama, yang belum bergerak setelah turun 0,51% pada hari kemarin. Imbal hasil ini melanjutkan penurunan dari6,328%, tertinggi 28 November 2025.
Emas Antam Melanjutkan Kenaikan Awal Minggu
Emas 1 gram Antam dijual di harga Rp2.584.000 yang naik Rp35.000 dari harga kemarin Rp2.549.000 seperti diinformasikan dalam situs Logam Mulia. Emas melanjutkan kenaikan dari hari Senin dan semakin dekat dengan rekor tertinggi Rp2.605.000 yang dicapai pada bulan lalu. Kenaikan Emas Antam hari ini mengekor harga Emas dunia.
Harga Emas dunia (XAU/USD) ditutup naik 1,03% di $4.494 per troy ons pada hari kemarin. Kenaikan Emas ini terjadi di tengah peristiwa yang terjadi antara Amerika Serikat dan Venezuela. Pada akhir pekan lalu, Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dan istrinya untuk di bawah ke New York atas tuduhan kasus narkoterrorisme.
Ke depan, data Perubahan Ketenagakerjaan ADP Desember dan Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) AS yang akan dirilis pada perdagangan sesi Amerika hari ini akan memengaruhi harga Emas, terutama data ketenagakerjaan untuk menilai dampaknya pada penilaian kebijakan moneter The Fed di masa depan.
Grafik Harian IHSG

Tren jangka lebih panjang jelas bullish karena IHSG terus bergerak naik di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari. Tren ini juga didukung lebih lanjut setelah indeks menembus sisi atas kisaran sideways yang terbentuk selama bulan lalu.
Struktur higher highs dan higher lows pada grafik harian juga mengindikasikan tren yang disebutkan di atas. Rekor tertinggi baru-baru ini sekaligus memperbarui higher high. Sejauh ini IHSG telah membentuk lima higher high dan empat higher low.
Namun demikian, Relative Strength Index (RSI) 14 hari di 72,52 memberikan peringatan bahwa momentumnya telah memasuki zona jenuh beli sehingga rentan untuk koreksi. Dalam kasus IHSG mengabaikan jenuh beli karena minat investor tinggi, target rekor selanjutnya adalah level-level angka bulat di 9.000, 9.050, dan 9.100. Jika indeks koreksi, support teknis terdekat muncul di 8.776,97 (tertinggi 11 Desember 2025, higher high), 8.525,10 (terendah 29 Desember 2025, higher low), dan 8.288,27 (tertinggi 13 Oktober 2025, higher high).
Indikator Ekonomi
Keyakinan Konsumen
Survei Konsumen yang dilakukan oleh Bank Indonesia mencerminkan perubahan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi dibandingkan dengan satu bulan sebelumnya. Laporan tersebut mencakup Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) untuk menggambarkan gambaran akurat terkait sentimen konsumen di negara ini.
Baca lebih lanjutInformasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Tetap Tertekan meskipun Pelemahan USD karena The Fed yang Dovish, Risiko Geopolitik
Emas (XAU/USD) pulih sedikit dari level terendah tiga hari yang dicapai pada hari Kamis ini, meskipun tetap pada bias negatifnya selama dua hari berturut-turut sepanjang awal sesi Eropa.
Valas Hari Ini: Pasar Menjadi Berhati-hati Menjelang Gelombang Data AS Berikutnya
Pada paruh kedua hari ini, data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan, Neraca Perdagangan Oktober, dan Biaya Tenaga Kerja Unit untuk kuartal ketiga dari AS akan diawasi dengan cermat oleh para pelaku pasar.
Fokus pada Lapangan Pekerjaan Berlanjut setelah Rilis ADP yang Lemah Kemarin
Awal perdagangan yang sebagian besar suram di Eropa mengikuti sesi yang suram di Asia, dengan Nikkei 225 dan Hang Seng keduanya kehilangan lebih dari 1%.
Jaringan Pi menunjukkan potensi bearish saat tekanan jual meningkat
Pi Network diperdagangkan di atas $0,2000 pada saat berita ini ditulis pada hari Kamis, setelah mengalami penurunan hampir 2% pada hari sebelumnya. Bursa Terpusat telah menerima 1,90 juta token PI dalam 24 jam terakhir, menunjukkan sentimen risk-off di antara para pemegang. Prospek teknis untuk token PI tetap bearish, dengan risiko penembusan di bawah Exponential Moving Average (EMA) 20-hari.
Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 8 Januari:
Agenda ekonomi Eropa akan menampilkan data sentimen bisnis dan konsumen, di samping angka IHP zona euro untuk bulan November. Pada paruh kedua hari ini, data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan, Neraca Perdagangan bulan Oktober, dan Biaya Tenaga Kerja Unit untuk kuartal ketiga dari AS akan diawasi dengan cermat oleh para pelaku pasar.