- IHSG menuju mencatatkan kenaikan untuk tiga hari berturut-turut.
- BBTN mencatatkan laba Rp2,40 triliun di Semester I 2026.
- Pelemahan Rupiah dan kenaikan harga minyak dunia berisiko redam kenaikan indeks.
IHSG bergerak lebih tinggi 0,84% di 6.227,41 dari penutupan pekan lalu menuju penutupan sesi I Senin ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia dibuka dengan gap naik di 6.197,47 dan mencatatkan terendah dan tertinggi harian masing-masing di 6.191,04 dan 6.249,90 di awal pembukaan. Level tersebut juga merupakan level tertinggi baru bulanan Juli.
Indeks melanjutkan kenaikan setelah transaksi di pasar saham Indonesia mencapai Rp16,32 triliun pada sesi Jumat lalu di tengah sentimen positif dari indeks-indeks Tiongkok menyusul keputusan bank sentral negara tersebut untuk mempertahankan Suku Bunga Acuan Pinjaman/Loan Prime Rates (LPR).
Pergerakan mata uang, harga minyak, dan perkembangan di Timur Tengah diprakirakan memengaruhi sentimen pasar secara dominan di tengah kosongnya data dan peristiwa di dalam negeri pada hari ini.
INFOBANK15 (+0,76%) menjadi salah satu indeks dengan kenaikan tertinggi di sesi I, terutama diangkat oleh BBRI (+3,03%), BBTN, (+1,59%), dan BJBR (+0,64%). BBTN menguat di tengah laporan keuangan Semester I 2026 yang dirilis pasca penutupan pasar Jumat lalu. Dalam laporan tersebut, perseroan mencatatkan laba yang dapat diatribusikan ke entitas induk sebesar Rp2,40 triliun yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp1,70 triliun. Peristiwa penting untuk sektor perbankan secara khusus dan bursa Indonesia secara umum adalah keputusan suku bunga Bank Indonesia pada hari Rabu pekan ini. Konfrensi pers Dewan Gubenur juga akan diamati untuk mencari petunjuk arah kebijakan ke depan menyusul dua kenaikan suku bunga pada bulan Juni.
Kenaikan IHSG juga terjadi bersamaan indeks-indeks Asia lainnya. Indeks Hang Seng melonjak 2,08% dan CSI 300 naik 1,55% menyusul keputusan Bank Rakyat Tiongkok (People Bank of China's atau PBOC) untuk mempertahankan Suku Bunga Acuan Pinjaman/Loan Prime Rates (LPR) satu tahun dan lima tahun masing-masing di 3,00% dan 3,50%. Sementara bursa saham Jepang tutup hari ini untuk memperingati Hari Angkatan Laut.
Namun, pergerakan positif IHSG berpotensi diredam oleh kenaikan harga minyak dunia. West Texas Intermediate (WTI) di area $83,50 hari ini, melanjutkan kenaikan Jumat lalu. Minyak ini naik naik hampir 20% selama bulan berjalan di tengah pembaruan konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran. Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa AS melakukan serangan udara terhadap Iran pada hari Minggu untuk "menghukum" Iran atas kematian anggota militer AS. Peristiwa yang sama menahan Indeks Dolar AS di level 100, menekan Rupiah kembali ke area 17.981 per Dolar AS setelah Jumat lalu menguat ke area 17.882.
Indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 58,87 menunjukkan bahwa IHSG mempertahankan momentum bullish karena berada di atas level netral 50. Namun, tren jangka lebih panjang tetap menurun saat berada di bawah Simple Moving Averag (SMA) 200-hari. Struktur lower lows dan lower highs pada grafik harian juga memperkuat tren yang disebutkan di atas.

Indikator Ekonomi
Tingkat Suku Bunga Bank Indonesia
Keputusan Tingkat Suku Bunga diumumkan oleh Bank Indonesia. Kebijakan Moneter mengacu pada tindakan yang dilakukan oleh otoritas moneter suatu negara, bank sentral atau pemerintah untuk mencapai tujuan tertentu dalam ekonomi nasional. Hal ini didasarkan pada hubungan antara suku bunga di mana uang dapat dipinjam dan pasokan total uang.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Rab Jul 22, 2026 07.30
Frekuensi: Tidak teratur
Konsensus: 6%
Sebelumnya: 5.75%
Sumber: Bank Indonesia
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
AUD/USD naik dengan kuat, berpotensi melampaui 0,7000
Pasangan mata uang AUD/USD memulai minggu ini dengan kenaikan yang layak, merebut kembali area 0,7000 dan meninggalkan dua pullback harian berturut-turut. Pemantulan pasangan mata uang ini terjadi meskipun Greenback mengalami kenaikan yang layak didukung oleh lanskap geopolitik yang terus rapuh. Inflasi di Selandia Baru akan menjadi peristiwa penting berikutnya dalam perdagangan sesi Asia yang akan datang.
EUR/USD menghadapi beberapa level rintangan awal di sekitar 1,1400
EUR/USD mempertahankan bias bearish dengan baik, tergelincir kembali ke wilayah 1,1400, di mana beberapa support awal tampaknya telah muncul. Awal minggu yang menjanjikan bagi Dolar AS telah membuat kompleks risiko berada di bawah tekanan karena para investor terus mengikuti perkembangan dari konflik Timur Tengah dengan cermat. Rilis Indeks Sentimen Ekonomi ZEW di kawasan Euro dan Jerman menjadi agenda berikutnya dalam kalender domestik.
Emas Terjebak Sedikit di Atas $4.000
Emas membalikkan kenaikan pada hari Jumat, berfluktuasi di sekitar level kunci $4.000 per troy ons pada awal minggu. Meningkatnya aksi militer di Timur Tengah memberikan dukungan kepada logam safe-haven ini, meskipun ekspektasi suku bunga AS yang lebih tinggi memperkuat Dolar AS dan membuatnya tetap menjadi sorotan.
Prakiraan Harga Ethereum: BitMine memperlambat akumulasi ETH demi pembelian kembali saham
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Senin, 20 Juli
Harga minyak naik lebih tinggi di awal minggu karena tidak ada tanda-tanda de-eskalasi krisis di Timur Tengah. Pada paruh kedua hari ini, Badan Statistik Kanada akan menerbitkan data Indeks Harga Konsumen untuk bulan Juni. Amerika Serikat dan Iran terus saling melancarkan serangan sepanjang akhir pekan, meningkatkan agresi militer di wilayah tersebut. Militer AS mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan malam kesembilan berturut-turut serangan terhadap pusat komando Iran, situs pertahanan, jaringan komunikasi, dan fasilitas rudal.