- IHSG masih kesulitan untuk menembus rekor tertinggi sebelumnya.
- Data Penjualan Ritel Indonesia menjadi data terpenting untuk hari ini.
- Emas Antam mencatatkan rekor tertinggi baru di atas Rp2.600.000.
IHSG merah di 8.961,46 namun lebih tinggi 0,28% dibandingkan penutupan Jumat lalu pada saat berita ini ditulis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia dibuka dengan gap atas di 8.991,76 dan sempat naik ke tertinggi hari 9.000,96 dalam satu jam pertama perdagangan. Namun demikian, indeks tidak dapat menindaklanjuti kenaikan tersebut dan malah berbalik arah ke terendah hari 8.956,01. Indeks tampak berhenti sejenak setelah mencatatkan rekor tertinggi baru sepanjang masa di 9.002,92 pada Kamis lalu.
Indeks-indeks saham Indonesia sebagian besar positif pada hari ini, meskipun salah satunya disebabkan oleh gap atas pada pembukaan mingguan. IDXBUMN 20 lebih tinggi 1,56% dari penutupan Jumat lalu, menjadi indeks dengan kinerja terbaik sejauh hari ini. Indeks ini didorong oleh emiten ANTM (+7,99%), TINS (+2,58%), BRIS (+2,4%), SMR (+1,14%), dan lainnya di sesi pertama.
Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, melakukan rapat terbatas bersama beberapa Menteri kabinet pada hari Minggu kemarin. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dalam media sosialnya menyebut bahwa rapat itu untuk membahas beberapa agenda strategis, seperti memperkuat industri tekstil dan garmen, sektor elektronik dan otomotif melalui investasi pada pengembangan teknologi semikonduktor.
Dalam pertemuan Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI), Purbaya Yudhi Sadewa, bersama Direksi Pertamina pada pekan lalu, Menteri Purbaya memberikan dukungan penuh kepada perusahaan untuk mewujudkan ketahanan energi nasional, seperti dilansir dalam media sosial resmi menteri. Pertamina juga akan melakukan efisiensi bisnis yang salah satunya melalui integrasi bisnis hilir.
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, bertolak ke Türkiye untuk acara 1st Indonesia-Türkiye 2+2 Meeting yang akan membahas perkembangan pertahanan, keamanan, dan pembangan pasca pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden Erdoğan pada tahun 2025, diinformasikan melalui media sosial Menteri Luar Negeri pada pekan lalu.
Dari sisi data ekonomi, akan ada rilis Penjualan Ritel Indonesia untuk bulan November hari ini pada pukul 03:00 GMT (10:00 WIB) yang diprakirakan turun menjadi 4,0% setelah bulan sebelumnya 4,3%. Ini merupakan data satu-satunya untuk minggu ini jelang keputusan suku bunga Bank Indonesia pada pekan depan.
Imbal hasil obligasi Pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun berada di 6,153% yang sedikit di atas penutupan pekan lalu. Imbal hasil ini belum menunjukkan pergerakan besar sejauh ini menyusul kebangkitan dari 6,088% pekan lalu.
Emas Antam Meraih Rekor Tertinggi Baru
Emas 1 gram Antam dijual di harga Rp2.631.000, yang lebih tinggi Rp54.000 dibandingkan harga Jumat lalu di Rp2.577.000 seperti diinformasikan dalam situs Logam Mulia. Dengan demikian, harga Emas Antam mencatatkan rekor tertinggi baru mengikuti harga Emas dunia pada hari ini.
Harga Emas dunia (XAU/USD) sempat mencatatkan tertinggi baru sepanjang masa di $4.600 per troy ons pada perdagangan sesi Asia hari ini. Kenaikan Emas ini terjadi di tengah risiko-risiko geopolitik dengan yang terbaru adalah Presiden AS, Donald Trump, mempertimbangkan opsi militer di Iran setelah terjadi protes di negara tersebut, seperti diinformasikan oleh CNN.
Hari ini, tidak ada rilis data penting yang bisa menjadi penggerak harga Emas. Namun, para pedagang akan mengamati pernyataan Pejabat The Fed, Bostic dan William, untuk mencari petunjuk terkait keputusan bank sentral pada pertemuan bulan ini, meskipun CME FedWatch Tool menilai probabilitas 95% The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan tersebut.
Grafik Harian IHSG

IHSG beristirahat sejenak setelah meraih rekor tertinggi di 9.002,92 pada Kamis pekan lalu. Lonjakan tersebut memperkuat tren naik yang diindikasikan indeks setelah menembus Simple Moving Average (SMA) 200-hari pada pertengahan Juli 2025.
Tren naik juga diisyaratkan oleh struktur higher highs dan higher lows yang dibuat IHSG dari terendah 2025 di 5.882,60. Dengan demikian, indeks telah membuat lima higher high dan empat higher low sejauh ini. Namun demikian, Relative Strength Index (RSI) 14 hari di 71,67 mengindikasikan bahwa indeks berada dalam kondisi jenuh beli. Jeda dari tertinggi sepanjang masa bisa jadi merupakan sebuah upaya untuk menetralkan diri dari kondisi tersebut.
Dalam kasus IHSG melanjutkan upaya mentralkan jenuh beli, indeks bisa berhadapan dengan support di 8.776,97 (tertinggi 11 Desember 2025, higher high), 8.525,10 (terendah 29 Desember 2025, higher low), dan 8.288,27 (tertinggi 13 Oktober 2025, higher high). Sementara di sisi atas, level-level angka bulat 9.050, 9.100, dan 9.150 bisa menjadi target rekor tertinggi baru selanjutnya.
Indikator Ekonomi
Penjualan Ritel (Thn/Thn)
Data Penjualan Ritel, dirilis oleh Statistik Indonesia, mewakili total pembelian konsumen dari toko ritel. Ini memberikan informasi berharga tentang pengeluaran konsumen yang merupakan bagian konsumsi dari PDB. Meningkatnya penjualan ritel menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat. Namun, jika kenaikannya lebih besar dari perkiraan, mungkin inflasi.
Baca lebih lanjutInformasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Dolar Australia Menguat di Tengah Sentimen Hati-Hati di Seputar Prospek RBA
Dolar Australia (AUD) menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin, setelah mengalami penurunan selama tiga hari. Pasangan mata uang AUD/USD naik seiring melemahnya Greenback, kemungkinan di tengah kekhawatiran di seputar Federal Reserve.
USD/JPY Menguat di Atas 158,00 saat Takaichi Mempertimbangkan Pemilu Sela
Pasangan mata uang USD/JPY menguat di dekat 158,05 selama awal perdagangansesi Asia pada hari Senin. Yen Jepang (JPY) melemah terhadap Dolar AS (USD) menyusul laporan bahwa Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mempertimbangkan untuk mengadakan pemilu sela untuk majelis rendah parlemen pada paruh pertama Februari.
Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Kembali Mencatatkan Rekor di Tengah Kekhawatiran Geopolitik dan The Fed
Emas sedang mempertahankan pullback aksi profit-taking dari rekor tertinggi baru sedikit di atas $4.600 pada hari Senin, memulai minggu dengan semangat, berkat meningkatnya ketegangan geopolitik dan kekhawatiran yang semakin intens terhadap independensi Federal Reserve AS (The Fed), yang keduanya menciptakan lingkungan risk-off penuh.
Top Gainers Kripto: Monero Naik Menuju Rekor Tertinggi $600 Saat Story dan Render Melanjutkan Kenaikan
Monero memimpin pemulihan pasar kripto, membukukan keuntungan sekitar 23% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan minat yang diperbarui pada koin privasi. Selain itu, Story dan Render dengan keuntungan dua digit mempertahankan momentum bullish.
Liputan langsung Nonfarm Payrolls:
Apakah data ketenagakerjaan bulan Desember akan mempengaruhi keputusan The Fed di bulan Januari?
Para ekonom memprakirakan Nonfarm Payrolls akan naik 60.000 di bulan Desember menyusul kenaikan 64.000 yang tercatat di bulan November. Para ahli kami akan menganalisis reaksi pasar terhadap peristiwa ini pada pukul 13:00 GMT. Bergabunglah dengan kami di sini!

