IHSG Ditutup Menguat Tipis di Tengah Tekanan Domestik dan Sikap Hati-Hati Global


  • IHSG mengakhiri perdagangan Selasa dengan naik tipis 0,06% ke 8.980, sempat menyentuh 8.873, dengan transaksi Rp27,48 triliun dan volume 58,95 miliar saham.
  • Sentimen Danantara menekan UNTR (-5,87%) dan ASII (-8,36%), sementara IDXBUMN20 turun 0,95% ke 412, menambah tekanan domestik.
  • Teknologi, siklikal, dan infrastruktur menopang indeks di tengah pasar global yang masih defensif jelang FOMC dan isu geopolitik.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa dengan kenaikan tipis 0,06% atau 4 poin ke level 8.980, meski sepanjang sesi bergerak di bawah tekanan. IHSG dibuka di 8.974 dan sempat menyentuh level terendah 8.873, sebelum perlahan memangkas pelemahan dan berbalik menguat terbatas hingga penutupan, mencerminkan pasar yang masih berhati-hati menakar sentimen domestik dan global.

Dari sisi domestik, tekanan IHSG terutama datang dari sentimen korporasi menyusul kabar rencana Danantara mengalihkan 28 perusahaan pelanggar izin pengelolaan lahan di Sumatra Utara hingga Aceh kepada BUMN, seperti dilaporkan IDNfinancials. Phintraco Sekuritas menilai sentimen ini menekan saham PT United Tractors Tbk (UNTR) hingga turun 5,8% serta PT Astra International Tbk (ASII) melemah 8,4%, sehingga menjaga IHSG berada di zona merah hampir sepanjang sesi. Meski demikian, rebound pada sejumlah saham yang telah terkoreksi dalam sepekan terakhir membantu menahan pelemahan lebih lanjut dan memungkinkan IHSG ditutup menguat tipis, meski demikian indeks IDXBUMN20 ditutup melemah 0,95% ke level 412, mencerminkan tekanan yang masih terasa pada saham-saham BUMN.

Secara sektoral, penguatan IHSG ditopang saham teknologi dan siklikal, dengan IDXTECHNO melonjak 2,14% ke 9.571, disusul IDXCYCLIC naik 1,73% ke 1.417 serta IDXINFRA menguat 1,59% ke 2.810. Sebaliknya, tekanan cukup dalam terlihat pada sektor defensif dan industri, dengan IDXHIDIV20 turun 2,65%, SRI-KEHATI melemah 2,74%, dan IDXINDUST terkoreksi 3,46%, menegaskan rotasi sektor yang masih berlangsung.

Di papan saham, LAJU memimpin penguatan dengan lonjakan 34,8% ke 120, diikuti STAR yang naik 25% ke 625 dan INAI menguat 24,8% ke 292. Sementara itu, tekanan jual terbesar terjadi pada RMKO yang turun 14,9% ke 1.540, SSTM melemah 14,8% ke 3.280, serta INTD terkoreksi 14,8% ke 310. Secara keseluruhan, pergerakan ini menegaskan IHSG masih berada dalam fase konsolidasi, dengan kenaikan yang bersifat selektif di tengah pasar yang menahan langkah sambil menunggu katalis lanjutan.

Dari sisi global, TD Securities menilai daya tarik Dolar AS sebagai aset safe haven berpotensi terus menurun pada 2026, seiring konvergensi pertumbuhan dan suku bunga AS dengan ekonomi global serta meredanya keunggulan struktural AS. Kondisi ini diperkirakan membatasi kekuatan USD dalam jangka menengah. "Kami terus memprakirakan penurunan struktural pada USD pada tahun 2026, didorong oleh konvergensi AS terhadap pertumbuhan dan suku bunga global serta menurunnya daya tarik safe-haven."

Sementara itu, sentimen global masih dibayangi ketidakpastian geopolitik dan kebijakan AS, setelah Presiden AS Donald Trump kembali mengangkat ancaman tarif – termasuk rencana pengenaan tarif 100% terhadap Kanada jika melanjutkan kesepakatan dagang dengan Tiongkok. Bersamaan dengan perang Rusia-Ukraina yang belum mereda, kondisi ini mendorong pasar global bergerak lebih defensif, sembari menanti hasil pertemuan FOMC dan pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell esok hari yang berpotensi menambah volatilitas pasar ke depan.


Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

EUR/USD Melemah di Bawah 1,2000 di Tengah Rebound Dolar AS, Fokus Tertuju pada Keputusan Suku Bunga The Fed

EUR/USD Melemah di Bawah 1,2000 di Tengah Rebound Dolar AS, Fokus Tertuju pada Keputusan Suku Bunga The Fed

Pasangan mata uang EUR/USD menarik beberapa penjual ke dekat 1,1990, menghentikan rentetan kemenangan empat harinya selama awal perdagangan sesi Eropa pada hari Rabu. Pasangan mata uang ini mengoreksi dari level tertinggi lima tahun di tengah pembaruan permintaan Dolar AS (USD).

USD/JPY Terjun di Bawah 152,50 di Tengah Spekulasi Intervensi, Keputusan Suku Bunga The Fed Membayangi

USD/JPY Terjun di Bawah 152,50 di Tengah Spekulasi Intervensi, Keputusan Suku Bunga The Fed Membayangi

Pasangan mata uang USD/JPY merosot ke level terendah dalam lebih dari tiga bulan di dekat 152,30 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Yen Jepang (JPY) menguat terhadap Dolar AS (USD) di tengah spekulasi tentang kemungkinan intervensi terkoordinasi oleh otoritas Jepang dan AS.

Prakiraan Harga Emas: Rally Mencetak Rekor XAU/USD Berlanjut Menjelang Keputusan The Fed

Prakiraan Harga Emas: Rally Mencetak Rekor XAU/USD Berlanjut Menjelang Keputusan The Fed

Emas terus mencetak rekor pada awal Rabu, menguji penawaran jual di atas level $5.200 untuk pertama kalinya. Pembeli menolak untuk berhenti menjelang pengumuman kebijakan Federal Reserve (The Fed) AS, yang dijadwalkan akan diumumkan hari ini.

Bitcoin, Ethereum, dan Ripple Melanjutkan Pemulihan setelah Menguji Ulang Support Utama

Bitcoin, Ethereum, dan Ripple Melanjutkan Pemulihan setelah Menguji Ulang Support Utama

Bitcoin, Ethereum, dan Ripple memperpanjang pemulihan mereka sejauh ini minggu ini setelah koreksi besar minggu lalu. BTC diperdagangkan di atas 89.000 USD, ETH di atas 3.000 USD dan XRP di atas 1,90 USD.

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 28 Januari:

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 28 Januari:

Narasi 'Jual Amerika' terus mendominasi sentimen pasar. Indeks Dolar AS (DXY) mencapai level terendahnya sejak Februari 2022 pada hari Selasa, saat para investor memposisikan diri menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan pada hari Rabu.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA