IHSG Bertahan di Zona Positif, Perbankan Jadi Penopang di Tengah Sentimen Global Berlapis


  • IHSG naik 0,48% ke 9.075, ditopang penguatan saham perbankan, sementara sektor industri dan transportasi masih tertekan.
  • Sentimen domestik menguat seiring realisasi investasi 2025 melampaui target dan mendorong penciptaan lapangan kerja.
  • Pasar global tetap berhati-hati, dipengaruhi data AS yang kuat, isu independensi The Fed, dan risiko geopolitik.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis di zona positif, naik 0,48% ke level 9.075 sebagai rekor baru, setelah bergerak di rentang 9.040-9.100. Penguatan indeks terutama ditopang oleh kinerja kuat saham-saham perbankan, tercermin dari lonjakan INFOBANK15 sebesar 2,30% dan PRIMBANK10 yang naik 2,23%, diikuti IDXBUMN20 yang menguat 1,56%. Arah ini menunjukkan minat beli selektif masih terjaga pada saham-saham berbasis likuiditas dan fundamental kuat.

Di sisi lain, tekanan terlihat pada sektor berbasis industri dan siklus ekonomi, dengan IDXINDUST turun 2,31%, disusul IDXTRANS yang melemah 0,97%, serta IDXBASIC yang terkoreksi 0,76%, mencerminkan rotasi terbatas dan sikap pasar yang tetap berhati-hati di tengah ketidakpastian global.

Realisasi Investasi 2025 Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Domestik dan Topang IHSG

Sentimen domestik mendapat penopang setelah realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun atau 101,3% dari target, tumbuh 12,7% (yoy), sebagaimana disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani. Kinerja ini turut mendorong penciptaan 2,7 juta lapangan kerja, memperkuat narasi ketahanan ekonomi domestik dan membantu IHSG bertahan positif di tengah dinamika eksternal yang masih berlapis.

Data AS Solid Jaga Dolar, Ekspektasi The Fed Tetap Hati-hati

Sementara dari lanskap global, arah pasar masih dipengaruhi kombinasi data ekonomi AS yang kuat dan sikap kebijakan yang tetap berhati-hati. Penjualan ritel AS November tumbuh 0,6% (mtm), sementara Harga Produsen (IHP) bertahan tinggi di 3,0% (yoy), menegaskan ketahanan permintaan domestik sekaligus menunjukkan tekanan inflasi yang belum sepenuhnya mereda. Sejalan dengan itu, Beige Book The Fed mencatat aktivitas ekonomi meningkat pada laju kecil hingga moderat, menjaga ekspektasi suku bunga tetap hati-hati dan menopang dolar AS tanpa memicu penguatan agresif.

Kehati-hatian Global Bertahan, Risiko Geopolitik Batasi Ruang Penguatan Saham

Sentimen pasar saham domestik masih dibayangi kehati-hatian global. Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menegaskan tidak berencana memecat Ketua The Fed Jerome Powell memang meredam spekulasi ekstrem, namun belum cukup kuat untuk menggeser sikap defensif pelaku pasar. Ketidakpastian geopolitik – mulai dari Timur Tengah, konflik Rusia-Ukraina, hingga ketegangan kawasan Arktik terkait Greenland – tetap membatasi ruang penguatan aset-aset berisiko, sehingga mendorong investor domestik lebih selektif dalam membangun posisi di pasar saham.

Data AS dan Sinyal The Fed Jadi Penentu Arah IHSG Jangka Pendek

Perhatian pasar kini tertuju pada rilis Klaim Tunjangan Pengangguran Awal AS serta survei manufaktur regional Empire State dan Philadelphia Fed bulan Januari, yang akan menjadi petunjuk awal arah aktivitas industri di pembuka tahun. Di saat yang sama, pelaku pasar mencermati pernyataan sejumlah pejabat Federal Reserve untuk menilai konsistensi arah kebijakan di tengah inflasi yang masih membandel.

Dengan latar tersebut, pergerakan IHSG ke depan diprakirakan tetap selektif dan cenderung konsolidatif, karena para investor menyeimbangkan ketahanan fundamental domestik dengan dinamika eksternal yang berpotensi memengaruhi arah dolar global dan sentimen pasar pada sesi lanjutan.



Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Turun di Bawah $4.600 karena Dolar Menguat

Emas Turun di Bawah $4.600 karena Dolar Menguat

Emas kini memberikan sebagian dari kenaikan solidnya baru-baru ini, mundur di bawah wilayah $4.600 per troy ons di tengah kebangkitan bias permintaan pada Greenback, imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi, dan beberapa sentimen aksi ambil untung.

EUR/USD Turun ke Terendah Enam Minggu Mendekati 1,1600 Pasca Data AS

EUR/USD Turun ke Terendah Enam Minggu Mendekati 1,1600 Pasca Data AS

EUR/USD berada di bawah tekanan dan mendekati area 1,1600, sekaligus mendekati terendah multi-minggu akibat peningkatan lebih lanjut pada Greenback. Data terbaru dari agenda ekonomi AS menunjukkan Klaim Tunjangan Pengangguran Awal turun di bawah perkiraan pada minggu yang berakhir 10 Januari.

GBP/USD Tetap Lemah, Menembus di Bawah 1,3400

GBP/USD Tetap Lemah, Menembus di Bawah 1,3400

Melacak rekan-rekan yang sensitif terhadap risiko, GBP/USD menghadapi minat jual yang meningkat dan menembus di bawah support utama sekitar 1,3400 pada hari Kamis. Pullback harian Cable terjadi sebagai respon terhadap nada yang lebih baik dalam Dolar AS saat para investor menilai rilis data AS terbaru.

Prakiraan Harga Monero: XMR Berisiko Mengalami Koreksi Lebih Dalam Saat Rally Melemah di Rekor Tertinggi $800

Prakiraan Harga Monero: XMR Berisiko Mengalami Koreksi Lebih Dalam Saat Rally Melemah di Rekor Tertinggi $800

Monero (XMR) bergerak turun pada hari Kamis, bertahan di sekitar $700 pada saat berita ini ditulis seiring dengan pendinginan rally setelah mencapai rekor tertinggi $800 pada hari sebelumnya, menandakan potensi puncak siklus.

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 15 Januari:

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 15 Januari:

Para pedagang akan mengambil lebih banyak isyarat dari laporan Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan AS, yang akan dirilis pada hari Kamis. Pejabat The Fed juga dijadwalkan untuk berbicara, termasuk Raphael Bostic, Michael Barr, Thomas Barkin, dan Jeff Schmid.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA