Harga emas (XAU/USD) mengakhiri penutupan perdagangan hari rabu di level 4626.09 setelah mencapai rekor tertinggi dalam sejarah pada perdagangan di level 4643.05. Penguatan yang terjadi hingga menembus rekor tertinggi terbaru di penghujung perdagangan hari kemarin tidak bisa dilepas dari tingginya sentiment resiko yang semakin memburuk yang menyebabkan pasar memiliki kecenderungan untuk memburu aset safe haven imbas pelemahan yang terjadi pada Dolar AS serta ketegangan geopolitik yang terjadi di Iran.
Sedikit koreksi yang terjadi di penghujung perdagangan tadi malam yang terjadi pada logam mulia ini disebabkan karena pernyataan yang dikeluarkan oleh Presiden AS Donald Trump bahwa aksi pembunuhan dan penindasan di Iran sedikit mereda walaupun tidak tertutup kemungkinan militer AS akan diturunkan mengatasi hal ini.
Data Penjualan Ritel yang dikeluarkan kemarin menguat sebesar 0,6% dan berada pada level $735,9 miliar pada bulan November. Sementara itu data Indeks Harga Produsen (IHP) menunjukan hasil yang sangat signifikan pada bulan November dimana IHP inti mencapai 3% pada level tahunan (YoY).
Sementara itu Donald Trump kembali melancarkan aksi tarifnya. Trump akan memberlakukan tarif 25% untuk negara manapun yang melakukan perdagangan dengan Iran dengan maksud untuk menekan negara tersebut ditengah semakin meningkatnya protes domestik yang terjadi di Iran.
Memasuki perdagangan hari kamis, Emas kehilangan kekuatan setelah mencapai rekor tertinggi terbaru dan diperdagangkan sekitaran 4600.00 pada awal perdagangan pasar Asia. Pelemahan yang terjadi setidaknya dipengaruhi oleh semakin meredanya kondisi geopolitik dalam dalam beberapa jam terdekat ini.
Fokus pasar hari ini akan tertuju pada sejumlah data ekonomi utama. Indeks Manufaktur Fed Philadelphia (Jan), data Klaim Pengangguran Awal pukul 20.30 WIB dan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur (Jan) pada pukul 20.45 WIB. Harap diperhatikan juga pernyataan yang akan dikeluarkan oleh pejabat The Fed, Raphael W. Bostic pada pukul 20.35 WIB dan Michael S. Barr pada pukul 21.15 WIB. Setiap pernyataan yang dikeluarkan pejabat The Fed akan sangat memberikan pengaruh bagi pergerakan pasar.

Analisa Teknikal XAU/USD

Analisa teknikal menunjukkan bahwa hari ini XAU/USD agak sedikit terkoreksi dan masuk dalam fase konsolidasi akan tetapi masih tetap berada dalam jalur penguatan dalam pergerakanya ditengah kebimbangan yang terjadi pada pasar imbas gejolak geopolitik serta bagaimana sikap yang akan diambil oleh The Fed kedepan.
Dalam perkiraan kami, XAU/USD masih berpotensi untuk kembali menguat dan mencoba menembus level tertinggi terbaru meskipun pasar masih tetap berada dalam fase “wait and see” sehingga potensi pembalikan arah tetap terbuka saat pasar Amerika dibuka. Pasar pun masih akan terus menunggu setiap perkembangan terbaru yang terjadi.
Pada pembukaan perdagangan hari ini, XAU/USD memulai sesi di level 4630.10, dan dan mengalami koreksi yang tajam keluar dari zona 4600.00 terjadi pelemahan hingga menembus level 4589.08. Pergerakan XAU/USD diperkirakan masuk dalam zona konsolidasi walalupun potensi penguatan masih tetap ada terutama pada sesi perdagangan Eropa berlangsung. Meski volatilitas masih tinggi, peluang penguatan harian tetap terbuka. XAU/USD kemungkinan akan menunggu momentum sebelum bergerak lebih tajam dalam perdagangan hari ini.
Menurut perkiraan kami, titik terendah dari XAU/USD hari ini akan berada di level 4560.30 walaupun tidak tertutup kemungkinan akan menuju ke titik terendah harian dan berada di level 4539.73. Akan tetapi, sebelum mencapai level tersebut, aset ini harus melewati level 4569.03.
Akan tetapi, potensi penguatan masih akan terjadi pada XAU/USD, kami memproyeksikan bahwa penguatan harga emas bisa mencapai titik tertinggi di level 4677.17. Namun, untuk mencapai level tersebut, XAU/USD harus melewati level 4642.37 dan terus menguat hingga menembus level 4658.84.
Trading Plan
Range XAU/USD: 4584.05 - 4642.43
S1 = 4560.30
S2 = 4539.73
R1 = 4658.84
R2 = 4677.17
Informasi serta prediksi yang terkandung dalam artikel ini adalah opini yang kami berikan untuk Anda, oleh karena itu diharapkan agar Anda tetap melakukan analisa dan menjadikan opini ini sebagai landasan untuk menganalisa serta melakukan transaksi dalam setiap perdagangan yang dilakukan. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian serta kesalahan perdagangan yang timbul dari penggunaan artikel ini. Harap diperhatikan bahwa analisa yang paling terbaik adalah analisa yang dimiliki oleh Anda sendiri. Salam Profit Indonesia
Analisa Terkini
Pilihan Editor
Emas Kembali di Atas $4.600 saat Dolar Ragu
Emas (XAU/USD) mengalami pembalikan dari level tertinggi sepanjang masa dan menemukan pembeli di dekat $4.580 pada hari Kamis, sebelum kembali ke level-level di atas $4.600 selama perdagangan sesi Eropa.
Pound Sterling Rebound Sedikit saat PDB Inggris Berubah Positif
Pound Sterling (GBP) menarik sedikit tawaran beli terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis, setelah rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) bulanan Inggris untuk bulan November.
Prakiraan EUR/USD: Euro Mendekati Level Terendah Satu Bulan di 1,1618 di Tengah Penguatan Dolar AS
EUR/USD melemah selama tiga hari berturut-turut pada hari Kamis, diperdagangkan tepat di atas 1,1630 pada saat berita ini ditulis, dengan level terendah satu bulan, di 1,1618, semakin mendekat.
Prakiraan Harga Monero: XMR Berisiko Mengalami Koreksi Lebih Dalam Saat Rally Melemah di Rekor Tertinggi $800
Monero (XMR) bergerak turun pada hari Kamis, bertahan di sekitar $700 pada saat berita ini ditulis seiring dengan pendinginan rally setelah mencapai rekor tertinggi $800 pada hari sebelumnya, menandakan potensi puncak siklus.
Valas Hari Ini: Fokus Tetap pada Data AS, Pernyataan Pejabat The Fed, dan PDB Inggris
Dalam minggu yang cukup tidak menentu, Dolar AS (USD) membalikkan kenaikan signifikan hari Selasa dan mengalihkan perhatiannya ke arah yang berlawanan di tengah kegelisahan seputar independensi The Fed serta meningkatnya spekulasi tentang penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve nanti