Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) ritel India bulan Juni naik pada laju tahunan 4,38%, lebih kuat dari estimasi 4,3% dan sebelumnya 3,93%.

Reaksi Pasar

Tidak terlihat reaksi kuat pada Rupee India (INR) setelah rilis data IHK India. Pada saat berita ini ditulis, USD/INR diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 95,60.

Indikator Ekonomi

Indeks Harga Konsumen (YoY)

Indeks Harga Konsumen India yang dirilis oleh Kementerian Statistik dan Pelaksanaan Program mengukur perubahan harga rata-rata untuk semua barang dan jasa yang dibeli oleh rumah tangga untuk tujuan konsumsi. IHK merupakan indikator utama untuk mengukur inflasi dan perubahan tren pembelian. Pembacaan tinggi adalah positif (atau bullish) bagi INR, sedangkan pembacaan rendah negatif (atau bearish).

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Sen Jul 13, 2026 10.30

Frekuensi: Bulanan

Aktual: 4.38%

Konsensus: 4.3%

Sebelumnya: 3.93%

Sumber: Ministry of Statistics and Programme Implementation

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Breaking: Iran menutup Selat Hormuz di tengah pelanggaran kesepakatan gencatan senjata

Breaking: Iran menutup Selat Hormuz di tengah pelanggaran kesepakatan gencatan senjata

Iran mengatakan akan menutup Selat Hormuz setelah menuduh Amerika Serikat (AS) dan Israel melanggar gencatan senjata. Menurut Iran, keputusan tersebut diambil karena serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon. Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran mengeluarkan peringatan kepada semua kapal: "Jangan mendekati Selat Hormuz; jika tidak, keamanan Anda akan terancam"
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Senin, 22 Juni

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Senin, 22 Juni

Para investor mempertahankan sikap hati-hati di awal minggu saat mereka menilai berita terbaru yang berasal dari Timur Tengah. Pada pertengahan hari ini, data Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Mei dari Kanada akan diawasi dengan cermat oleh para pelaku pasar. Selain itu, beberapa pengambil kebijakan dari bank-bank sentral utama akan menyampaikan pidato.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA