Berikut adalah yang perlu diketahui untuk perdagangan Rupiah pada Rabu, 5 Agustus:
Indeks Dolar AS bergerak di 99,84 yang turun 0,02% pada basis harian setelah kesulitan untuk mempertahankan pergerakan di atas level 100 kemarin. Indeks berada di persimpangan antara melanjutkan penurunan dari 101,64 atau mempertahankan pemantulan ringan dari 99,42, level terendah sejak pertengahan Juni.
Greenback dalam mode bersiaga sebelum pergerakan besar berikutnya yang diprakirakan akan dipicu oleh data ketenagakerjaan Amerika Serikat pada Jumat. Data tersebut berupa Nonfarm Payrolls, Tingkat Pengangguran dan Pendapatan Rata-Rata.
Sementara itu dari sisi Rupiah, kumpulan data yang dirilis sebelumnya pekan ini seperti Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Manufaktur S&P yang kembali ke wilayah ekspansi dan defisit Neraca Perdagangan yang membaik dari bulan sebelumnya terlihat belum cukup memberikan dorongan untuk mata uang Indonesia. Sehari setelah rilis data tersebut, pasangan mata uang USD/IDR ditutup naik 0,41% ke 18.020.
Dari dalam negeri, perhatian pasar pada Rabu, 5 Agustus, tertuju pada data Produk Domestik (PDB). PDB Indonesia Kuartal II diprakirakan melandai 5,1% tahun-ke-tahun dari 5,61% sebelumnya. Sementara untuk kuartalan, PDB diprakirakan tumbuh 3,5% menyusul -0,77% sebelumnya.
Indikator Ekonomi
Produk Domestik Bruto (Thn/thn)
Produk Domestik Bruto yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Indonesia adalah ukuran dari total nilai semua barang dan jasa yang dihasilkan oleh Indonesia. PDB dianggap sebagai ukuran luas kegiatan dan kesehatan ekonomi. Secara umum, pembacaan yang tinggi dipandang sebagai positif (atau bullish) untuk mata uang Rupiah, sementara tren negatif dipandang sebagai negatif (atau bearish).
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Rab Agu 05, 2026 04.00
Frekuensi: Kuartalan
Konsensus: 5.1%
Sebelumnya: 5.61%
Sumber: Statistics Indonesia
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Dolar Selandia Baru Melemah di Bawah 0,5900 setelah Tingkat Pengangguran Naik ke Level Tertinggi dalam Satu Dekade
Pasangan mata uang NZD/USD kehilangan momentum ke dekat 0,5875 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Dolar Selandia Baru (NZD) melemah terhadap Dolar AS (USD) menyusul laporan ketenagakerjaan. Para pedagang bersiap menghadapi rilis data PMI Jasa RatingDog Tiongkok untuk mendapatkan dorongan baru.
Forex Hari Ini di Indonesia: Rupiah Tunggu Data Produk Domestik Bruto
Emas Tetap dalam Kisaran meskipun Ada Optimisme Baru
Emas Bertahan di Atas $4.050; Taruhan The Fed Hawkish Mendukung Pedagang Bearish
Harga emas tetap terbatas dalam kisaran di bawah level $4.100 hingga awal sesi Eropa karena para pedagang memilih untuk menunggu perkembangan lebih lanjut seputar krisis Timur Tengah. Sementara itu, ketidakpastian atas perundingan damai AS-Iran terus menjadi pendorong bagi safe-haven Dolar AS.