Ahli Strategi ING Warren Patterson dan Ewa Manthey melaporkan bahwa Emas turun tipis setelah kenaikan awal karena para pedagang menunggu risalah Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) bulan Juni, namun logam ini diperdagangkan sesuai dengan ekspektasi suku bunga AS yang berkembang dan tetap didukung di atas $4.000/ons. Kekhawatiran atas keamanan Selat Hormuz yang berkelanjutan dan pembelian sektor resmi yang terus berlangsung, dipimpin oleh Tiongkok, mendukung prospek tersebut.

Jalur The Fed dan Pembelian Tiongkok Menjadi Fokus

"Emas turun tipis pada perdagangan Selasa sore setelah kenaikan awal karena para investor menantikan rilis risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal bulan Juni akhir pekan ini untuk petunjuk lebih lanjut mengenai jalur kebijakan Federal Reserve. Logam ini terus diperdagangkan sebagian besar sesuai dengan ekspektasi suku bunga AS yang bergeser. Data lapangan pekerjaan yang lebih lemah dari prakiraan minggu lalu mengurangi ekspektasi pengetatan tambahan dan membantu emas stabil kembali di atas level $4.000/ons."

"Sementara itu, permintaan sektor resmi tetap mendukung. Data dari People's Bank of China menunjukkan bahwa bank sentral tersebut meningkatkan cadangan emasnya untuk bulan ke-20 berturut-turut pada bulan Juni. Ini menandai pembelian bulanan terbesar sejak akhir 2023."

"Akumulasi yang berkelanjutan ini menyoroti upaya Tiongkok yang terus berlangsung untuk mendiversifikasi cadangan dan memperkuat tren yang lebih luas dari pembelian besar oleh bank sentral. Hal ini seharusnya terus menjadi sumber dukungan penting bagi harga emas meskipun terjadi volatilitas baru-baru ini."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Pembeli Emas Tampak Ragu karena Ketegangan Iran Picu Kekhawatiran Inflasi dan Taruhan The Fed yang Hawkish

Pembeli Emas Tampak Ragu karena Ketegangan Iran Picu Kekhawatiran Inflasi dan Taruhan The Fed yang Hawkish

Emas (XAU/USD) mempertahankan nada tawaran belinya menjelang sesi Eropa pada hari Rabu dan, untuk saat ini, tampaknya telah memutuskan tren penurunan dua hari ke level di bawah $4.100, atau level terendah mingguan yang disentuh pada hari sebelumnya.
USD/IDR: Rupiah Masih Dekat 18.000 Usai Keyakinan Konsumen RI, Pasar Tunggu Risalah FOMC

USD/IDR: Rupiah Masih Dekat 18.000 Usai Keyakinan Konsumen RI, Pasar Tunggu Risalah FOMC

Nilai tukar Rupiah melemah di sekitar 18.000 meskipun Dolar AS terkoreksi pada perdagangan Rabu pukul 13:51 WIB menjelang rilis risalah rapat FOMC. Pasangan mata uang USD/IDR terpantau naik ke 17.997, lebih tinggi 27 poin atau 0,15% dari level pembukaan hari ini di 17.970. JISDOR Bank Indonesia pada Selasa ditetapkan di 17.988, lebih rendah dari level sebelumnya di 17.999.
Euro Kesulitan di Atas 1,1400 saat Serangan Baru AS terhadap Iran Dukung USD Jelang Risalah Rapat FOMC

Euro Kesulitan di Atas 1,1400 saat Serangan Baru AS terhadap Iran Dukung USD Jelang Risalah Rapat FOMC

Pasangan mata uang EUR/USD mempertahankan level 1,1400 selama perdagangan sesi Asia pada hari Rabu, meskipun kesulitan untuk menarik para pembeli yang signifikan di tengah meningkatnya permusuhan AS-Iran.
Pi Network jatuh ke level terendah sepanjang masa di tengah tekanan pasar yang lebih luas

Pi Network jatuh ke level terendah sepanjang masa di tengah tekanan pasar yang lebih luas

Harga Pi Network (PI) mendekati $0,1000 memperpanjang kerugian untuk hari kelima berturut-turut. Sentimen ritel tetap bearish seiring dengan penurunan Open Interest dan tingkat pendanaan. Prospek teknis untuk PI bearish karena tekanan jual meningkat, meskipun dalam kondisi jenuh jual.

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 7 Juli

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 7 Juli

Sentimen pasar memburuk pada hari Rabu karena para investor menilai berita terbaru seputar konflik Timur Tengah. Di akhir sesi Amerika, Federal Reserve akan merilis risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal bulan Juni. Sementara itu, para investor akan terus memperhatikan geopolitik.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA