Emas Antam untuk berat 1 gram dijual di harga Rp2.610.000 hari ini. Harganya lebih rendah Rp13.000 dari harga Jumat lalu sebesar Rp2.623.000 seperti diinformasikan dalam situs Logam Mulia. Emas Antam 0,5 gram dijual di harga Rp1.355.000 dan 1 kg di Rp2.550.600.000.
Penurunan harga Emas di atas menyusul harga Emas dunia (XAU/USD) yang ditutup turun 1,40% di $4.046 per troy ons Jumat lalu. Emas dibuka dengan gap bullish di $4.074 Senin ini, namun kesulitan menindaklanjutinya dan kini berupaya untuk menutup gap tersebut di perdagangan sesi Asia.
Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Manufaktur ISM AS bulan Juli yang akan dirilis pada pukul 14:00 GMT (21:00 WIB) hari ini diprakirakan menjadi penggerak harga Emas dalam jangka pendek. Selain itu, data PMI Manufaktur S&P Global, Belanja Konstruksi, Harga Manufaktur Dibayar ISM, Indeks Ketenagakerjaan Manufaktur ISM, dan Indeks Pesanan Baru Manufaktur ISM melengkapi kalender ekonomi AS yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar.
Pertanyaan Umum Seputar Emas
Emas telah memainkan peran penting dalam sejarah manusia karena telah banyak digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Saat ini, selain kilaunya dan kegunaannya sebagai perhiasan, logam mulia tersebut secara luas dipandang sebagai aset safe haven, yang berarti bahwa emas dianggap sebagai investasi yang baik selama masa-masa sulit. Emas juga secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan terhadap mata uang yang terdepresiasi karena tidak bergantung pada penerbit atau pemerintah tertentu.
Bank-bank sentral merupakan pemegang Emas terbesar. Dalam upaya mereka untuk mendukung mata uang mereka di masa sulit, bank sentral cenderung mendiversifikasi cadangan mereka dan membeli Emas untuk meningkatkan kekuatan ekonomi dan mata uang yang dirasakan. Cadangan Emas yang tinggi dapat menjadi sumber kepercayaan bagi solvabilitas suatu negara. Bank sentral menambahkan 1.136 ton Emas senilai sekitar $70 miliar ke cadangan mereka pada tahun 2022, menurut data dari World Gold Council. Ini merupakan pembelian tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai. Bank sentral dari negara-negara berkembang seperti Tiongkok, India, dan Turki dengan cepat meningkatkan cadangan Emasnya.
Emas memiliki korelasi terbalik dengan Dolar AS dan Obligasi Pemerintah AS, yang keduanya merupakan aset cadangan utama dan aset safe haven. Ketika Dolar terdepresiasi, Emas cenderung naik, yang memungkinkan para investor dan bank sentral untuk mendiversifikasi aset-aset mereka di masa sulit. Emas juga berkorelasi terbalik dengan aset-aset berisiko. Rally di pasar saham cenderung melemahkan harga Emas, sementara aksi jual di pasar yang lebih berisiko cenderung menguntungkan logam mulia ini.
Harga dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang parah dapat dengan cepat membuat harga Emas meningkat karena statusnya sebagai aset safe haven. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Emas cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah, sementara biaya uang yang lebih tinggi biasanya membebani logam kuning tersebut. Namun, sebagian besar pergerakan bergantung pada perilaku Dolar AS (USD) karena aset tersebut dihargakan dalam dolar (XAU/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Emas tetap terkendali, sedangkan Dolar yang lebih lemah cenderung mendorong harga Emas naik.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Dolar Australia Tetap Menguat Setelah Data PMI Manufaktur RatingDog Tiongkok
Perak Naik di Atas $58,00 di Tengah Perundingan Damai AS-Iran yang Kembali Berlanjut
Pertarungan XAU/USD dengan SMA 21 Hari Berlanjut Jelang Perundingan AS-Iran
Emas sedang berkonsolidasi setelah penurunan sebelumnya, mempertahankan sentimen penawaran jual di sekitar $4.050 di perdagangan sesi Asia pada hari Senin, karena prospek teknis jangka pendek yang bearish menutupi faktor-faktor fundamental yang bullish. Penjual Emas mendominasi saat pekan NFP dimulai.
Bitcoin: Pembeli Bertahan pada Garis Pertahanan