Catatan Skor Risiko Valas dari DBS Group Research oleh Chua Han Teng dan Daisy Sharma menyoroti bahwa risiko Valas telah meningkat secara moderat pada Mei dan Juni namun tetap di bawah puncak konflik Timur Tengah sebelumnya. Dolar AS (USD) menguat berdasarkan pembacaan hawkish dari pertemuan Federal Reserve (The Fed) pertama di bawah Ketua Kevin Warsh, meskipun ketegangan AS-Iran mereda dan kekhawatiran struktural tentang keistimewaan AS serta keberlanjutan fiskal tetap ada.

Skor Risiko Valas dan Dinamika USD

"Wawasan unggulan minggu ini adalah Dasbor Risiko Aset kami, yang melacak kondisi dan mengukur sentimen risiko di empat kelas aset utama (Saham, Suku Bunga, Kredit, dan Valas). Hari ini kami fokus pada Valas."

"Skor risiko Valas naik sedikit pada Mei dan Juni, tetapi tetap di bawah puncak siklikal yang tercapai selama pelarian ke aset safe haven Dolar AS yang dipicu oleh awal konflik Timur Tengah."

"Meskipun ketegangan AS-Iran telah mereda setelah penandatanganan kesepakatan damai sementara dan dimulainya negosiasi, Dolar AS menguat sebagai respons terhadap interpretasi pasar yang hawkish dari pertemuan The Fed pertama di bawah Ketua baru Kevin Warsh pada Juni."

"Kondisi pendanaan AS tetap nyaman di pasar Euro dan Jepang, meskipun dengan bias pengetatan yang sedikit."

"Namun demikian, daya tarik USD terus mendapat tantangan dari kekhawatiran investor terhadap keistimewaan AS, keberlanjutan fiskal jangka panjang, dan ketidakpastian kebijakan yang sedang berlangsung."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Tetap Turun karena Kekhawatiran Inflasi Dongkrak Imbal Hasil Obligasi AS dan USD di Tengah Risiko Hormuz

Emas Tetap Turun karena Kekhawatiran Inflasi Dongkrak Imbal Hasil Obligasi AS dan USD di Tengah Risiko Hormuz

Emas (XAU/USD) mempertahankan nada penawaran jual menjelang sesi Eropa pada hari Selasa, meskipun bertahan di atas level $4.100. Harga minyak mentah naik tipis di tengah ketegangan yang diperbarui di Selat Hormuz, yang membangkitkan kekhawatiran inflasi.
IHSG Ditutup Menguat ke 5.986, Properti dan Bank Dorong Indeks Semakin Dekat ke 6.000

IHSG Ditutup Menguat ke 5.986, Properti dan Bank Dorong Indeks Semakin Dekat ke 6.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Selasa dan semakin dekat ke level psikologis 6.000. Kenaikan ditopang saham-saham properti dan perbankan, sementara kenaikan cadangan devisa Indonesia membantu menjaga persepsi positif terhadap aset domestik. IHSG naik 70 poin atau 1,19% ke 5.986, dari penutupan sebelumnya di 5.916.
Valas Harian: Perdagangan Yen Telah Mencapai Titik di Mana Pedagang Valas Perlu Selesaikan Dilema

Valas Harian: Perdagangan Yen Telah Mencapai Titik di Mana Pedagang Valas Perlu Selesaikan Dilema

USD/JPY kini bukan lagi sekadar transaksi berbasis suku bunga. Semakin besar porsinya sebagai transaksi berbasis posisi, lindung nilai, dan kredibilitas fiskal. Imbal hasil Jepang memang sedang naik, tetapi pasar masih melihatnya sebagai tekanan fiskal, bukan kembalinya daya tarik moneter domestik secara jelas.
Bonk melanjutkan koreksi setelah peretasan senilai 20 Juta Dolar dari kas BonkDAO

Bonk melanjutkan koreksi setelah peretasan senilai 20 Juta Dolar dari kas BonkDAO

Bonk masih berada di bawah tekanan, diperdagangkan di bawah $0,0000044 setelah kehilangan lebih dari 10% pada hari sebelumnya. Koreksi hari Senin terjadi saat Organisasi Otonom Terdesentralisasi Bonk mengumumkan eksploitasi tata kelola yang mengakibatkan pencurian token BONK senilai 20 Juta dolar dari kasnya.

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 7 Juli

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 7 Juli

Pasar menjadi berhati-hati pada hari Selasa karena para investor memperhatikan dengan seksama headline yang keluar dari Timur Tengah di tengah tidak adanya rilis data berdampak tinggi. Pada paruh kedua hari ini, data Neraca Perdagangan Barang Amerika Serikat untuk bulan Mei akan ditampilkan dalam kalender ekonomi, bersama dengan Rata-rata Perubahan Ketenagakerjaan 4-minggu dari Automatic Data Processing.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA