Geoff Yu dari BNY berpendapat bahwa Dolar AS tetap undervalued dalam istilah efektif riil meskipun terjadi kenaikan terbaru pada USD/JPY, EUR/USD, dan USD/CAD. Ia mencatat bahwa pertumbuhan dan inflasi Zona Euro telah melunak sementara dinamika harga AS menguat, mendukung apresiasi lebih lanjut pada REER Dolar. Yu menyoroti risiko dari inflasi yang didorong oleh permintaan dan memperingatkan bahwa Dolar riil yang lebih kuat dapat memperketat kondisi keuangan global.

Valuasi Dolar dan Kenaikan Efektif Riil

"Laporan JOLTS yang tangguh memperkuat pandangan kami bahwa data pasar tenaga kerja minggu ini harus terus mendukung imbal hasil AS yang lebih tinggi dan dolar yang lebih kuat. Setelah pergerakan terbaru pada USDJPY, EURUSD, dan USDCAD, kekhawatiran tentang valuasi pasti akan muncul kembali. Kami pikir kekhawatiran tersebut terlalu dini."

"Menurut standar historis, dolar jauh dari ekstrem yang terlihat selama episode keunggulan AS sebelumnya."

"Seiring melebar divergensi ini, REER dolar masih memiliki ruang lebih untuk menguat."

"Kami terus memprakirakan kenaikan lebih lanjut pada REER dolar. Risiko utama adalah percepatan tajam inflasi yang didorong oleh permintaan – terutama upah – yang akan memaksa respons Fed yang lebih agresif dan membebani sentimen risiko secara lebih luas."

"Di sisi lain, REER USD yang secara material lebih kuat memperketat kondisi keuangan global dengan memaksa bank sentral merespons inflasi impor sekaligus menaikkan biaya pendanaan dolar yang sudah langka."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

PMI Manufaktur ISM Diprakirakan Mengisyaratkan Perluasan Aktivitas Pabrik AS yang Berkelanjutan

PMI Manufaktur ISM Diprakirakan Mengisyaratkan Perluasan Aktivitas Pabrik AS yang Berkelanjutan

Perhatian beralih ke rilis Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM bulan Juni pada hari Rabu, salah satu indikator aktivitas sektor manufaktur AS yang paling diperhatikan dan barometer penting bagi ekonomi yang lebih luas. Pasar memprakirakan indeks utama akan tetap tidak berubah di 54, sama dengan angka Mei.
USD/IDR: Rupiah Melemah Dekati 18.000 setelah Data Domestik Mengecewakan

USD/IDR: Rupiah Melemah Dekati 18.000 setelah Data Domestik Mengecewakan

Rupiah Indonesia (IDR) kembali melemah terhadap Dolar AS (USD) pada perdagangan Rabu, setelah data terbaru menunjukkan manufaktur kembali berkontraksi dan neraca perdagangan berbalik defisit. Membawa USD/IDR bergerak lagi ke arah 18.000. Pasangan mata uang USD/IDR naik 72,6 poin atau 0,41% ke 17.943 pada akhir sesi Asia, setelah bergerak dalam rentang 17.857 hingga sekitar 17.983.
XAU/USD Masih Rapuh: Penguatan Dolar AS Membatasi Ruang Pemulihan Emas

XAU/USD Masih Rapuh: Penguatan Dolar AS Membatasi Ruang Pemulihan Emas

Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari selasa kemarin di level 4007.39, setelah menyentuh level ketinggian harian di level 4064.26 selama hari perdagangan kemarin. Penguatan yang terjadi pada perdagangan hari kemarin imbas merupakan imbas dari semakin positifnya kesepakatan damai antara AS-Iran dimana hal ini memberikan dukungan bagi logam mulia ini.
PMI Manufaktur ISM Diprakirakan Mengisyaratkan Ekspansi Berkelanjutan di AS

PMI Manufaktur ISM Diprakirakan Mengisyaratkan Ekspansi Berkelanjutan di AS

Perhatian beralih ke rilis Indeks Manajer Pembelian (IMP) Manufaktur ISM bulan Juni pada hari Rabu, salah satu indikator aktivitas sektor manufaktur AS yang paling diperhatikan dan barometer penting bagi ekonomi yang lebih luas. Pasar memprakirakan indeks utama akan tetap tidak berubah di 54

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 1 Juli

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 1 Juli

Aksi di pasar finansial mereda di pertengahan minggu karena para investor memilih untuk absen menjelang pidato penting oleh pejabat bank sentral. Kalender ekonomi Eropa akan menampilkan data awal Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi untuk bulan Juni. Di akhir hari, para pelaku pasar akan mencermati dengan cermat Perubahan Ketenagakerjaan ADP bulan Juni dan data Indeks Manajer Pembelian Manufaktur dari Institute for Supply Management (ISM) dari AS.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA