CPO Turun Tipis ke 4.648 Ringgit, Pelemahan Minyak Mentah Membatasi Harga


  • CPO turun 0,17% ke 4.648 ringgit per ton setelah mendekati batas atas rentang tiga bulan.
  • Ekspor minyak sawit Malaysia meningkat hingga 25% selama 1-20 Juni.
  • Harga minyak mentah turun sekitar 1%, mengurangi daya tarik CPO sebagai bahan baku biodiesel.

Harga minyak sawit mentah (CPO) Malaysia bergerak sedikit lebih rendah pada perdagangan Rabu setelah kenaikan sejak pertengahan Juni membawa kontrak acuan kembali mendekati batas atas rentang tiga bulan. CPO turun 8 ringgit atau 0,17% ke 4.648 ringgit per ton, setelah dibuka di 4.646 dan bergerak dalam kisaran 4.626-4.690 ringgit.

Harga masih bertahan dekat area 4.700 ringgit yang beberapa kali membatasi kenaikan sejak awal Mei. Sejak pertengahan April, kontrak acuan bergerak dalam rentang sekitar 4.360-4.720 ringgit per ton.

Ekspor Malaysia dan B50 Menahan Koreksi

Ekspor produk minyak sawit Malaysia selama 1-20 Juni naik 19,1% menurut Intertek Testing Services (ITS) dan 25% menurut AmSpec dibandingkan periode yang sama pada Mei. Kenaikan tersebut menunjukkan permintaan luar negeri masih kuat menjelang akhir bulan.

Pasar juga mencermati rencana Indonesia menjalankan mandat biodiesel B50 mulai 1 Juli. Kebutuhan biodiesel tahun ini diproyeksikan mencapai 17,6 juta kiloliter, naik dari alokasi sebelumnya sebesar 15,65 juta kiloliter. Kebijakan tersebut diperkirakan meningkatkan penyerapan CPO di pasar domestik dan berpotensi mengurangi pasokan ekspor Indonesia.

Minyak Mentah Turun Sekitar 1%

Dari pasar energi, minyak mentah melemah setelah muncul tanda bahwa kapal-kapal tanker yang tertahan dapat kembali melintasi Selat Hormuz. WTI turun 0,96% ke US$72,51 per barel, sedangkan Brent melemah 1,01% ke US$76,30. Harga minyak yang lebih rendah mengurangi daya tarik CPO sebagai bahan baku biodiesel.

Ringgit Malaysia melemah tipis 0,05% terhadap Dolar AS, dengan USD/MYR naik ke 4,1400, sehingga memberi sedikit dukungan bagi CPO. Bank Negara Malaysia mengatakan pasar valuta asing domestik tetap berfungsi lancar setelah Komite Pasar Keuangan meninjau penurunan Ringgit lebih dari 4% sepanjang Juni.


Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Harga Emas Memantul dari Terendah Dua Minggu

Harga Emas Memantul dari Terendah Dua Minggu

Emas (XAU/USD) pulih sedikit dari level terendah hampir dua minggu yang disentuh sebelumnya pada hari Rabu ini, meskipun tetap mempertahankan bias negatif di bawah level $4.100 menjelang sesi Eropa.
USD/IDR: Rupiah Melemah Dekati 18.000, Risiko MSCI dan Dolar AS Menekan

USD/IDR: Rupiah Melemah Dekati 18.000, Risiko MSCI dan Dolar AS Menekan

Rupiah Indonesia (IDR) melemah terhadap Dolar AS pada akhir sesi Asia, Rabu. USD/IDR naik 87 poin atau 0,49% ke 17.950 pada saat berita ini ditulis, setelah dibuka di 17.863 dan bergerak dalam rentang 105 poin antara 17.850 dan 17.955. Tekanan tersebut kembali membawa mata uang Garuda mendekati level psikologis 18.000 per Dolar AS.
WTI Kembali ke Harga Logistik saat Pasar Menilai Ulang Permintaan

WTI Kembali ke Harga Logistik saat Pasar Menilai Ulang Permintaan

WTI memasuki paruh kedua minggu ini setelah salah satu peristiwa repricing geopolitik paling tajam tahun ini, dengan minyak mentah kehilangan lebih dari 10% selama lima sesi terakhir seiring meredanya ketakutan langsung terkait Selat Hormuz. Pasar bergeser dari skenario gangguan menuju logistik, aliran fisik, dan ekspektasi permintaan sebagai mekanisme penetapan harga utama.
Dogecoin menguji titik kunci penentu di tengah menurunnya dukungan ritel

Dogecoin menguji titik kunci penentu di tengah menurunnya dukungan ritel

Dogecoin diperdagangkan di bawah $0,08000 mempertahankan penurunan yang stabil selama tujuh minggu berturut-turut. Koin meme ini kehilangan kekuatan ritel karena Open Interest kontrak berjangka DOGE turun 10% dalam 24 jam, sementara permintaan institusional tetap lesu dengan nol aliran masuk sejauh ini minggu ini.

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 24 Juni

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 24 Juni

Dolar AS terus menguat terhadap mata uang utama lainnya di pertengahan minggu, didukung oleh suasana pasar yang menghindari risiko dan meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve paling cepat di bulan September. Kalender ekonomi akan menampilkan data sentimen bisnis IFO dari Jerman.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA