Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari selasa kemarin di level 4109.16, setelah menyentuh level terendah harian di level 4092.17 selama hari perdagangan kemarin. Pelemahan yang terjadi pada perdagangan hari kemarin imbas dari pandangan pasar tentang kenaikan suku bunga yang akan dilakukan oleh The Fed pada penghujung tahun ini.
Tekanan yang terjadi pada emas juga dipengaruhi oleh hasil kesepakatan terbaru dalam perundingan AS-Iran dimana walaupun hasil yang diperoleh meredakan tekanan yang terjadi pada harga energi tapi sangat berdampak pada inflasi sehingga hal ini semakin memperkuat pandangan The Fed untuk menaikan suku bunga.
Disisi lain kenaikan Dolar AS semakin menekan laju pergerakan Emas. Dolar AS kembali menunjukan keperkasaanya dimana mengalami kenaikan yang sangat signifikan dan menyentuh nilai tertinggi terbaru dalam kurun waktu 13 bulan saat berada pada level 101.50. Hal ini sangat mempenaruhi pergerakan emas karena akan semakin menekan emas menuju ke level terendah harian.
Data yang dikeluarkan oleh CME FedWatch tool, menyatakan bahwa pasar sangat menyesuaikan dengan sikap hawkish yang diambil oleh The Fed. Probabilitas penguatan suku bunga telah berada pada level 86,1% sehingga sangat mempengaruhi perspektif pasar kedepan
Emas membuka perdagangan hari rabu dengan posisi yang semakin tertekan. Emas kembali lagi mengalami pelemahan dan kembali turun mencapai level terendah dalam periode dua minggu terakhir selama pembuakaan pasar Asia. Kemungkinan untuk terus melemah sangat besar karena pasar sangat terpengaruh akan sikap hawkish The Fed serta peluang penguatan suku bunga yang akan dilakukan pada akhir tahun ini.
Fokus pasar masih tetap terfokus pada perkembangan konflik AS–Iran serta meningkatnya risiko geopolitik di kawasan Timur Tengah yang terus menjadi pendorong utama sentimen global. Kalender fundamental yang harus diperhatikan yaitu rilis data Penjualan Rumah Baru (Mei) yang direncanakan pada pukul 21.00 WIB

Analisa Teknikal XAU/USD

Analisa teknikal menunjukkan bahwa hari ini XAU/USD kembali lagi berada dalam tendensi bearish dalam pergerakannya akan tetapi peluang penguatan masih tetap terjaga selama perdagangan hari ini. Pergerakan masih sangat datar diperkirakan akan terjadi dan terus mempertahankan posisi diatas level 4040.00. Emas terus berusaha agar tetap berada di atas zona tersebut selama perdagangan hari ini.
Walaupun demikian, XAU/USD diperkirakan masih tetap menyimpan peluang untuk mencatatkan rebound jangka pendek dan menjaga stabilitas pergerakan harga. Pasar saat ini masih tetap berada dalam tendensi bearish dan tetap “wait and see”, dimana pelaku pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu kejelasan arah. Potensi pembalikan tetap terbuka, terutama saat likuiditas meningkat di sesi Amerika, meskipun pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada perkembangan terbaru yang mampu menjadi katalis bagi pasar.
Pada pembukaan perdagangan hari ini, XAU/USD memulai sesi di level 4113.60 dan terus melemah hingga keluar dari zona 4100.00 dan berhasil menyentuh level terendah harian pada level 4049.27. Walaupun sementara ini terjadi sedikit koreksi sempat koreksi ke level 4066.56, XAU/USD diperkirakan akan tertekan pada perdagangan hari ini terutama saat memasuki pasar Eropa nanti
Pergerakan XAU/USD masih dibayangi tekanan akibat geopolitik yang tidak menentu di Timur Tengah serta prospek kebijakan yang akan dikeluarkan oleh The Fed pada minggu ini. Di tengah volatilitas yang tinggi dan sedikit bias pelemahan, potensi rebound intraday masih bisa muncul. Untuk pergerakan selanjutnya, harga cenderung menanti katalis baru sebelum mencatat pergerakan yang lebih impulsif pada sesi perdagangan hari ini.
Menurut perkiraan kami, titik terendah dari XAU/USD hari ini akan berada di level 4033.66 walaupun tidak tertutup kemungkinan akan menuju ke titik terendah harian dan berada di level 4008.56. Akan tetapi, sebelum mencapai level tersebut, aset ini harus melewati level 4040.00.
Akan tetapi, potensi penguatan masih akan terjadi pada XAU/USD, kami memproyeksikan bahwa penguatan harga emas bisa mencapai titik tertinggi di level 4162.52. Namun, untuk mencapai level tersebut, XAU/USD harus melewati level 4120.00 dan terus menguat hingga menembus level 4140.71
Trading Plan
Range XAU/USD: 4048.74 - 4197.87
S1 = 4033.66
S2 = 4008.56
R1 = 4140.71
R2 = 4162.52
Informasi serta prediksi yang terkandung dalam artikel ini adalah opini yang kami berikan untuk Anda, oleh karena itu diharapkan agar Anda tetap melakukan analisa dan menjadikan opini ini sebagai landasan untuk menganalisa serta melakukan transaksi dalam setiap perdagangan yang dilakukan. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian serta kesalahan perdagangan yang timbul dari penggunaan artikel ini. Harap diperhatikan bahwa analisa yang paling terbaik adalah analisa yang dimiliki oleh Anda sendiri. Salam Profit Indonesia
Analisa Terkini
Pilihan Editor
AUD/USD Bertahan Stabil di Atas 0,7000 karena Para Trader Menantikan Keputusan Suku Bunga RBA
AUD/USD melanjutkan fase konsolidasinya pada sesi Asia hari Selasa, diperdagangkan sedikit di atas 0,7000 menjelang keputusan suku bunga RBA. Sementara itu, Dolar AS berada di dekat level tertinggi dua bulan karena kekhawatiran inflasi yang dipicu oleh minyak menegaskan kembali spekulasi kenaikan suku bunga The Fed dan terus mendorong imbal hasil obligasi AS ke level tertinggi multi-tahun. Selain itu, kebuntuan AS–Iran menopang Dolar safe-haven dan membatasi pasangan mata uang ini.
USD/JPY berkonsolidasi di dekat 157,50 saat USD bullish mengimbangi risiko intervensi
USD/JPY berusaha keras untuk memanfaatkan pemantulan semalam dari level terendah satu minggu, berkonsolidasi di sekitar 157,50 pada sesi Asia hari Selasa. Kekhawatiran Trump tentang pelemahan Yen Jepang memicu spekulasi tentang intervensi bersama AS-Jepang lainnya. Hal ini, bersama dengan BoJ yang hawkish, mendukung JPY dan membatasi pasangan mata uang ini. Sementara itu, meningkatnya taruhan kenaikan suku bunga The Fed dan kekhawatiran inflasi yang didorong oleh minyak terus mendorong imbal hasil obligasi AS ke level tertinggi multi-tahun, membuat Dolar AS tetap tertekan di dekat level tertinggi dua bulan dan mendukung pasangan mata uang ini.
Harga Emas Mengalami Pemulihan Temporer Menjelang Data Lapangan Pekerjaan AS
Harga Emas memantul dari posisi terendah delapan minggu di US$4.110 pada Selasa pagi, menantikan data lapangan pekerjaan JOLTS AS. Dolar AS memasuki konsolidasi bullish bersama imbal hasil obligasi Treasury AS; spekulasi kenaikan suku bunga The Fed tetap bertahan. Harga Emas mengonfirmasi penembusan falling wedge, sementara RSI harian tetap bearish.
NEAR: Intents memblokir lebih dari $50 Juta dalam upaya pencucian uang yang terkait dengan eksploitasi Bitget
Valas Hari Ini: RBA dan Pernyataan Pejabat The Fed Menarik Semua Perhatian
Dolar AS (USD) memulai pekan dengan kenaikan tipis, melanjutkan tren naik terbarunya dan meninggalkan gangguan Jumat. Sementara itu, pengetatan lebih lanjut oleh The Fed tetap menjadi pusat hampir setiap perdebatan, sementara ketegangan yang kembali meningkat di Timur Tengah terus memberikan dukungan kepada dolar dan membatasi potensi penurunan.