• BUMI memulihkan kinerja negatif kemarin, lanjutkan kenaikan minggu ini.
  • Kenaikan harga batubara baik di dalam negeri dan luar negeri memberikan sentimen positif.
  • Relative Strength Index di ambang memasuki zona jenuh beli.

BUMI bergerak lebih tinggi 10,12% di 185 dari penutupan hari kemarin di sesi II Kamis ini. Saham PT Bumi Resources Tbk dibuka di 169 dan bergerak naik untuk mencatatkan tertinggi harian 196 yang juga level tertinggi sejak 20 Mei 2026. Saham ini memulihkan penutupan negatif hari kemarin dan melanjutkan upayanya untuk menjauhi 126, terendah 2026 yang ditorehkan pada 8 Juni.

Tidak ada aksi korporasi yang dilaporkan dalam keterbukaan informasi yang menjadi pendorong kenaikan harga saham ini. Aksi beli diprakirakan menjadi pendorong dominan lonjakan BUMI. Pergerakan tersebut juga terjadi di tengah kenaikan harga-harga komoditas. Batubara ICE Newcastle front month ditutup lebih tinggi 0,78% di $135,55, tertinggi baru bulanan Juli dan minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan lebih tinggi hampir 3% di $88,45 per barrel pada saat berita ini ditulis, menghapus penurunan bulan lalu di tengah pembaruan konflik AS-Iran yang saling serang untuk 12 malam berturut-turut.

Dari dalam negeri, Harga Batubara Acuan (HBA) untuk periode 2 Juli 2026 sebagian besar mengalami kenaikan. Batubara (6.322 GAR) $131,85 yang naik dari $126,58; Batubara I (5.300 GAR) $89,90 turun dari $90,94; Batubara II (4.100 GAR) $63,25 naik dari $62,59; dan Batubara III (3.400 GAR) $45,08 naik $41,91. Ke depan, pasar menantikan laporan keuangan perseroan untuk semester I 2026. Sejauh ini belum ada informasi pasti kapan laporan tersebut akan dirilis. Melihat laporan keuangan kuartal I 2026, perseroan mencatatkan laba yang dapat diatribusikan ke entitas induk sebesar $24,14 juta yang lebih tinggi dari periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar $17,86 juta.

Meskipun BUMI mengalami kenaikan dalam jangka pendek, tren saham ini dalam jangka lebih panjang terlihat menurun karena berada di bawah Simple Moving Average (SMA) 200-hari. Di samping itu, indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 70,19 mengindikasikan bahwa momentumnya di ambang masuk ke zona jenuh beli setelah berada dalam momentum bullish sejak pertengahan bulan.

BUMI
Grafik harian BUMI

Pertanyaan Umum Seputar Saham Asia

Asia menyumbang sekitar 70% pertumbuhan ekonomi global dan menjadi tuan rumah bagi beberapa indeks pasar saham utama. Di antara negara-negara maju di kawasan tersebut, Nikkei Jepang – yang mewakili 225 perusahaan di bursa saham Tokyo – dan Kospi Korea Selatan menonjol. Tiongkok memiliki tiga indeks penting: Hang Seng Hong Kong, Shanghai Composite, dan Shenzhen Composite. Sebagai negara berkembang yang besar, ekuitas India juga menarik perhatian investor, yang semakin banyak berinvestasi di perusahaan-perusahaan dalam indeks Sensex dan Nifty.

Ekonomi utama di Asia berbeda-beda, dan masing-masing memiliki sektor khusus yang perlu diperhatikan. Perusahaan teknologi mendominasi indeks di Jepang, Korea Selatan, dan semakin banyak di Tiongkok. Layanan keuangan memimpin pasar saham seperti Hong Kong atau Singapura, yang dianggap sebagai pusat utama sektor ini. Manufaktur juga besar di Tiongkok dan Jepang, dengan fokus kuat pada produksi mobil atau elektronik. Kelas menengah yang berkembang di negara-negara seperti Tiongkok dan India juga semakin menonjolkan perusahaan yang berfokus pada ritel dan e-commerce.

Banyak faktor yang mendorong indeks pasar saham Asia, tetapi faktor utama di balik kinerjanya adalah hasil agregat dari perusahaan-perusahaan komponen yang terungkap dalam laporan pendapatan triwulanan dan tahunan mereka. Fundamental ekonomi masing-masing negara, serta keputusan bank sentral atau kebijakan fiskal pemerintah mereka, juga merupakan faktor penting. Secara lebih luas, stabilitas politik, kemajuan teknologi atau supremasi hukum juga dapat memengaruhi pasar ekuitas. Kinerja indeks ekuitas AS juga merupakan faktor karena, lebih sering daripada tidak, pasar Asia memimpin dari saham-saham Wall Street dalam semalam. Terakhir, sentimen risiko yang lebih luas di pasar juga berperan karena ekuitas dianggap sebagai investasi yang berisiko dibandingkan dengan opsi investasi lain seperti sekuritas pendapatan tetap.

Berinvestasi dalam ekuitas itu sendiri berisiko, tetapi berinvestasi dalam saham Asia disertai dengan risiko khusus kawasan yang perlu diperhitungkan. Negara-negara Asia memiliki berbagai macam sistem politik, dari demokrasi penuh hingga kediktatoran, sehingga stabilitas politik, transparansi, supremasi hukum, atau persyaratan tata kelola perusahaan mereka mungkin sangat berbeda. Peristiwa geopolitik seperti sengketa perdagangan atau konflik teritorial dapat menyebabkan volatilitas di pasar saham, seperti halnya bencana alam. Selain itu, fluktuasi mata uang juga dapat berdampak pada valuasi pasar saham Asia. Hal ini khususnya berlaku di negara-negara yang berorientasi ekspor, yang cenderung menderita karena mata uang yang lebih kuat dan mendapat keuntungan dari mata uang yang lebih lemah karena produk mereka menjadi lebih murah di luar negeri.

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Bank Sentral Eropa Diprakirakan Pertahankan Suku Bunga; Pernyataan Lagarde akan Diamati untuk Cari Petunjuk

Bank Sentral Eropa Diprakirakan Pertahankan Suku Bunga; Pernyataan Lagarde akan Diamati untuk Cari Petunjuk

Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) diprakirakan akan mempertahankan suku bunga pada operasi refinancing utama dan fasilitas deposit masing-masing tetap di 2,4% dan 2,25%. Keputusan tersebut akan diumumkan pada hari Kamis pukul 12:15 GMT (19:15 WIB).
Rupiah Melemah ke Rp17.890, USD/IDR Offshore Naik saat Pasar Cerna BI di Tengah Lonjakan Minyak

Rupiah Melemah ke Rp17.890, USD/IDR Offshore Naik saat Pasar Cerna BI di Tengah Lonjakan Minyak

Rupiah berusaha bertahan di bawah Rp17.900 per Dolar AS pada perdagangan Kamis ketika pasar mencerna keputusan Bank Indonesia, di tengah Dolar AS yang relatif stabil dan kenaikan tajam harga minyak. Mata uang Garuda sempat diperdagangkan di sekitar Rp17.898 sebelum konferensi pers BI, kemudian menguat tipis dan menutup perdagangan domestik di Rp17.890.
Emas Berada di Titik Penting saat Konflik Timur Tengah Meluas

Emas Berada di Titik Penting saat Konflik Timur Tengah Meluas

Emas menghentikan pemulihan terbarunya, kesulitan bertahan di atas $4.100 pada awal hari Kamis, karena faktor-faktor fundamental dan teknis sama-sama membenarkan kehati-hatian bagi para pembeli. Emas melanjutkan koreksinya dari level tertinggi dua minggu $4.166 yang dicapai pada hari Rabu, meskipun Dolar AS (USD) tetap tertekan.
Hyperliquid, Robinhood bisa memimpin bull market kripto berikutnya saat DeFi dan TradFi menyatu

Hyperliquid, Robinhood bisa memimpin bull market kripto berikutnya saat DeFi dan TradFi menyatu

Pasar bull kripto berikutnya bisa didorong oleh konvergensi yang semakin meningkat antara infrastruktur keuangan berbasis blockchain dan keuangan tradisional, menurut CIO Bitwise Matt Hougan. Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada Selasa malam, Hougan berpendapat bahwa kripto mungkin menunjukkan tanda-tanda awal dari dasar pasar, dengan Bitcoin naik 9% sejak 1 Juli meskipun NASDAQ 100 turun 6%

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 23 Juli

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 23 Juli

Pasar keuangan beralih ke mode penghindaran risiko pada hari Kamis seiring harga minyak mentah terus naik di tengah eskalasi ketegangan lebih lanjut di Timur Tengah. Pada paruh kedua hari ini, Bank Sentral Eropa akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter, dan agenda ekonomi AS akan menampilkan data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA