• ASII kesulitan membuat kemajuan setelah dibuka dengan gap naik
  • Cum dividen di pasar reguler jatuh pada hari Senin.
  • RSI 14-hari mempertahankan momentum bullish.

ASII menutup pekan di 4.820 yang lebih tinggi 0,42% dari penutupan kemarin. Saham PT Astra International membuka hari perdagangan terakhir minggu ini dengan gap naik di 4.830 dan meraih tertinggi harian 4.870. Namun demikian, saham ini kesulitan menindaklanjuti kenaikan dan ditutup sedikit di bawah level pembukaan. Dalam jangka pendek saham ini masih mempertahankan pergerakan sideways menunju cum dividen pada Senin pekan depan.

Kinerja ASII yang kurang mengesankan terjadi di tengah penutupan positif indeks LQ45 yang ditutup positif 1,55%, mematahkan penurunan dua hari berturut-turut sebelumnya. Penutupan positif indeks itu didorong terutama oleh saham Indika Energy (INDY, +6,08%), Hartadinata Abadi (HRTA, 4,81%), dan Amman Mineral Internasional (AMMN, +4,01%).

Kita semakin dekat dengan cum dividen interim di pasar reguler dan negosiasi yang ditetapkan pada Senin, 12 Oktober 2026. Menurut keterbukaan informasi yang dirilis di awal bulan, perseroan berencana membagikan dividen interim sebesar Rp3,89 triliun atau Rp98 per lembar saham. Dividen itu akan dibayarkan pada 30 Oktober 2026.

Untuk pembagian dividen ini, perseroan menentukan data keuangan per 30 Juni 2026 yang menjadi dasar. Dalam laporan tersebut jumlah aset bertambah menjadi Rp514,51 triliun pada akhir Juni 2026 dari Rp507,36 triliun pada akhir tahun lalu. Namun, jumlah ekuitas berkurang menjadi Rp289,84 triliun dari Rp290,81 triliun. Dari sisi laba, perseroan mencatatkan laba yang dapat diatribusikan ke entitas induk sebesar Rp12,53 triliun di semester I 2026 dibandingkan Rp15,51 triliun pada semester I 2025.

ASII Lanjutkan Pergerakan Sideways Minggu Ini

Gambaran teknis ASII pada grafik harian menunjukkan petunjuk beragam. Tren jangka panjang saham ini adalah turun karena berada di bawah Simple Moving Average (SMA) 200-hari. Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 52,54 menunjukkan bahwa momentum bullish karena di atas level netral 50. Sementara dalam jangka pendek, ASII bergerak sideways setelah rebound dari 4.510, terendah 1 Oktober.

Dari sisi level-level teknis, ASII memiliki support teknis di 4.470 (terendah 30 Juni), 4.350 (terendah 2026 yang diraih pada 8 Juni), dan 4.290 (terendah 31 Mei dan 12 Juni 2024). Sementara di sisi atas, resistance yang menonjol muncul di 5.050 (tertinggi 3 dan 4 September), 5.300 (tertinggi 22 Juli), dan 5.676 (SMA 200-hari).

ASII
Grafik harian ASII

Pertanyaan Umum Seputar Saham Asia

Asia menyumbang sekitar 70% pertumbuhan ekonomi global dan menjadi tuan rumah bagi beberapa indeks pasar saham utama. Di antara negara-negara maju di kawasan tersebut, Nikkei Jepang – yang mewakili 225 perusahaan di bursa saham Tokyo – dan Kospi Korea Selatan menonjol. Tiongkok memiliki tiga indeks penting: Hang Seng Hong Kong, Shanghai Composite, dan Shenzhen Composite. Sebagai negara berkembang yang besar, ekuitas India juga menarik perhatian investor, yang semakin banyak berinvestasi di perusahaan-perusahaan dalam indeks Sensex dan Nifty.

Ekonomi utama di Asia berbeda-beda, dan masing-masing memiliki sektor khusus yang perlu diperhatikan. Perusahaan teknologi mendominasi indeks di Jepang, Korea Selatan, dan semakin banyak di Tiongkok. Layanan keuangan memimpin pasar saham seperti Hong Kong atau Singapura, yang dianggap sebagai pusat utama sektor ini. Manufaktur juga besar di Tiongkok dan Jepang, dengan fokus kuat pada produksi mobil atau elektronik. Kelas menengah yang berkembang di negara-negara seperti Tiongkok dan India juga semakin menonjolkan perusahaan yang berfokus pada ritel dan e-commerce.

Banyak faktor yang mendorong indeks pasar saham Asia, tetapi faktor utama di balik kinerjanya adalah hasil agregat dari perusahaan-perusahaan komponen yang terungkap dalam laporan pendapatan triwulanan dan tahunan mereka. Fundamental ekonomi masing-masing negara, serta keputusan bank sentral atau kebijakan fiskal pemerintah mereka, juga merupakan faktor penting. Secara lebih luas, stabilitas politik, kemajuan teknologi atau supremasi hukum juga dapat memengaruhi pasar ekuitas. Kinerja indeks ekuitas AS juga merupakan faktor karena, lebih sering daripada tidak, pasar Asia memimpin dari saham-saham Wall Street dalam semalam. Terakhir, sentimen risiko yang lebih luas di pasar juga berperan karena ekuitas dianggap sebagai investasi yang berisiko dibandingkan dengan opsi investasi lain seperti sekuritas pendapatan tetap.

Berinvestasi dalam ekuitas itu sendiri berisiko, tetapi berinvestasi dalam saham Asia disertai dengan risiko khusus kawasan yang perlu diperhitungkan. Negara-negara Asia memiliki berbagai macam sistem politik, dari demokrasi penuh hingga kediktatoran, sehingga stabilitas politik, transparansi, supremasi hukum, atau persyaratan tata kelola perusahaan mereka mungkin sangat berbeda. Peristiwa geopolitik seperti sengketa perdagangan atau konflik teritorial dapat menyebabkan volatilitas di pasar saham, seperti halnya bencana alam. Selain itu, fluktuasi mata uang juga dapat berdampak pada valuasi pasar saham Asia. Hal ini khususnya berlaku di negara-negara yang berorientasi ekspor, yang cenderung menderita karena mata uang yang lebih kuat dan mendapat keuntungan dari mata uang yang lebih lemah karena produk mereka menjadi lebih murah di luar negeri.

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Tingkat Pengangguran Kanada Diprakirakan Naik ke 6,5% saat Tarif AS Uji Pasar Tenaga Kerja

Tingkat Pengangguran Kanada Diprakirakan Naik ke 6,5% saat Tarif AS Uji Pasar Tenaga Kerja

Statistics Canada akan merilis Survei Angkatan Kerja bulan September pada hari Jumat, dengan pasar mengantisipasi pemulihan moderat dalam ketenagakerjaan setelah penurunan tajam pada bulan Agustus. Laporan ini menjadi sangat penting karena akan menjadi yang pertama yang sepenuhnya mencerminkan dampak tarif baru Amerika Serikat (AS) yang mulai berlaku pada 22 Agustus.
Valas Hari Ini: Dolar AS Mundur Bersama Imbal Hasil Obligasi saat Sentimen Membaik

Valas Hari Ini: Dolar AS Mundur Bersama Imbal Hasil Obligasi saat Sentimen Membaik

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 9 Oktober: Sentimen pasar membaik pada hari perdagangan terakhir pekan ini saat para investor bereaksi terhadap pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, bahwa tidak akan ada serangan terhadap Iran sebelum pemilu paruh waktu pada 3 November.
Emas Reli ke US$4.200 saat Imbal Hasil AS Mundur

Emas Reli ke US$4.200 saat Imbal Hasil AS Mundur

Emas (XAU/USD) mempercepat pemulihannya pada hari Jumat, didukung oleh Dolar AS yang lebih lemah, di tengah pullback moderat pada imbal hasil AS. Pasangan aset XAU/USD telah mencapai tertinggi sesi sedikit di atas US$4.200 selama perdagangan sesi Eropa, dari terendah dua bulan US$4.066 pada hari Rabu, sebelum melemah ke area US$4.183 pada saat berita ini ditulis.
Ethereum Mengaktifkan Glamsterdam di testnet Sepolia: Mengapa Harga Tetap Jatuh

Ethereum Mengaktifkan Glamsterdam di testnet Sepolia: Mengapa Harga Tetap Jatuh

Ethereum (ETH) telah mencapai tonggak penting dalam pemutakhiran jaringan besar berikutnya. Perubahan yang direncanakan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi Layer 1 Ethereum seiring pertumbuhan aktivitas jaringan. Perkembangan ini terjadi saat ETH mundur menuju US$2.500, menyoroti kontras antara kemajuan teknis jangka panjang jaringan dan kelemahan pasar jangka pendeknya
Berikut yang perlu Anda ketahui pada Jumat, 9 Oktober:

Berikut yang perlu Anda ketahui pada Jumat, 9 Oktober:

Suasana pasar membaik pada hari perdagangan terakhir pekan ini karena para investor bereaksi terhadap pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa tidak akan ada serangan terhadap Iran sebelum pemilihan paruh waktu pada 3 November. Pada paruh kedua hari ini, University of Michigan akan menerbitkan data Indeks Sentimen Konsumen untuk bulan Oktober.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA