Tinjauan Pasar
Kapitalisasi pasar kripto pulih 1,5% menjadi US$2,71 triliun, didukung oleh momentum positif di pasar keuangan tradisional. Namun, posisinya yang masih berada di bawah Moving Average 50 hari menunjukkan bahwa pelaku pasar tetap berhati-hati. Di antara mata uang kripto dengan likuiditas tertinggi, rasio aset yang menguat terhadap yang melemah dalam 24 jam terakhir mencapai 12:1. Kenaikan terbesar dicatatkan oleh Bitcoin Cash dan Near Protocol, masing-masing sebesar 6,3%, disusul Hyperliquid yang melonjak 4,8%. Sebaliknya, Dash turun 1%, Hedera melemah 0,3%, dan Internet Computer terkoreksi 0,1%.
Risiko utama dalam jangka pendek berasal dari pernyataan The Fed. Kekhawatiran mengenai inflasi dan kesiapan untuk kembali menaikkan suku bunga dapat memperbesar tekanan jual di berbagai pasar, termasuk mata uang kripto. Sebaliknya, sikap menunggu dan mengamati perkembangan ekonomi dapat menarik kembali minat beli, sekaligus membuka peluang reli baru setelah penurunan berkepanjangan. Menurut kami, meskipun harga minyak masih tinggi dan tekanan inflasi mulai merembet ke komoditas inti, The Fed kemungkinan akan menggunakan bahasa yang lebih hati-hati dibandingkan ekspektasi pasar sebulan lalu, dengan mempertimbangkan memburuknya sentimen pasar saham secara cepat serta rapuhnya kondisi pasar utang.
Bitcoin telah kembali ke area US$80.000 dan diperdagangkan sedikit di bawah US$81.000 pada awal sesi Eropa. Sejauh ini, pergerakan tersebut masih terlihat sebagai upaya pemulihan yang relatif terbatas dari level terendah baru-baru ini, dengan volume perdagangan yang cukup rendah. BTC tetap berada di bawah Moving Average 50 hari, yang menjadi indikator arah tren jangka pendek. Kembalinya harga ke atas level tersebut dapat menjadi sinyal penting bahwa fase konsolidasi mulai berakhir dan pembeli kembali mengambil kendali. Namun, jika tekanan jual justru meningkat ketika harga menyentuh garis tersebut, pasar perlu bersiap menghadapi aksi kapitulasi yang lebih luas di kalangan pedagang jangka pendek, dengan potensi penurunan cepat menuju US$73.000–US$75.000.
Latas Belakang Berita
Pemodal ventura ternama Jason Calacanis mendesak investor untuk menjual Bitcoin di tengah arus keluar dana dari ETF Bitcoin. Menurut prakiraannya, Bitcoin akan kembali ke US$57.000 dalam 12 bulan mendatang dan tidak akan mampu melampaui rekor tertinggi sepanjang masanya lagi.
Analis Ansem telah merevisi prospeknya terhadap Bitcoin dan Ethereum menjadi bearish setelah tren jangka menengah mengalami penembusan. Ia menyebut koreksi di sektor kecerdasan buatan (AI) pada pasar saham AS sebagai faktor risiko utama. Meski demikian, analis tersebut tetap mempertahankan pandangan bullish untuk jangka panjang dan melihat potensi pada sejumlah proyek on-chain tertentu.
Moody's Analytics mengidentifikasi kejatuhan pasar mata uang kripto sebagai salah satu guncangan ekonomi yang paling mungkin terjadi dalam 12–18 bulan mendatang. Investor menghadapi ketidakpastian yang semakin besar akibat inflasi dan tingginya suku bunga pinjaman, yang menghambat investasi spekulatif.
Santiment menyoroti potensi pemulihan BTC berdasarkan empat indikator utama, yakni dinamika harga, posisi pelaku pasar, metrik on-chain, dan kondisi makroekonomi. Pada saat yang sama, meningkatnya utang pemerintah AS memberikan dukungan fundamental jangka panjang bagi BTC.
Harga Bitcoin yang diukur dalam satuan ons Emas kembali bergerak di atas Moving Average 200 hari setelah menghabiskan 316 hari di bawahnya, menurut Strive. Dalam tiga kejadian serupa sebelumnya, sinyal tersebut diikuti kenaikan harga BTC sebesar 42%–142% selama 12 bulan berikutnya.
Para pengembang Ethereum telah memperbaiki kesalahan perangkat lunak (bug) terkait setoran validator menjelang pembaruan Glamsterdam. Aktivasi hard fork pada jaringan uji Hoodi (testnet), yang sebelumnya dijadwalkan pada 26 Oktober, telah ditunda. Para pengembang belum mengumumkan tanggal baru.
Ringkasan: Pasar kripto pulih 1,5% menjadi US$2,71 triliun, dengan Bitcoin kembali menembus US$80.000. Pasar kini menantikan keputusan The Fed, dengan pernyataan hawkish menjadi risiko utama. Namun, komunikasi kebijakan yang lebih hati-hati berpotensi memicu reli.
Lakukan perdagangan dengan tanggung jawab. CFD dan Taruhan Spread adalah instrumen yang kompleks dan memiliki risiko tinggi kehilangan uang dengan cepat karena leverage. 77,37% akun investor ritel kehilangan uang saat memperdagangkan CFD dan Taruhan Spread dengan penyedia ini. Pendapat Analis hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau nasihat perdagangan.
Kryptowährungen Nachrichten
PILIHAN EDITOR
Prakiraan Harga Pi Network: PI Tertahan saat Core Team Perbesar Dana Investasi ke Axis Robotics
Prakiraan Harga Bitcoin: BTC Rebut US$81.000 saat Pedagang Tunggu Keputusan The Fed, Laporan Pendapatan Big Tech
Pemulihan XRP Terhenti saat Ripple dan Robinhood Memperluas Cakupan Kemitraan
Deteksi level-level utama dengan Technical Confluence Detector
Tingkatkan titik entri dan exit Anda juga dengan Technical Confluence Detector. Alat ini mendeteksi pertemuan beberapa indikator teknis seperti moving average, Fibonacci atau Pivot Points dan menyoroti indikator tesebut untuk digunakan sebagai dasar berbagai strategi.
Ikuti pasar dengan Grafik Interaktif FXStreet
Jadilah trader yang cerdas dan gunakan grafik interaktif kami yang memiliki lebih dari 1500 aset, suku bunga antar bank, dan data historis yang luas. Ini merupakan alat profesional online wajib yang menawarkan Anda platform waktu riil yang dapat disesuaikan dan gratis.