Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari senin kemarin pada level 4299.49, setelah sempat menyentuh level terendah harian dan berada pada level 4253.25. Pergerakan dari emas di penghujung sesi AS 14 didorong oleh kombinasi penguatan USD, lonjakan imbal hasil Treasury AS, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, serta kenaikan harga minyak yang kembali meningkatkan kekhawatiran inflasi.

Meski sempat menguat, emas masih berisiko terkoreksi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Teluk, lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi, serta prospek kebijakan The Fed yang semakin hawkish.

Kekhawatiran konflik AS-Iran meluas di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak menopang Dolar AS di dekat level tertinggi mingguan. Penguatan USD ini menjadi tekanan bagi pemulihan XAU/USD.

The Fed akan mengumumkan keputusan suku bunga pada kamis dini hari nanti, dengan perhatian pasar tertuju pada dot plot dan komentar Ketua Fed Kevin Warsh. Prospek kebijakan tersebut akan menjadi penentu arah Dolar AS dan pergerakan XAU/USD berikutnya.

Menjelang keputusan The Fed, kenaikan harga energi meningkatkan risiko inflasi dan memperkuat ekspektasi kebijakan yang lebih ketat. Tekanan jual obligasi global mendorong yield Treasury AS 10 tahun menembus 5%, sementara USD bertahan dekat level tertinggi dua pekan. Kombinasi yield dan USD yang kuat ini menjadi hambatan bagi kenaikan XAU/USD.

Selain itu, probabilitas 92,3 % bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pekan ini, menyusul beberapa kenaikan yang mengejutkan dalam laporan inflasi Agustus dan data Nonfarm Payrolls (NFP) yang sangat kuat, tetap mendukung tren naik USD baru-baru ini, dengan imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10 tahun acuan menembus level penting 5% untuk pertama kalinya sejak 2023

Memulai perdaganga hari selasa, Emas kembali menguji level 4300.00 setelah sebelumnya merosot ke sekitar 4250.00, yang merupakan level terendah dalam enam pekan. Fokus pasar kini beralih pada perkembangan konflik di Timur Tengah dan rapat kebijakan The Fed yang dimulai hari ini, dengan hasil pertemuan berpotensi menentukan arah emas berikutnya.

Analisa Teknikal XAU/USD

Analisa teknikal menunjukkan bahwa hari ini XAU/USD masih tetap memiliki ruang melanjutkan pelemahan dalam perdagangannya walaupun potensi bullish secara teknikal masih sangat berpeluang selama perdagangan hari ini. Pergerakan diperkirakan bervolatilitas tinggi dan berusaha untuk mencoba bertahan di level 4300.00.

XAU/USD diperkirakan masih tetap menyimpan peluang untuk mencatatkan rebound jangka pendek dan menjaga stabilitas pergerakan harga ditengah pelemahan yang terjadi sejak jumat lalu. Pasar saat ini berada dalam tendensi “High Bearish” walaupun masih tetap berada dalam posisi “wait and see”, dimana pelaku pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu kejelasan arah. Potensi pembalikan tetap terbuka, terutama saat likuiditas meningkat di sesi Amerika, meskipun pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada perkembangan terbaru yang mampu menjadi katalis bagi pasar.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, XAU/USD memulai sesi di level 4300.00 dan mengalami pelemahan hingga menembus level 4282.72, XAU/USD mencoba rebound dan mencoba menguat serta menembus level 4316.26. Diprediksi bahwa XAU/USD akan terus berflutuatif dengan tinggi tapi tendensi pelemahan diperkirakan akan tetap membayangi terutama saat memasuki pasar Eropa nanti

Arah XAU/USD masih sangat sensitif terhadap perkembangan konflik di Timur Tengah dan perubahan ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve. Meskipun volatilitas pasar tetap tinggi, emas masih memperlihatkan kecenderungan positif sehingga peluang pemulihan dalam perdagangan intraday belum sepenuhnya tertutup. Namun, pelaku pasar tampaknya belum berani mengambil posisi secara agresif. Pergerakan yang lebih kuat kemungkinan baru terbentuk setelah munculnya sentimen baru yang mampu memberikan kepastian arah pada sesi hari ini.

Menurut perkiraan kami, titik terendah dari XAU/USD hari ini akan berada di level 4266.10 walaupun tidak tertutup kemungkinan akan menuju ke titik terendah harian dan berada di level 4248.62. Akan tetapi, sebelum mencapai level tersebut, aset ini harus melewati level 4279.17.

Akan tetapi, potensi penguatan masih akan terjadi pada XAU/USD, kami memproyeksikan bahwa penguatan harga emas bisa mencapai titik tertinggi di level 4376.47. Namun, untuk mencapai level tersebut, XAU/USD harus melewati level 4340.00 dan terus menguat hingga menembus level 4356.50

 

Trading Plan

Range XAU/USD: 4253.47 - 4356.23

S1 = 4266.10

S2 = 4248.62

R1 = 4356.50

R2 = 4376.47



Informasi serta prediksi yang terkandung dalam artikel ini adalah opini yang kami berikan untuk Anda, oleh karena itu diharapkan agar Anda tetap melakukan analisa dan menjadikan opini ini sebagai landasan untuk menganalisa serta melakukan transaksi dalam setiap perdagangan yang dilakukan. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian serta kesalahan perdagangan yang timbul dari penggunaan artikel ini. Harap diperhatikan bahwa analisa yang paling terbaik adalah analisa yang dimiliki oleh Anda sendiri. Salam Profit Indonesia

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua analisa

Gabung Telegram

Analisis Terkini


Analisa Terkini

Pilihan Editor

Emas Kesulitan di Bawah US$4.300, Dekat Terendah Satu Bulan saat USD Tetap Naik Jelang The Fed

Emas Kesulitan di Bawah US$4.300, Dekat Terendah Satu Bulan saat USD Tetap Naik Jelang The Fed

Emas (XAU/USD) berusaha keras untuk memanfaatkan kenaikan tipisnya di sesi Asia pada hari Selasa dan tetap dekat level terendah satu bulan, yang disentuh pada hari sebelumnya. Komoditas ini saat ini diperdagangkan tepat di bawah level US$4.300 saat para pedagang absen menjelang pertemuan kebijakan FOMC dua hari yang krusial, yang dimulai nanti hari ini.
Rupiah Indonesia Melemah di Tengah Penguatan Dolar AS, Kenaikan Harga Minyak Mentah

Rupiah Indonesia Melemah di Tengah Penguatan Dolar AS, Kenaikan Harga Minyak Mentah

Rupiah Indonesia melemah saat kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi dan mengancam posisi fiskal negara pengimpor minyak bersih. USD/IDR melanjutkan kenaikannya untuk empat hari berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 17.730 selama  perdagangan sesi Asia pada hari Selasa.
Delapan Alasan Mengapa The Fed Harus Menaikkan Suku Bunga

Delapan Alasan Mengapa The Fed Harus Menaikkan Suku Bunga

Pertemuan FOMC pada 15–16 September diprakirakan akan menandai titik balik dengan kenaikan suku bunga pertama The Fed sejak Mei 2023.
Dogecoin Bertahan pada Support EMA karena Pemulihan Kurang Meyakinkan

Dogecoin Bertahan pada Support EMA karena Pemulihan Kurang Meyakinkan

Dogecoin (DOGE) bergerak di sekitar $0,083 pada saat berita ini ditulis pada hari Selasa setelah menemukan support di sekitar zona support utama pada hari sebelumnya. Permintaan institusional yang tenang, bersama dengan positioning derivatif yang beragam, menunjukkan minat yang memudar pada koin meme bertema anjing tersebut
Valas Hari Ini: Dolar AS Menguat Jelang Data Tenaga Kerja Inggris dan Keputusan The Fed di Pertengahan Pekan

Valas Hari Ini: Dolar AS Menguat Jelang Data Tenaga Kerja Inggris dan Keputusan The Fed di Pertengahan Pekan

Indeks Dolar AS (DXY) bertahan kuat di awal pekan, tetap berada di atas level 99,00 dan diperdagangkan di dekat 99,40, masih di bawah ambang 100,00. Dorongan datang dari Federal Reserve (The Fed) saat pasar telah memperhitungkan hampir pasti adanya perubahan suku bunga pada pertemuan pekan ini, sehingga menjaga Greenback tetap didukung secara keseluruhan menjelang hari Selasa yang padat data.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA