Ketegangan geopolitik di Selat Hormuz sedikit mereda, mengubah tekanan hawkish laporan Inflasi AS yang kuat menjadi angin segar yang memicu pemulihan dipasar emas pada Jumat malam.

Harga emas pulih setelah anjlok ke level terendah $4,290 ketika CPI AS dirilis menguat. Namun sentiment pasar berbalik setelah rencana pembicaraan oleh sejumlah negara Teluk berhasil menekan Harga minyak.

Sementara itu, Dollar AS tampak stabil di area 99, hamper tidak berubah sejak Jumat minggu lalu.

*Key Highlights*

- Laporan bahwa para menteri luar negeri negara-negara Teluk akan bertemu dengan rekan sejawat mereka dari Iran di kota Salalah, Oman memperbaiki sentiment pasar. Langka ini dilakukan dalam upaya menggalang dukungan bagi kesepakatan sementara terkait pelayaran di Selat Hormuz.

- Inflasi Konsumen (CPI) Amerika dilaporkan menguat 3.4% (YoY) dan 0.4% (MoM), masing-masing sesuai dengan perkiraan pasar.

- Probabilitas kenaikan suku bunga the Fed melonjak setelah serangkaian data inflasi Amerika yang stabil di atas 2% selama 60 bulan berturut-turut.

- Berdasarkan pantauan Fed Watch Tools, probabilitas kenaikan 17 September meningkat mencapai 87%, melonjak dari 59% minggu lalu.

- Minggu ini, focus Utama pasar akan tertuju pada pertemuan Bank Sentral Utama Dunia yakni, U.S Federal Reserve, Bank of England dan Bank of Japan.

- Bank of England merupakan bank dengan probabilitas kenaikan suku paling rendah hanya sekitar 32% (minggu). BoE akan mengumumkan kebijakan suku bunganya pada Kamis (17/9).

- The Fed dan BoJ akan memicu gelombang tsunami trading, keduanya diharapkan akan menaikkan suku bunga sebesar 25bps. Suku bunga the Fed akan diumumkan pada Kamis dini hari / Rabu malam. Sementara BoJ akan mengumumkan kebijakannya pada Jumat.

- Waspadai Intrusment yang paling akan terdampak atas kebijakan moneter keduanya adalah XAU (Emas) dan USDJPY (Yen)

*Market Movement*

Hingga akhir perdagangan Jumat (11/9), Harga emas berakhir menguat setelah sentiment pasar berbalik positif akibat meredanya geopolitik Timur Tengah.

Dipasar gulir, Harga emas naik - sekitar $29.35 atau 0.68% berakhir pada level $4,348.23 per ons, setelah capai terendah $4,290.

Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Desember berakhir naik sebesar $1.60 atau 0.04% berakhir pada level $4,408.90 per ons.

Harga minyak berakhir melemah ditengah harapan perundingan negara-negara Teluk. Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Jumat (11/9) pada pukul 04:00 WIB:

• OIL (SPOT) : $96.73 ,  -$3.91 /  -3.89%
• WTI : $100.05 ,  -$2.43 /  -2.37%
• BRENT : $104.61 ,  -$3.02 /  -2.81%
• NGAS : $2.8960 ,  -$0.010 /  -0.34%

Indeks Dolar AS menguat menguji level 99.4, fokus dollar tertuju probabilitas suku bunga the Fed jelang pertemuan minggu ini. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Jumat (11/9) pada pukul 04:00 WIB:

• AUDUSD : 0.71675 , +12 / +0.16%
• EURUSD : 1.15941 ,  -16 /  -0.14%
• GBPUSD : 1.35218 , +13 / +0.10%
• NZDUSD : 0.58102 , +14 / +0.25%
• USDJPY : 153.536 ,  -91 /  -0.59%
• USDCAD : 1.38698 , +38 / +0.28%
• USDCHF : 0.81625 , +34 / +0.41%
• USDCNH : 6.70812 ,  -42 /  -0.06%

*Sentimen*

Tidak ada data ekonomi AS dengan prioritas tinggi yang akan dirilis pada awal pekan. Fokus pasar sepenuhnya akan tertuju pada pertemuan The Fed dan BoJ.

Waspadai Intrusment yang paling akan terdampak atas kebijakan moneter kedua bank sentral yaitu XAU (Emas) dan USDJPY (Yen)

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua analisa

Gabung Telegram

Analisis Terkini


Analisa Terkini

Pilihan Editor

Dolar Australia Turun Dekati 0,7150 saat Data Inflasi AS yang Panas Tingkatkan Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed

Dolar Australia Turun Dekati 0,7150 saat Data Inflasi AS yang Panas Tingkatkan Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed

Pasangan mata uang AUD/USD turun tipis ke sekitar 0,7160 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Senin. Laporan inflasi AS yang lebih kuat dari prakiraan memberikan sedikit dukungan bagi Dolar AS (USD) terhadap Dolar Australia (AUD). Semua perhatian akan tertuju pada keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) AS pada hari Rabu.
Yen Jepang Melemah versus USD di Tengah Kegelisahan Timur Tengah saat Pertemuan The Fed, BoJ Semakin Dekat

Yen Jepang Melemah versus USD di Tengah Kegelisahan Timur Tengah saat Pertemuan The Fed, BoJ Semakin Dekat

Pasangan mata uang USD/JPY menarik beberapa pembeli di awal pekan baru dan naik mendekati level 154,00 selama perdagangan sesi Asia, membalik sebagian dari penurunan Jumat.
Keputusan Suku Bunga The Fed akan Dorong Pergerakan Emas berikutnya

Keputusan Suku Bunga The Fed akan Dorong Pergerakan Emas berikutnya

Emas mencerminkan kinerja yang lesu pada awal pekan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) di sekitar US$4.330. Ekspektasi suku bunga The Fed sangat dipengaruhi pekan lalu setelah rilis laporan Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) dan Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) Amerika Serikat (AS) yang panas untuk bulan Agustus.
Bitcoin Konsolidasi, Ethereum Hadapi Hambatan, XRP Mendekati Support Utama

Bitcoin Konsolidasi, Ethereum Hadapi Hambatan, XRP Mendekati Support Utama

Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Ripple (XRP) memulai pekan di dekat level-level teknis krusial setelah kinerja yang secara umum bearish, terkoreksi lebih dari 4%, 1,5% dan 5% pekan lalu. BTC berkonsolidasi di sekitar US$77.600, sementara ETH mendekati resistance utama US$2.550. Sementara itu, XRP diperdagangkan di dekat level utamanya di sekitar US$1,354, menjadikan level support ini krusial bagi prospek jangka pendeknya.
Valas Hari Ini: Dolar AS Rebound di Tengah IHP yang Panas Jelang IHK AS

Valas Hari Ini: Dolar AS Rebound di Tengah IHP yang Panas Jelang IHK AS

Indeks Dolar AS (DXY) merebut kembali penghalang 99,00 dan bahkan di atasnya, rebound dengan kuat saat Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) yang panas naik 5,4% sepanjang tahun hingga Agustus, memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan minggu depan. Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA