Harga emas berakhir dibawah angka $4,000 per ons untuk pertama kalinya sejak pertengahan Juli karena konflik geopolitik Timur Tengah mendorong Harga minyak melonjak pada level tertinggi dalam 22 minggu.
Ketegangan terus meningkat setelah serangkaian serangan oleh kelompok Houthi di Arab Saudi selama dua hari terakhir.
*Key Highlights*
- Harga emas memperdalam penurunannya, berpotensi menuju strong support weekly pada $3,886. Kerugian tajam terus terbentuk sejak ketegangan geopolitik Timur Tengah Kembali memanas memasuki hari ke-240 per 25 Oktober 2026.
- Harga minyak melonjak mendekati $105 per barrel, tertinggi sejak 22 minggu terakhir akibat serangkaian serangan oleh kelompok Houthi di Arab Saudi selama dua hari terakhir dan serangan terhadap kapal-kapal yang meninggalkan Selat Hormuz.
- Tak hanya itu, Saudi Aramco juga telah menginstruksikan staf yang masih berada di kantor pusat Dhahran untuk segera mengevakuasi diri, menyusul insiden jatuhnya puing-puing pesawat nirawak (drone) Houthi yang menewaskan dua orang di ladang minyak Shaybah.
- Gelombang gangguan pasokan global dikhawatirkan kembali terjadi setelah sejumlah aktivitas pelayaran sudah pulih secara bertahap.
- Indeks Dolar AS menguat sepanjang sesi perdagangan Jumat (23/12) ditopang survey aktifitas manufacturing AS yang bertumbuh selama periode September menjadi 56.0 dari 55.9 (P) dan 55.4 (P).
- Minggu ini, focus pasar akan terpecah dengan Pertemuan Federal Reserve Amerika dan pasar bersiap menghadapi Pemilu Sela Amerika pada 3 November mendatang.
- Sejumlah pertemuan bank sentral akan digelar minggu ini. terdapat sekitar 5 bank sentral yang akan mengumumkan suku bunganya. Diantaranya : RBNZ, BOC, FED, ECB dan BoJ. RBNZ diperkirakan akan menjadi satu-satunya bank sentral yang akan menaikkan suku bunga sebesar 25bps.
- Beberapa data kunci Amerika juga akan dirilis, beberapa diantaranya adalah GDP, PCE dan Klaim Pengangguran Amerika.
*Market Movement*
Hingga akhir perdagangan Jumat (23/10), harga emas berakhir melemah - merespon penguatan Dollar dan memuncaknya geopolitik Timut Tengah. Berikut adalah posisi harga emas dan silver pada penutupan Jumat (23/10) pada pukul 04:00 WIB:
• XAUUSD : $3,995.46 , -$28.55 / -0.71%
• GOLD FUTURES : $4,007.90 , -$52.50 / -1.29%
• XAGUSD : $53.867 , -$0.697 / -1.28%
Harga minyak melonjak tajam - berada di dekat level $105 per barrel pada Jumat karena tensi geopolitik meningkat. Berikut adalah posisi harga minyak pada penutupan Jumat (23/10) pada pukul 04:00 WIB:
• OIL (SPOT) : $104.28 , +$4.35 / +4.35%
• WTI : $103.27 , +$3.80 / +3.82%
• BRENT : $111.70 , -$1.47 / -1.30%
• NGAS : $3.0550 , -$0.078 / -2.49%
Dollar naik, mencatatkan kenaikan sebesar 15 pips atau 0.15% berakhir pada 101.80. Berikut adalah posisi pasar matauang pada penutupan Jumat (23/10) pada pukul 04:00 WIB:
• AUDUSD : 0.70321 , +14 / +0.21%
• EURUSD : 1.11988 , -15 / -0.13%
• GBPUSD : 1.33680 , -30 / -0.22%
• NZDUSD : 0.56966 , +14 / +0.25%
• USDJPY : 156.832 , +5 / +0.03%
• USDCAD : 1.40045 , -3 / -0.02%
• USDCHF : 0.82476 , +44 / +0.53%
• USDCNH : 6.66897 , -36 / -0.05%
*Sentimen*
Pasar Eropa dan Inggris akan telah memasuki jam perdagangan musim dingin. Bursa akan dibuka satu jam lebih lambat dari biasanya.
Minggu ini, Sejumlah pertemuan bank sentral akan digelar minggu ini. terdapat sekitar 5 bank sentral yang akan mengumumkan suku bunganya. Diantaranya : RBNZ, BOC, FED, ECB dan BoJ. RBNZ diperkirakan akan menjadi satu-satunya bank sentral yang akan menaikkan suku bunga sebesar 25bps.
Beberapa data kunci Amerika juga akan dirilis, beberapa diantaranya adalah GDP, PCE dan Klaim Pengangguran Amerika.
Analisa Terkini
Pilihan Editor
Dolar Australia Turun meskipun Ada Peringatan Kenaikan Suku Bunga RBA
Yen Jepang Bertahan Dekat Puncak Satu Bulan versus USD saat Pedagang Menantikan Pertemuan The Fed, BoJ
Emas Menguat di Awal Pekan Kebijakan The Fed
Bitcoin Turun di Bawah $80.000, Penjual Ethereum dan XRP Mengendalikan Pasar
Valas Hari Ini: Aksi yang Bergejolak Berlanjut Menjelang Data PMI utama
Pasangan mata uang utama tetap berada dalam kisaran mingguan mereka pada pagi Eropa hari Jumat karena para investor menunggu laporan pendahuluan Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers' Index/PMI) Oktober dari Jerman, Zona Euro, Inggris (UK), dan Amerika Serikat (AS).